Manchester City Bawa Malapetaka untuk Hidup Pep Guardiola

Editor Effran
Minggu, 19 Januari 2025 14.14 WIB
Manchester City Bawa Malapetaka untuk Hidup Pep Guardiola
Pep Guardiola menunjukkan enam jari sebagai simbol enam gelar Liga Premier Inggris bersama Manchester City. (BBC)

Manchester (Lampost.co) — Keputusan besar Pep Guardiola untuk memperpanjang kontraknya dengan Manchester City ternyata membawa malapetaka untuk kehidupannya.

Beberapa media ternama, menyebut keputusan itu menjadi pemicu retaknya rumah tangga sang pelatih. Istri Pep Guardiola, Cristina Serra, akhirnya habis kesabaran setelah bertahun-tahun menjalani hubungan jarak jauh.

Melansir dari Mirror, wartawan hiburan asal Spanyol, Lorena Vazquez dan Laura Fa, mengungkapkan keputusan Guardiola memperpanjang kontrak bersama Manchester City pada November 2024 menjadi titik balik dalam hubungan rumah tangganya.

Pasalnya, Cristina Serra resmi mengajukan cerai tidak lama setelah pengumuman keputusan tersebut. Hal itu sekaligus mengakhiri pernikahan mereka yang telah berlangsung selama 30 tahun.

Media Spanyol Sport menambahkan pasangan itu sebenarnya tinggal terpisah selama hampir lima tahun. Cristina memilih kembali ke Barcelona untuk mengelola bisnis fashion. Sementara Guardiola tetap di Manchester demi kariernya sebagai pelatih.

Rumor juga menyebutkan keluarga mereka, termasuk tiga anaknya, berencana untuk memulai kehidupan baru di Uni Emirat Arab. Namun, keputusan Guardiola untuk memperpanjang masa baktinya di Manchester City hingga 2027 membuat Cristina merasa cukup dan memutuskan untuk berpisah.

Musim Sulit Guardiola dan Manchester City

Perceraian itu pun terjadi di tengah salah satu musim terburuk bagi Manchester City dalam beberapa tahun terakhir. The Citizens saat ini hanya duduk di peringkat enam Liga Inggris dan terancam gagal melaju ke babak gugur Liga Champions.

Dalam sebuah wawancara pada Desember 2024, Guardiola mengungkapkan dirinya tengah berada dalam tekanan berat. Ia mengaku kesulitan tidur dan kehilangan nafsu makan akibat performa buruk timnya.

“Iya, saya kadang gugup. Saya sering mengalami hari-hari buruk, membuat kesalahan, dan merasa tertekan. Bahkan, kesulitan tidur dan tidak bisa mencerna makanan dengan baik. Saya hanya bisa makan yang ringan, seperti sup untuk makan malam,” ungkap Guardiola.

Fokus ke Man City

Meski kehidupan rumah tangga diterpa bencana, Pep Guardiola kini sepenuhnya fokus pada upaya membangkitkan performa Manchester City. Manchester City akan menghadapi Ipswich Town pada Minggu (19/1) di Liga Primer Inggris. Laga itu menjadi kesempatan bagi Guardiola untuk membawa timnya kembali ke jalur kemenangan di tengah tekanan yang semakin besar.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI