Manchester (Lampost.co) — Manchester United mulai bergerak di sisa bursa transfer Januari 2026. Manajemen ingin memberi dukungan awal untuk caretaker Michael Carrick.
MU berencana menambah satu pemain di lini tengah. Klub tidak akan melakukan belanja besar pada awal tahun ini.
Hasil positif di laga Derby Manchester memberi dorongan besar. MU sukses menaklukkan Manchester City 2-0 di Old Trafford.
Kemenangan itu menjadi debut manis bagi Carrick. Ia menggantikan Ruben Amorim yang meninggalkan kursi pelatih.
Meski menang, MU tetap melihat celah di sektor tengah. Carrick menilai tim butuh tambahan tenaga sebelum bursa tutup. Bursa transfer Januari akan berakhir pada 31 Januari 2026. Waktu MU untuk bergerak semakin terbatas.
MU Pilih Opsi Murah, Fokus Jangka Pendek
Manajemen MU memilih pendekatan realistis. Klub menghindari transfer mahal pada Januari 2026. MU menargetkan pemain dengan harga terjangkau. Opsi peminjaman menjadi prioritas utama.
Klub baru akan menggelontorkan dana besar pada musim panas 2026. Keputusan itu menunggu penunjukan pelatih permanen.
Carrick memahami situasi tersebut. Ia hanya meminta tambahan pemain yang siap pakai. Lini tengah menjadi fokus utama. MU menilai sektor itu perlu penyeimbang berpengalaman.
Wilfred Ndidi Masuk Radar Utama
Nama Wilfred Ndidi muncul sebagai kandidat terkuat. Gelandang Nigeria itu memiliki pengalaman panjang di Premier League.
Jurnalis transfer Fabrizio Romano menyebut Ndidi masuk daftar MU. Klub memantau situasinya sejak awal Januari. Saat ini Ndidi bermain untuk Besiktas. Ia tampil reguler dan mencatat 16 penampilan musim ini.
MU tertarik karena Ndidi sudah memahami intensitas Liga Inggris. Ia lama menjadi pilar Leicester City. MU berencana mengajukan opsi peminjaman enam bulan sebagai skema paling realistis.
Ndidi sebagai gelandang bertahan pekerja keras. Gaya mainnya cocok dengan kebutuhan Carrick.
Ruben Loftus-Cheek Jadi Opsi Berpengalaman
MU juga melirik Ruben Loftus-Cheek. Pemain Inggris itu kini memperkuat AC Milan. Masa depan Loftus-Cheek di Milan belum jelas. Situasi itu membuka peluang bagi MU.
MU mulai menjajaki komunikasi awal. Klub mempertimbangkan peminjaman hingga akhir musim. Loftus-Cheek memiliki pengalaman panjang di Premier League. Ia mencatat 157 laga di kompetisi tersebut.
Juventus dan Aston Villa juga memantau situasinya. MU harus bergerak cepat untuk mengamankan jasanya. Carrick menilai Loftus-Cheek cocok untuk rotasi. Fisik dan fleksibilitas posisinya menjadi nilai tambah.
Ruben Neves Bisa Jadi Kejutan
Opsi lain datang dari Arab Saudi. MU mempertimbangkan Ruben Neves yang kini bermain untuk Al-Hilal. Kontrak Neves akan berakhir pada akhir musim. Situasi itu membuat harganya lebih terjangkau.
MU ingin membawa Neves kembali ke Inggris. Ia sebelumnya bersinar bersama Wolverhampton Wanderers.
Neves menawarkan kepemimpinan dan akurasi umpan. Pengalamannya di Premier League menjadi aset penting. Namun, persaingan tidak mudah. Real Madrid juga disebut tertarik memantau situasinya. MU menilai peluang tetap terbuka. Negosiasi akan bergantung pada sikap Al-Hilal.
Carrick Fokus Stabilkan Tim
Michael Carrick tidak menuntut banyak perubahan. Ia fokus menjaga momentum positif tim. Tambahan satu gelandang cukup bagi Carrick yang ingin memperkuat keseimbangan permainan. MU tidak ingin mengambil risiko finansial. Klub memilih langkah aman hingga musim panas.








