• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 22:32
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemberhentian Bansos di Pilkada Cegah Konflik Kepentingan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk menghentikan sementara pendistribusi bantuan sosial (bansos) menjelang Pilkada 2024

Triyadi IsworoAntaranewsbyTriyadi IsworoandAntaranews
13/11/24 - 22:43
in Nasional, Politik
A A
Kepala Polres Labuhanbatu Selatan AKBP Arfin Fachreza didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Resort Labuhanbatu Selatan Ny Ussi Arfin menyerahkan bansos kepada masyarakat, Sabtu (2/11/2024). Antara

Kepala Polres Labuhanbatu Selatan AKBP Arfin Fachreza didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Resort Labuhanbatu Selatan Ny Ussi Arfin menyerahkan bansos kepada masyarakat, Sabtu (2/11/2024). Antara

Bandar Lampung (Lampost.co) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk menghentikan sementara pendistribusi bantuan sosial (bansos) menjelang Pilkada 2024. Hal ini sebagai bentuk pencegahan konflik kepentingan dan politik uang.

 

“Penghentian bansos ini bertujuan untuk memitigasi adanya konflik kepentingan. Ataupun bentuk-bentuk money politic dalam pilkada ini,” kata Anggota Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu, 13 November 2024.

 

Kemudian Budi mengatakan penghentian sementara pendistribusi bansos tersebut adalah upaya bersama. Untuk mewujudkan pilkada berintegritas, yang bebas dari segala bentuk korupsi.

Baca Juga : 

https://lampost.co/politik/kemendagri-terbitkan-surat-penundaan-bansos-jelang-pilkada-2024/

Lebih lanjut, Budi menegaskan KPK akan ikut mengawasi penyaluran bansos sebagai salah satu fokus dalam Monitoring Centre for Prevention (MCP). Pada area perencanaan dan penganggaran dan mengajak masyarakat. Untuk aktif berpartisipasi dengan ikut mengawasi penyaluran bansos.

 

“Kami pun mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi program bansos ini. Sebagai bentuk pelibatan publik dalam pencegahan korupsi. Penyaluran bansos secara umum oleh pemda. Tentunya tetap harus mengikuti arahan Kemendagri sebagai instansi pembinanya,” ujarnya.

Mendagri

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Tito Karnavian menyatakan setuju dengan usulan pendistribusian bantuan sosial (bansos) dihentikan sementara. Hal ini menjelang pencoblosan pilkada 27 November. Tito menerangkan pihaknya tinggal mengeluarkan surat edaran terkait itu.

 

“Dan surat edaran, Pak, yang kemarin kami setuju. Kemarin Pak Bima Arya, Wamen, menyampaikan bahwa teman-teman Komisi II minta. Agar pendistribusi bansos untuk ditunda sampai dengan pilkada. Kami setuju Pak, langsung setuju sekali,” kata Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 12 November 2024.

 

Kemudian Tito mengatakan kebijakan itu perlu menunggu persetujuan dari Komisi II DPR. Jika telah setuju, maka pemerintah langsung akan menjalankan.

 

Meski begitu, Tito mengatakan kebijakan itu ada pengecualian, yakni pada wilayah-wilayah yang mengalami bencana. Ia mengatakan pihaknya tidak akan menghentikan penyaluran bansos. Itu agi masyarakat yang tengah mengalami bencana.

 

“Kecuali daerah-daerah yang memang memerlukan bansos. Karena ada bencana seperti Lewotobi yang sekarang pada Flores Timur, Sikka. Lebih dari 12 ribu yang ngungsi, ya enggak mungkin kita enggak kasih bansos mereka Pak. Mereka memerlukan (bansos) itu,” katanya.

Tags: Bantuan SosialBAWASLUkemendagriKonflik KepentinganKPKKPUPILKADAPolitisasi Bansos
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

Penyidikan Kasus ASDP Tetap Berjalan Meski Tiga Eks Direktur dan Direksi Dibebaskan

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa proses penyidikan dugaan korupsi dalam kerja sama usaha dan akuisisi PT....

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Dok. Antara)

KPK Sebut Tak Ada Banding di Kasus Ira Puspadewi

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada pengajuan banding untuk eks Dirut PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)...

Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta. (Dok. Antara-HO)

BPKP Bantah Pernyataan KPK soal Laporan Dugaan Awal Korupsi ASDP

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Jakarta (Lampost.co) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menegaskan tidak pernah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dalam akuisisi PT....

Berita Terbaru

residivis
Kriminal

Residivis Pencurian Berkedok ART Jual Motor Majikan Rp5 Juta untuk Kebutuhan Hidup

byDenny ZYand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polsek Telukbetung Selatan mengungkap fakta baru di balik penangkapan asisten rumah tangga (ART) berinisial HW (25)...

Read moreDetails
residivis

ART Gondol Motor dan Uang Majikan Rp 2,8 Juta, Dibekuk Saat Nongkrong di Angkringan

29/11/2025
teaching factory SMKN 4(2)

Teaching Factory SMKN 4 Bandar Lampung Jadi Peluang BLUD

29/11/2025
teaching factory SMKN 4(1)

39 SMK di Lampung Sudah Jadi BLUD

29/11/2025
Penyaluran bantuan sosial (Bansos) program sembako untuk 15.578 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.(Foto:Dok/Lampost.co)

Bansos untuk Warga Lampung pada 2025 Tembus Rp22,96 Triliun, Ini Daerah Penerima Terbesar

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.