Bandung (Lampost.co) — Bek muda andalan Persib Bandung, Kakang Rudianto, akhirnya buka suara terkait rumor kepindahannya ke Bhayangkara Presisi Lampung FC menjelang Liga 1 musim 2025/2026. Dia menegaskan komitmen untuk tetap membela Persib Bandung.
Poin Penting:
-
Kakang Rudianto tegaskan tetap bersama Persib Bandung untuk Liga 1 musim 2025/2026.
-
Kakang punya kontrak aktif di Persib hingga akhir 2026.
-
Bhayangkara FC tak bisa rekrut pemain polisi tanpa memperhatikan kontrak dan kebutuhan pelatih.
Pilih Bertahan
Pemain kelahiran Cianjur, 2 Februari 2003 ini, menjadi sorotan publik sepak bola nasional setelah namanya santer dikaitkan dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Isu ini muncul seiring kepastian klub milik institusi kepolisian itu promosi kembali ke kasta tertinggi, usai finis sebagai runner-up Liga 2 musim 2024/2025.
Namun, Kakang memastikan tetap musim depan tetap bersama Pangeran Biru. “Kalau soal masa depan, saya masih di Persib. Insyaallah tetap di Persib,” ujar Kakang kepada awak media di Bandung.
Baca juga: PSIS Semarang Klub Pertama yang Terdegradasi di Liga 1
Juara Bersama Persib Dua Musim Beruntun
Pemain berusia 22 tahun ini telah mencatatkan kontribusi signifikan bersama Persib. Keberhasilan Persib yang back to back merebut gelar untuk kedua kali beruntun tidak lepas dari peran Kakang.
Meski kompetisi Liga 1 masih menyisakan dua pertandingan, Persib sudah mengunci gelar juara musim ini setelah hasil imbang 3-3 antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri pada 5 Mei 2025. Dengan demikian, 65 poin milik Maung Bandung tidak mungkin terkejar para pesaingnya.
Kakang mampu tampil konsisten dan solid musim ini dalam mengawal lini pertahanan Maung Bandung. Dari 24 penampilannya, mencatatkan 1 assist. Selain itu, pelatih Persib, Bojan Hodak, juga memberikan kepercayaan Kakang tampil tiga kali di kompetisi AFC Champions League Two.
Spekulasi dan Status Polisi
Rumor kepindahan Kakang ke Bhayangkara FC mencuat karena statusnya sebagai anggota aktif Kepolisian. Bhayangkara FC yang notabene milik Polri, disebut-sebut ingin merekrut pemain yang berstatus polisi, termasuk Kakang dan pemain Persija Muhammad Ferarri.
Namun, Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji, menegaskan meski bertatus polisi, tidak bisa semena-mena untuk menariknya bergabung dengan klub yang kini memilih Lampung sebagai markasnya. “Kami tetap melihat kontrak pemain. Tidak semua pemain polisi bisa langsung pindah ke Bhayangkara FC,” kata Sumardji.
Kakang sendiri memiliki kontrak di Persib hingga akhir musim 2026. Berbeda dengan Ferarri yang kontraknya bersama Persija habis setelah musim ini berakhir.
Pelatih Jadi Penentu Rekrutmen
Sumardji juga menekankan keputusan terkait perekrutan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih. Prioritas utama penentuan pemain yang akan bergabung menyesuaikan dengan strategi dan kebutuhan tim.
“Pelatih yang lebih tahu kebutuhan tim. Perekrutan pemain, termasuk yang berstatus polisi, nantinya menyesuaikan dengan kebutuhan tim,” ujarnya.








