Bandar Lampung (Lampost.co) — Penunjukan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia langsung menarik perhatian media internasional. Pelatih asal Inggris itu resmi diumumkan PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026.
PSSI mengikat Herdman dengan kontrak empat tahun untuk memimpin skuad Garuda. Ia menggantikan Patrick Kluivert setelah Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Herdman menyebut keputusan melatih Indonesia sebagai pilihan proyek yang tepat. Ia tertarik pada atmosfer sepak bola dan semangat besar para pendukung Timnas Indonesia.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat dengan energi penggemar yang luar biasa,” kata Herdman kepada media Kanada.
Herdman juga menilai Indonesia memiliki potensi besar. Ia membandingkan kondisi sepak bola Indonesia dengan Kanada pada masa awal transformasi.
Media Asing Menyoroti Era Baru Timnas Indonesia
Sejumlah media besar dari Amerika Serikat, Kanada, dan Vietnam memberi sorotan khusus terhadap keputusan PSSI.
New York Times
Media Amerika Serikat, New York Times, menyebut penunjukan Herdman sebagai kembalinya ia ke sepak bola internasional.
Media tersebut menilai pengalaman lintas level Herdman menjadi nilai utama. Ia sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
New York Times juga menyoroti prestasi Herdman bersama tim putri Kanada. Ia mengantar Kanada tampil di Piala Dunia dan Olimpiade.
Menurut laporan itu, PSSI melihat penunjukan Herdman sebagai awal era baru sepak bola nasional Indonesia.
Lam Dong
Media Vietnam, Lam Dong, menilai Herdman memiliki statistik kepelatihan lebih baik dari pelatih sebelumnya. Lam Dong mengutip data Transfermarkt yang mencatat tingkat kemenangan Herdman mencapai 50 persen.
Media itu membandingkan Herdman dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Herdman unggul dari sisi konsistensi prestasi. Lam Dong menyebut PSSI menargetkan lompatan prestasi Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027.
The Canadian Press
The Canadian Press menulis Herdman kini menghadapi tantangan baru bersama Timnas Indonesia. Media tersebut mengulas pencapaian Herdman bersama Kanada. Ia mengangkat peringkat FIFA Kanada secara signifikan.
Saat Herdman datang, Kanada berada di luar 90 besar dunia. Ia meninggalkan tim di peringkat 40 besar FIFA.
The Canadian Press juga menyinggung pengalaman Herdman menghadapi tekanan besar di level internasional.
Nguoi Lao Dong
Media Vietnam lainnya, Nguoi Lao Dong, menjuluki Herdman sebagai arsitek Piala Dunia. Julukan itu muncul karena Herdman sukses membawa tim putra dan putri Kanada ke Piala Dunia.
Nguoi Lao Dong menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia. Media itu menyebut Herdman mampu membangun fondasi jangka panjang.
PSSI berharap Herdman membentuk identitas permainan jelas dan meningkatkan disiplin tim nasional.
John Herdman kini memulai babak baru bersama Timnas Indonesia. Ia membawa pendekatan pragmatis dan fleksibel.
Pengalaman membangun tim dari nol menjadi keunggulan utama Herdman. PSSI juga menargetkan peningkatan prestasi regional dan Asia. Sorotan media asing menunjukkan besarnya ekspektasi terhadap era baru Timnas Indonesia.








