• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 30/01/2026 02:11
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Opini

Masa Depan Pengembangan Bioethanol di Provinsi Lampung

Kebutuhan energi dimasa datang sangat tinggi mengingat sebagian besar aktivitas ekonomi yang meningkat

MustaanbyMustaan
12/11/25 - 23:50
in Opini
A A
Dukung Program E10 Pertamina, PTPN I Siap Pasok Bioetanol

PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), siap memasok fuel grade ethanol.(DOK. PTPN I)

Bioetanol
Dr. Dedy Yuliawan, S.E., M.Si
Akademisi FEB Unila

ADANYA keinginan Gubernur Lampung menjadikan Provinsi Lampung sebagai tempat pengembangan Bioethanol perlu disikapi dengan bijak. Kebutuhan energi dimasa datang sangat tinggi mengingat sebagian besar aktivitas ekonomi yang meningkat. Saat ini penggunaan energi dari bahan fosil masih sangat tinggi, akan tetapi dalam jangka panjang tidak bisa dijadikan sebagai sumber utama. Sudah banyak alternatif lainnya yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan (renewable energy) baik dari dalam alam (seperti energi panas bumi, energi matahari, energi angin, dan lainnya) dan energi dari tanaman (seperti biodisel dan bioethanol).

Perubahan penggunaan energi terbarukan tidak mudah, tentunya akan ada kendala dalam peralatan, fasilitas, harga, trade off, dan kebijakan pemerintah. Banyak peralatan yang digunakan baik masyarakat dan perusahaan menggunakan bahan bakar yang lama. Begitu juga dengan fasilitas pendukung jika terjadi perubahan penggunaan bahan bakar akan membutuhkan investasi yang cukup besar untuk memenuhinya. Biaya produksi energi terbarukan saat ini masih relatif lebih mahal daripada biaya energi non terbarukan, sehingga berpengaruh terhadap harga jualnya.

Energi terbarukan dari tanaman dapat juga menjadi trade off dari pemanfaatan sebagai tanaman pangan, dan jangan sampai mengganggu pasokan kebutuhan pangan itu sendiri. Terakhir adalah arah kebijakan dalam pemanfaatan energi terbarukan yang belum jelas, akan mengarah pada sumber daya alam yang terbarukan, dari tanaman, dan ataukan keduanya.

Pengembangan energi terbarukan yang berasal dari bioethanol sangat berpotensi di Provinsi Lampung. Bioethanol dari diproses dari beberapa jenis tanaman yang memang berlimpah, seperti: singkong, tebu, jagung, dan sawit. Lampung sebelumnya sudah pernah memiliki pabrik bioethanol dengan memanfaatkan tanaman singkong. Adanya pabrik bioethanol tersebut pernah membuat harga singkong menjadi lebih tinggi, akibat adanya trade off pada pabrik tapioka.

Kenaikan ini memberikan manfaat yang besar untuk petani singkong, tetapi menjadi beban bagi pengusaha ethanol dan tapioka. Banyak pabrik tapioka masih bisa bertahan karena memiliki juga lahan tanaman tapioka sendiri, serta sudah paham akan naik turunnya harga singkong. Sedangkan bagi pabrik bioethanol membuat biaya produksi mahal sehingga harga jual tinggi. Akibatnya pabrik bioethanol tutup usahanya.

Provinsi Lampung dikenal juga sebagai daerah penghasil gula yang berasal dari tebu. Kebutuhan gula setiap tahunnya meningkat, memicu tingginya harga gula. Tingginya harga gula menjadi daya tarik pengusaha gula untuk memperluas lahan tebunya guna memenuhi permintaan gula. Disisi lain luasan areal perkebunan swasta sulit untuk bertambah. Potensi ini bisa menjadi alternatif bagi petani singkong untuk menjadi mitra perusahaan gula.

Begitu juga dengan tanaman jagung. Lampung menjadi sentra bagi pakan ternak di Indonesia, terdapat beberapa jenis perusahaan pakan ternak yang ada di sini baik skala internasional dan nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu pemicu harga ternak seperti ayam dan telur naik. Kenaikan ini juga berdampak pada permintaan pakan ternak, yaitu jagung.

Jika pemerintah Provinsi Lampung menarik investor bioethanol guna mendongkrak harga singkong, maka kebijakan tersebut kurang tepat. Pemda dapat mendorong petani singkong untuk bermitra dengan perusahaan gula ataupun pakan ternak untuk beralih ketanaman tebu atau jagung. Jikapun kebutuhan cukup berlimpah, barulah hasil tanaman tersebut dapat diolah mejadi bioethanol.

Alternatif lain yang mungkin bisa digunakan sebagai bahan bioethanol adalah buah sawit. Selain biodisel, buah sawitpun bisa dimanfaatkan menjadi bioethanol. Akan tetapi produk turunan sawit sudah sangat banyak hingga mendekati 200 jenis. Permintaannya masih tinggi dan harga tandan buah segar (tbs) masih cukup tinggi. Walaupun bioethanol tidak membutuhkan buah sawit yg segar, tetap membuat bioethanol dari sawit harganya tinggi.

Tags: bioetanolDOSENEKONOMIEnergiFEBkolomOpiniterbarukanUnila
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Karya seni berjudul "The Fireworks Display on the Thames" (Pertunjukan Kembang Api di Thames) yang dibuat sekitar tahun 1890-an. Di sepanjang Sungai Thames di London, Inggris. Kerumunan orang terlihat menonton pertunjukan kembang api dengan latar belakang pemandangan kota London. Dok. Google Images

Merayakan Tahun Baru Tanpa Dentuman

byTriyadi Isworo
31/12/2025

MENJELANG pergantian Tahun Baru 2026, pemerintah Indonesia secara serempak mengeluarkan aturan dan imbauan yang melarang penggunaan petasan dan kembang api...

Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, Shofura Nur Adilah. Dok

Ketika Bencana Tak Dianggap Nasional, Komunikasi Negara Ikut Mengecil

byTriyadi Isworo
26/12/2025

BENCANA banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera dalam beberapa waktu terakhir bukan sekadar peristiwa alam. Ia adalah akumulasi dari...

Lemkari Lampung Lepas 17 Atlet ke Kejurnas Krakatau Championship 2025 di Banten

Lemkari Lampung Lepas 17 Atlet ke Kejurnas Krakatau Championship 2025 di Banten

byMustaan
18/12/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pengurus Provinsi Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Lampung secara resmi melepas kontingen atlet untuk mengikuti Kejuaraan Nasional...

Berita Terbaru

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat
Lampung

Penghargaan Ombudsman Jadikan Pelayanan Publik Nyata Dirasakan Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Kebijakan Publik, Dedy Hermawan, menilai penghargaan opini tertinggi yang diraih Pemprov Lampung dari Ombudsman RI...

Read moreDetails
Ketua Eksekutif Kota LMND Bandar Lampung, Marco Fadhillah.

LMND Bandar Lampung Dukung SMA Siger Jadi Solusi Tekan Angka Putus Sekolah 2026

29/01/2026
BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

BKSDA Dorong Pemberdayaan Warga Penyangga Kawasan Konservasi Lampung

29/01/2026
BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

BKSDA Nilai Lampung Perlu UPT Khusus untuk Kawasan Konservasi

29/01/2026
Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan UPT Khusus untuk Perkuat Konservasi

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.