• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 27/01/2026 10:11
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Olahraga

Marc Marquez Kecewa dengan Kualitas APAR Sirkuit Mandalika yang Gagal Padamkan Api di Motornya

Isnovan DjamaludinMedcombyIsnovan DjamaludinandMedcom
29/09/24 - 23:55
in Olahraga
A A
Marc Marquez2

Pembalap Marc Marquez. Foto: Instagram Marc Marquez

Jakarta (Lampost.co)—Insiden mengejutkan terjadi pada balapan MotoGP Mandalika 2024 ketika motor Ducati Desmosedici GP23 milik Marc Marquez terbakar saat balapan baru berlangsung 12 lap.

Kekecewaan Marc makin memuncak setelah ia mengungkapkan alat pemadam api ringan (APAR) yang kru marshal gunakan tidak sesuai, yang akhirnya memperburuk kerusakan pada motornya.

Motor Terbakar di Lap Ke-12

Saat balapan tengah berlangsung, tiba-tiba motor Ducati Desmosedici GP23 yang Marc tunggangi mulai mengeluarkan asap putih. Tidak lama setelah itu, bagian mesin motornya terbakar.

Marc segera menepi dan mencoba memeriksa kondisi motor yang semakin memburuk. Dalam kondisi panik, Marc meminta bantuan kru marshal untuk segera memadamkan api menggunakan APAR yang tersedia di lintasan.

Kakak Alex Marquez itu mengungkapkan kekecewaan atas penggunaan APAR yang tidak sesuai, yang memperparah kerusakan pada motornya.

“Tentu saja, ada suara keras di motor dan juga mesinnya mati,” kata Marquez kepada wartawan di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/9/2024).

“Tetapi ketika saya melihat asap putih, saya langsung memeriksa. Dan itu memalukan karena juga alat pemadam kebakaran yang mereka miliki di sini bukan yang benar dan motornya rusak total, semuanya, remnya. Ini memalukan bagi tim karena untuk tim satelit itu adalah biaya yang besar,” tambahnya.

Kritik Kualitas APAR

Marc menekankan pentingnya penggunaan APAR yang tepat dan berteknologi terbaru dalam situasi seperti ini. Menurutnya, APAR yang digunakan di sirkuit tidak memadai dan justru merusak komponen-komponen penting pada motor Ducati Desmosedici GP23 miliknya.

“Salah satu hal adalah alat pemadamnya harus yang benar, atau yang berteknologi terbaru. Karena jika tidak, Anda akan menghancurkan motornya,” tegas Marc.

Kerusakan pada motor akibat api dan APAR yang tidak sesuai menjadi pukulan berat bagi tim satelit Gresini Racing. Marquez mengungkapkan hal ini sangat merugikan karena tim satelit seperti Gresini memiliki anggaran yang lebih terbatas daripada tim pabrikan.

Motor Marc Langsung Dibungkus Kain Merah

Setelah insiden tersebut, Marc diantar kembali ke garasinya dengan menggunakan skuter matik oleh salah satu marshal. Motor Ducati Desmosedici GP23 miliknya yang sudah terbakar kemudian diangkut ke paddock Gresini Racing.

Setibanya di paddock, tim Gresini langsung membungkus motor yang rusak parah tersebut dengan kain merah berlogo Ducati, sebagai upaya untuk melindungi komponen yang masih tersisa dan menjaga kerahasiaan bagian-bagian motor.

Belum Tahu Penyebab Utama Kebakaran

Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran pada motor Marc belum tahu secara pasti. Tim Gresini Racing dan Ducati tengah melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu sumber kebakaran yang menyebabkan insiden ini. Meski demikian, insiden tersebut telah menjadi sorotan utama dalam balapan MotoGP Mandalika.

Tags: Balap Motorinsiden balapanMarc MarquezMotoGP IndonesiaTim Ducati Gresini Racing
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Riki Matsuda

Resmi dari FIFA, Kapten Liga Jepang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

byEffran
27/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- PSSI membuka peluang menambah amunisi baru untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Salah satu kandidat kuat datang...

logo Liga Prancis

Kejutan di Pierre-Mauroy, Strasbourg Gilas Lille 4-1

byIsnovan Djamaludin
27/01/2026

Lille (Lampost.co)—Publik Stade Pierre-Mauroy terbungkam saat tuan rumah LOSC Lille dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4 oleh tamunya, RC Strasbourg,...

logo BRI Super League

Dwigol Alex Martins Menangkan Banten Warriors

byIsnovan Djamaludin
27/01/2026

Serang (Lampost.co)—Dewa United sukses mengawali putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026 dengan hasil gemilang. Menjamu Arema FC di Banten...

Berita Terbaru

POCO X8 Pro Max
Teknologi

Spesifikasi dan Harga POCO X8 Pro Max, HP Terbaru dari Xiaomi Siap Masuk Indonesia

byEffran
27/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- POCO kembali menyiapkan kejutan besar untuk pasar Indonesia. Kali ini, brand dari Xiaomi tersebut akan membawa POCO...

Read moreDetails
Riki Matsuda

Resmi dari FIFA, Kapten Liga Jepang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

27/01/2026
Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 27 Januari 2026 Melambung Tembus Rp2,9 Juta

27/01/2026
PENGANGGURAN DI INDONESIA. Sejumlah warga antre untuk mengurus pembuatan Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Serang, Banten. Kelompok usia 15 sampai 29 tahun atau Gen Z mencatat kontribusi terbesar terhadap jumlah pengangguran di Indonesia dengan 67 persen pengangguran berasal dari generasi tersebut, setara 4,9 juta orang. ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Lulusan Baru Terjepit Realita Kerja: Dituntut Pengalaman, Digaji di Bawah UMR hingga Nepotisme

27/01/2026
wali kota

Wali Kota Eva Dwiana Klaim Sekolah Siger Sesuai Prosedur

27/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.