Jakarta (Lampost.co) — Timnas Indonesia U-17 mendapat angin segar menjelang Piala Dunia U-17 2025. Playmaker muda PSV Eindhoven, Justin Brouwer, mengirimkan sinyal siap bergabung Garuda Asia di ajang yang akan berlangsung di Qatar, 3—27 November 2025.
Poin Penting:
-
Justin Brouwer adalah pemain PSV Eindhoven U-16 berdarah Indonesia.
-
Dia membuka peluang memperkuat Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
-
PSSI perlu mempercepat proses naturalisasi karena Justin belum memiliki paspor Indonesia.
Apalagi setelah akun Instagram @futboll.indonesiaa mengunggah profil sang pemain sehingga menjadi perhatian besar pecinta sepak bola Tanah Air. Justin disebut memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang lahir di Bogor, Jawa Barat. Meski belum mengantongi paspor Indonesia, kans playmaker muda PSV untuk menjalani naturalisasi terbuka lebar.
Berdarah Indonesia
Justin Brouwer lahir pada 19 Mei 2010 di Nieuwegein, Belanda. Playmaker PSV Eindhoven U-17 itu tampil ciamik sepanajang musim 2024/2025. Dari total 35 laga, Justin mencetak 16 gol dan menyumbang 14 assist—prestasi gemilang untuk pemain seusianya.
Baca juga: Amunisi Baru Timnas Usai Presiden Teken Surat Naturalisasi
Ia berposisi sebagai playmaker cerdas yang mampu mengatur tempo permainan. Justin memiliki visi tajam membaca ruang dan distribusi bola. Karakter ini sangat cocok guna melengkapi lini tengah tim besutan pelatih Nova Arianto.
“Saya playmaker yang senang memberikan umpan akurat dan menciptakan peluang. Saya selalu scan area lapangan dan membaca pergerakan lawan,” ujar Justin Brouwer, mengutip akun @futboll.indonesiaa.
Kode Semangat dan Tantangan
Dalam unggahan yang sama, playmaker muda PSV itu menunjukkan antusiasmenya dengan membubuhkan emoji api di kolom komentar. Simbol ini menjadi sinyal kuat ia membuka peluang untuk membela skuad Garuda Asia di Piala Dunia U-17 mendatang.
Namun, tidak mudah untuk memanggil playmaker muda PSV itu bergaung ke tim. Saat ini, ia belum memiliki paspor Indonesia. Artinya, PSSI perlu bekerja cepat jika ingin menyertakannya ke dalam skuad resmi. PSSI harus segera melakukan proses naturalisasi sebelum FIFA menutup pendaftaran pemain untuk turnamen tersebut.
Nova Arianto Menanti Kepastian
Nova Arianto belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah PSSI terhadap playmaker muda PSV itu. Namun, sebagai pelatih yang berani memanggil pemain diaspora, Nova bakal menyambut positif kedatangan Justin ke skuad.
Kehadiran playmaker muda PSV itu akan menambah kedalaman taktik dan kualitas lini tengah Garuda Asia dengan kemampuan dan pengalamannya yang cukup mumpuni. Apalagi, dalam ajang nanti lawan akan mengadang di Grup H, seperti Brasil, Honduras, dan Zambia.
Menghadapi lawan kelas dunia, Indonesia perlu materi pemain berkualitas dan pengalaman internasional seperti yang playmaker muda PSV miliki.