Jakarta (Lampost.co): Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan bahwa dosen peneliti penerima hibah riset dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan menerima insentif finansial secara langsung mulai 2026.
Stella menyampaikan kebijakan tersebut saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis. Ia menegaskan kementerian mulai tahun ini menyalurkan insentif finansial langsung kepada dosen peneliti yang berhasil memenangkan hibah riset.
Stella menjelaskan kementerian memperjuangkan kebijakan tersebut setelah selama beberapa tahun aturan sebelumnya menghambat penyaluran insentif langsung kepada peneliti. Ia menyebut kementerian secara konsisten mendorong perubahan regulasi demi meningkatkan kesejahteraan dan motivasi peneliti.
Sejak awal menjabat, Stella menyatakan komitmen pemberian insentif finansial langsung kepada dosen peneliti. Ia menyampaikan komitmen tersebut dalam paparan di Institut Teknologi Bandung pada 16 Desember 2024, atau sekitar dua bulan setelah pelantikannya.
Stella menegaskan dirinya menepati janji tersebut pada Desember 2025. Selanjutnya, kementerian menyalurkan insentif finansial langsung kepada dosen peneliti penerima dana hibah riset dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain kebijakan insentif, Stella juga memaparkan peningkatan signifikan anggaran dana riset kementerian. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah meningkatkan anggaran dana riset kementerian sebesar 218 persen dalam waktu satu tahun.
Stella menilai peningkatan anggaran tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset nasional. Ia menegaskan pemerintah mendorong percepatan riset berkualitas melalui dukungan anggaran yang memadai.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog bersama 1.200 guru besar, dekan, dan rektor bidang sosial humaniora dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pertemuan Guru Besar
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menggelar dialog serupa bersama para guru besar bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika pada 13 Maret 2025 di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Stella menjelaskan pertemuan kali ini mencakup penyampaian taklimat Presiden Prabowo kepada para guru besar, dekan, dan rektor, kemudian berlanjut dengan sesi dialog. Ia menyambut baik inisiatif Presiden yang membuka ruang diskusi langsung dengan kalangan akademisi dan menilai dialog tersebut sebagai langkah penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan tinggi dan riset ke depan.









