• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 10:22
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Profil Mayer Wenda: Buronan TNI Sejak 2014 dan Dalang Serangkaian Aksi Teror di Papua

Kristomei menyatakan bahwa TNI selalu terbuka terhadap anggota OPM yang ingin kembali ke pangkuan NKRI.

Denny ZYbyDenny ZY
07/08/25 - 20:31
in Peristiwa
A A
Profil Mayer Wenda, Buronan TNI, Pimpinan OPM tewas, Mayer Wenda, Kontak senjata Papua, TNI tangkap OPM

Prajurit TNI berhasil menewaskan salah satu tokoh utama Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mayer Wenda alias Kuloi Wonda. (Dok. Puspen TNI.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Prajurit TNI berhasil melumpuhkan Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, tokoh sentral dalam jaringan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya dan menjadi buronan TNI sejak tahun 2014. Keberhasilan ini menjadi pukulan telak bagi kelompok separatis bersenjata di Papua.

Rekam Jejak Mayer Wenda: Pimpinan OPM dengan Riwayat Kekerasan

Sebagai pimpinan OPM yang tewas, Mayer Wenda memiliki catatan hitam terkait sejumlah aksi teror. Ia terlibat dalam berbagai kekerasan terhadap aparat keamanan dan masyarakat sipil, antara lain:

  • Penyerangan Mapolsek Pirime pada tahun 2012

  • Pembunuhan anggota Polri di Tolikara pada 2012

  • Penembakan dan penghadangan patroli aparat di Lanny Jaya pada 2014

Seluruh aksi ini menjadikan Mayer Wenda sebagai target prioritas TNI selama lebih dari satu dekade.

Kronologi Kontak Senjata Papua yang Menewaskan Mayer Wenda

Menurut Mayjen TNI Kristomei Sianturi, operasi penindakan berlangsung pada Selasa, 5 Agustus 2025 pukul 16.30 WIT di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya. Informasi intelijen dan laporan warga menjadi dasar utama TNI dalam melakukan tindakan tersebut.

Saat proses penangkapan, Mayer Wenda dan kelompoknya melakukan perlawanan bersenjata. Kontak tembak pun tidak bisa terhindarkan. Dalam baku tembak tersebut, Mayer Wenda dinyatakan tewas di lokasi bersama seorang pria yang kemungkinan besar adalah adiknya, Dani Wenda.

Barang Bukti yang TNI Amankan

Setelah kontak senjata, prajurit TNI menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang-barang tersebut memperkuat keterlibatan Mayer Wenda dalam aktivitas bersenjata, yaitu:

  • 1 pucuk senjata api revolver

  • 24 butir amunisi

  • 2 KTP atas nama Dani Wenda dan Pemina Wenda

  • 2 unit telepon genggam

  • Uang tunai Rp65.000

  • 1 buah noken (tas tradisional Papua)

Kedua jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi dan tindakan lebih lanjut.

Operasi TNI Mengacu pada UU OMSP Tahun 2025

Mayjen Kristomei menegaskan bahwa operasi penindakan ini termasuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Pelaksanaannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, sebagai perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Seluruh tindakan prajurit TNI dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai aturan hukum,” ujar Kristomei.

Ia juga menambahkan bahwa kontak senjata Papua yang terjadi merupakan bagian dari upaya penegakan hukum, tanpa mengesampingkan pendekatan humanis dan dialogis.

TNI: Tangkap OPM, Bangun Papua yang Damai

Meski bersifat ofensif, TNI tetap mengutamakan strategi jangka panjang berbasis pendekatan teritorial dan sosial. Kristomei menyatakan bahwa TNI selalu terbuka terhadap anggota OPM yang ingin kembali ke pangkuan NKRI.

“TNI berkomitmen membangun Papua yang damai dan sejahtera melalui keterlibatan masyarakat dan pendekatan non-kekerasan,” tegasnya.

Tags: Kontak SenjataMayer WendaOPMPapuaTNI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Lemkari Lampung Koleksi 8 Emas di Kejurda Karate Gubernur Cup V  

Lemkari Lampung Koleksi 8 Emas di Kejurda Karate Gubernur Cup V  

byMustaan
25/01/2026

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) — Perguruan Lemkari Lampung terus menunjukkan dominasinya pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Gubernur Cup V Lampung. Hingga...

ilustrasi kecelakaan

Dua Anggota Polres Cimahi Gugur Saat Bertugas di Lokasi Bencana Cisarua

byNur
25/01/2026

Jakarta (Lampost.co)---– Duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dua anggota Polres Cimahi gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam...

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Kecelakaan ATR 42-500.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Persemayaman Korban Kecelakaan ATR 42-500

byNur
25/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat memimpin upacara persemayaman tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan...

Berita Terbaru

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Hardjuno Wiwoho menyoal pencabutan HGU SGC.
Advertorial

Pengamat Hukum Hardjuno Nilai Pencabutan HGU SGC Bisa Rusak Kredibilitas Investasi Indonesia

bySri Agustina
26/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--Pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektare di Provinsi Lampung oleh Menteri Agraria dan...

Read moreDetails
Langit mendung menyelimuti Masjid Raya Al Bakrie Bandar Lampung dan sekitarnya. BMKG menyampaikan prakiraan cuaca Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)

Senin, 26 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

26/01/2026
Gempa bumi terjadi di wilayah Tanggamus, Senin, 26 Januari 2026 pukul 00:27:20 WIB dengan kekuatan 2.7 magnitudo. Dok BMKG

Tanggamus Diguncang Gempa 2.7 Magnitudo

26/01/2026
Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

25/01/2026
Vaksinasi

Cegah Penularan Super Flu, Pemprov Sediakan Vaksinasi di Faskes

25/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.