Bandar Lampung (Lampost.co): Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandar Lampung memberikan pendampingan penuh kepada 216 siswa kelas XII dalam proses pembuatan dan verifikasi akun Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Sekolah menjalankan pendampingan tersebut untuk memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan benar, mulai dari pembuatan akun, pemilihan program studi, hingga proses unggah data. Langkah ini juga bertujuan mencegah kesalahan teknis yang sering muncul menjelang penutupan pendaftaran.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa dari total 480 siswa, sekolah menetapkan 45 persen atau 216 siswa sebagai peserta eligible SNBP. Tim sekolah mengawal seluruh siswa tersebut secara langsung selama proses pendaftaran.
“Kami mendampingi pembuatan akun. Kami memantau siswa yang sudah membuat akun, yang belum, yang sudah mengunggah data, dan yang masih menghadapi kendala. Sekolah tidak melepas siswa begitu saja,” ujar Lukman, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut Lukman, pendampingan menjadi sangat penting karena sistem hanya mengizinkan pembuatan akun PMB satu kali dan setiap keputusan memiliki dampak besar terhadap jalur masuk perguruan tinggi yang dapat diikuti siswa.
“Jika siswa diterima melalui SNBP dan sistem mengunci akunnya, maka siswa tidak bisa lagi mengikuti jalur tes. Karena itu, sebelum mengunggah data, siswa harus benar-benar yakin, serta melibatkan dan mendapat persetujuan orang tua,” katanya.
Lukman menjelaskan bahwa proses pembuatan akun SNBP akan berlangsung pada 12–18 Februari 2026. Selama periode tersebut, pihak sekolah aktif memantau perkembangan seluruh siswa eligible.
“Jika ada siswa yang belum menyelesaikan proses, kami panggil dan tanyakan kendalanya. Sebagian siswa memang memilih tidak melanjutkan SNBP karena ingin mengambil jurusan tertentu atau memilih perguruan tinggi swasta,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tidak seluruh dari 216 siswa yang diajukan akan lolos seleksi karena SNBP mempertimbangkan nilai akademik dan tingkat persaingan nasional. Panitia nasional akan mengumumkan hasil SNBP pada 31 Maret 2026.
“Siswa yang tidak lolos SNBP tidak dirugikan karena akun yang sudah dibuat tetap bisa digunakan untuk mengikuti jalur tes. Mereka tidak perlu membuat akun baru,” kata Lukman.
Lukman menegaskan bahwa pendampingan PMB menjadi bagian dari strategi MAN 1 Bandar Lampung dalam menjaga tingkat kelulusan siswa ke perguruan tinggi yang selama ini tergolong tinggi.
“Setiap tahun, lebih dari 93 persen lulusan kami melanjutkan ke perguruan tinggi. Sekolah mencapai capaian itu melalui pendampingan sejak awal, termasuk pendampingan teknis seperti pembuatan akun PMB,” ujarnya.
Pada pelaksanaan SNBP tahun sebelumnya, sebanyak 103 siswa MAN 1 Bandar Lampung berhasil lolos dan diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, seperti ITB, IPB, UGM, dan UI.
“Target kami bukan sekadar meloloskan siswa, tetapi memastikan mereka masuk ke perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya,” pungkasnya.








