Bandar Lampung (Lampost.co) : Pemerintah merencanakan pembangunan fasilitas pendidikan dan penunjang secara terpadu di kawasan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung. Pemerintah menyiapkan sarana akademik hunian dan olahraga untuk mendukung proses belajar siswa dari jenjang dasar hingga menengah.
Kemudian, pemerintah mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp670 miliar untuk membangun tiga Sekolah Rakyat di Lampung. Lalu, pemerintah melaksanakan proyek tersebut secara serentak dengan pembangunan Sekolah Rakyat nasional. Pemerintah menempatkan lokasi pembangunan di Area Kota Baru Desa Purwotani Jati Agung dan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan serta di Sukadana Kabupaten Lampung Timur.
Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksanaan Prasarana Strategis Satuan Kerja Lampung Arius Fedrinaldo menyampaikan bahwa pemerintah merancang fasilitas Sekolah Rakyat secara lengkap dalam satu kawasan terintegrasi.
Pemerintah merencanakan pembangunan gedung serbaguna lapangan upacara guest house gedung ibadah dan masjid gedung SD SMP dan SMA serta dapur umum. Pemerintah juga menyiapkan sarana pendukung aktivitas siswa dan tenaga pendidik.
Selain itu, pemerintah menyediakan asrama putra dan putri tingkat SD beserta kantin SD. Kemudian, pemerintah melanjutkan pembangunan asrama putra dan putri tingkat SMP dan SMA lengkap dengan kantin masing-masing. Pemerintah juga menyiapkan asrama guru untuk mendukung aktivitas pengajar.
Kemudian, pemerintah melengkapi kawasan Sekolah Rakyat dengan lapangan atletik lapangan basket serta ruang pompa untuk menunjang utilitas kawasan. Pemerintah merancang seluruh fasilitas tersebut agar siswa dapat belajar tinggal dan beraktivitas dalam satu lingkungan pendidikan yang aman dan terkelola.
Selanjutnya, pemerintah membangun Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di atas lahan seluas 95.468 meter persegi. Pemerintah merencanakan luas dasar bangunan mencapai 17.804 meter persegi dengan total luas bangunan 29.991 meter persegi serta area terbuka seluas 76.674 meter persegi.








