Jakarta (Lampost.co)—Ganda putra, Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo, memulai perjuangan di turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2025 dengan menembus babak utama. Berlaga di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025), pasangan ranking ke-78 dunia itu melaju ke babak utama usai mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Tai Wei Qin/Kang Khai Xing lewat pertarungan rubber game 21-19, 19-21, dan 21-19 pada babak kualifikasi.
Pada pertandingan ini runner up WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Surabaya itu mengaku sempat lengah saat sudah unggul di gim pertama. Setelah mendapatkan instruksi pelatih mereka, yakni Chafiz Yusuf dari pinggir lapangan, permainan Raymond/Patra jauh lebih berani.
Alhasil pasangan yang memulai debut pada ajang Vietnam International Challenge 2025 itu mampu berbalik unggul untuk akhirnya menang dalam tempo 52 menit.
Baca juga: Ginting Absen di Indonesia Masters 2025 akibat Cedera Bahu
“Pada laga ini agak sedikit berbeda kondisi anginnya saat kami mencoba lapangan kemarin. Setelah tertinggal, kami kemudian untuk mencoba menjaga fokus dan menerapkan strategi yang kami inginkan,” ujar Patra.
“Kami mencoba bermain lebih berani dengan tidak banyak melambungkan bola. Instruksi pelatih untuk tidak bermain no lob membuat kami akhirnya menjalankan apa yang sudah kami latih dalam latihan,” ujar Raymond.
Raymond/Patra mengaku sangat senang bisa bermain di hadapan publik Istora Senayan. Sejak awal impian keduanya untuk bisa bermain di Istora bisa terwujud dan Raymond/Patra tidak ingin membuang kesempatan untuk bisa bermain lebih baik dan memberikan yang terbaik.
“Tentu sangat excited bisa bermain di Istora yang merupakan impian semua orang untuk bisa bermain di sini. Kami ingin memaksimalkan dan tidak mau lengah. Setelah ini kami akan bermain lagi dan mencoba untuk menjaga fokus dan kondisi,” ujar Patra.
“Bermain di Istora Senayan tentu impian saya sejak kecil. Sekarang saya bisa bermain di sini dan tidak mau membuang kesempatan. Tentu saya ingin bermain lebih berani lagi dan percaya diri saat pertandingan,” ujar Raymond.
Dengan kemenangan ini, Raymond/Patra memastikan diri ke babak utama dan akan menantang pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.
Menghadapi pasangan asal Negeri Gajah Putih, Raymond/Patra bertekad bisa tampil lebih baik mengingat sudah mempersiapkan diri dengan matang dalam latihan.
“Persiapan sih udah maksimal saat latihan tinggal kami praktekkan di lapangannya. Kami ingin lebih berani soalnya latihan kami sudah mengeluarkan semua yang kami bisa.”
“Untuk menghadapi pertandingan, kami menganggap bahwa setelah berlatih ujiannya di pertandingan. Kami mau melakukan yang terbaik seperti saat di latihan,” ujar Raymond.
Dengan hasil ini, Raymond/Patra menyusul seniornya yang lebih dahulu melangkah ke babak utama, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Kemudian, Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.