• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 08:36
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Otomotif

Ini Penyebab Utama Penjualan Mobil RI Anjlok ke Titik Terendah 5 Tahun

Daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya sehingga konsumen menunda pembelian mobil.

EffranbyEffran
07/01/26 - 09:11
in Otomotif
A A
Pengunjung memadati ruang pamer mobil yang hadir diajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Pengunjung memadati ruang pamer mobil yang hadir diajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Jakarta (Lampost.co) — Pasar otomotif Indonesia memasuki fase berat sepanjang 2025. Penjualan mobil nasional anjlok dan mencatat level terendah dalam lima tahun terakhir. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membeberkan sejumlah faktor utama yang menekan pasar.

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyebut kondisi ekonomi nasional menjadi penyebab awal pelemahan penjualan. Daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya sehingga konsumen menunda pembelian mobil. “Masyarakat kini lebih fokus pada kebutuhan pokok daripada barang tersier,” kata Putu.

Faktor kedua yang paling menentukan datang dari sektor pembiayaan. Pasar otomotif Indonesia sangat bergantung pada kredit kendaraan. Bahkan, lebih dari 70 persen mobil terjual melalui skema pembiayaan. Namun, lembaga pembiayaan mengetatkan syarat sehingga penjualan langsung tertekan.

Gaikindo juga menyoroti kebijakan opsen atau tambahan pajak daerah. Penerapan opsen di sejumlah wilayah berpotensi menaikkan harga mobil. “Kondisi ini membuat konsumen semakin berhitung sebelum membeli kendaraan baru,” ujar dia.

Selain itu, Gaikindo menyoroti masuknya kendaraan tertentu tanpa standar homologasi. Dia menilai impor truk untuk penggunaan khusus seharusnya tetap mengikuti aturan teknis. Ketidakpatuhan itu berpotensi mengganggu ekosistem industri otomotif nasional.

Data Gaikindo menunjukkan distribusi mobil dari pabrik ke dealer atau wholesales periode Januari hingga November 2025 mencapai 710.084 unit. Angka itu turun 9,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya 785.917 unit.

Penjualan ritel dari dealer ke konsumen juga melemah. Retail sales sepanjang 11 bulan pada 2025 tercatat 739.977 unit. Pada periode yang sama tahun lalu, penjualan ritel menembus 807.586 unit. Penurunan itu mencapai 8,4 persen.

Tren Penjualan Mobil 5 Tahun Terakhir

Berdasarkan tren lima tahun terakhir, kinerja 2025 menjadi yang terburuk. Tercatat pada 2021 wholesales mencapai 887.202 unit. Angka melonjak pada 2022 menjadi 1.048.040 unit. Namun, pada 2023 turun ke 1.005.802 unit dan melemah lagi pada 2024 menjadi 865.723 unit.

Gaikindo menilai pemulihan pasar otomotif membutuhkan perbaikan ekonomi, pembiayaan yang lebih longgar, serta kebijakan pajak yang ramah konsumen. Tanpa langkah strategis, tekanan penjualan mobil bisa berlanjut pada awal 2026.

Tags: data Gaikindo 2025industri otomotif nasionalpajak opsen kendaraanpasar otomotif Indonesiapembiayaan kendaraanpenjualan mobil Indonesiapenjualan mobil turun
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Dengan memanfaatkan layanan cuci mobil terdekat, merawat mobil bisa menjadi lebih mudah dan praktis (Foto:Freepick)

Tips Merawat Mobil Tetap Bersih Meski Jadwal Padat

byAdi Sunaryo
06/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) - Merawat kebersihan mobil sering kali terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya tidak selalu mudah. Aktivitas harian yang...

SATU Indonesia Award1

16th SATU Indonesia Awards 2025: Lima Anak Muda Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

byIsnovan Djamaludin
02/01/2026

JAKARTA (Lampost.co)—Astra terus memperkuat perannya dalam mendukung kontribusi generasi muda Indonesia melalui penyelenggaraan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards...

Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Pemerintah Matangkan Skema Pemberian Insentif bagi Industri Otomotif

byNur
02/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---- Pemerintah tengah mematangkan skema insentif industri otomotif untuk tahun 2026 di tengah pelemahan penjualan kendaraan bermotor nasional. Menteri...

Berita Terbaru

Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Kamis, 8 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
08/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Kamis, 8 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini waspada dampak hujan Kabupaten Mesuji. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kabupaten Mesuji

08/01/2026
Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

07/01/2026
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

07/01/2026
Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.