Jakarta (Lampost.co) — Pelatih Juventus, Igor Tudor, menekankan perlunya perubahan taktis yang cepat untuk meremajakan penampilan Juventus.
- Juventus berada di urutan kelima Liga Serie A Italia dengan mengoleksi 52 poin.
- Tudor tahu bahwa ia berada di bawah tekanan untuk membalikkan keadaan.
- Juventus akan melawan Genoa pada Minggu, 30 Maret 2025.
Tudor menjadi pelatih Juventus setelah Thiago Motta dipecat menyusul dua kekalahan beruntun di musim yang mengecewakan. Atas hasil yang tak memuaskan itu, Si Nyonya Tua berada di urutan kelima Liga Serie A Italia dengan mengoleksi 52 poin.
Tudor tahu bahwa ia berada di bawah tekanan untuk membalikkan keadaan. Perjuangan ini akan ia mulai dengan pertandingan kandang melawan tim papan tengah Genoa pada Minggu, 30 Maret 2025 nanti.
Baca Juga:
Juventus Secara Resmi Pecat Thiago Motta sebagai Pelatih
“Kami telah memulai jalur perubahan dengan banyak pemain baru, dan ini mungkin telah memperlambat pertumbuhan tim. Namun, ketika Anda berada di Juve, Anda harus menang dan berkembang dengan cepat,” kata Tudor mengutip Channel News Asia.
“Kami harus mengerjakan semuanya dan membawa rasa ringan. Pada saat yang sama, kami perlu memberikan sesuatu dari sudut pandang taktis. Namun kami harus melaju dengan cepat,” ujarnya.
Mantan pemain Juventus ini menambahkan bahwa ia menginginkan sebuah tim yang menyerang, namun dengan keseimbangan.
“Kami tidak boleh menyerah pada apa pun. Saya selalu ingin mencetak satu gol lagi. Saya suka menyerang dengan banyak (pemain), tetapi saya juga tidak ingin kebobolan gol,” kata Tudor.
“Sepak bola harus menuju ke arah yang membuatnya semakin menarik. Tetapi kita tidak boleh mengabaikan keseimbangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa visinya untuk klub akan membutuhkan waktu. Serta ia tak ingin dibandingkan-bandingkan dengan pelatih sebelumnya.
“Saya tidak bisa membandingkan Juve saya dengan yang lain, saya melakukan pekerjaan saya. Saya berharap dapat menunjukkan semangat yang tidak boleh hilang,” katanya.








