Bandar Lampung (Lampost.co)— Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar musyawarah cabang (Muscab) serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Partai ini tidak sekadar konsolidasi internal, tetapi juga menggaungkan agenda besar, yakni go green dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
PKB mengusung tema “Kebangkitan UMKM dan Pariwisata Berkelanjutan di Provinsi Lampung” dalam Muscab tahun ini. Partai sengaja memilih lokasi-lokasi ikonik wisata sebagai tempat pelaksanaan, mulai dari pantai, danau, hingga pusat kegiatan daerah.
Baca juga: Demokrat Bandar Lampung Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali Kejayaan di 2029
Sejumlah Muscab digelar di lokasi strategis, seperti Pantai Bensam untuk Pringsewu dan Pesawaran, Danau Tirta Gangga Sakti Buana di Lampung Tengah, hingga Pantai Sebalang di Lampung Selatan yang menjadi pusat kegiatan bagi tiga daerah sekaligus.
Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, menegaskan langkah ini menjadi bagian dari strategi partai menyelaraskan agenda politik dengan pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata.
“Kami ingin Muscab tidak hanya menjadi agenda internal, tetapi juga mendorong promosi wisata. Lampung punya potensi besar sebagai treasure of Sumatera,” tegasnya.
PKB juga menegaskan komitmennya menjadi partai yang ramah lingkungan. Chusnunia menyebut kader PKB harus menjaga keseimbangan hubungan, tidak hanya dengan Tuhan dan sesama manusia, tetapi juga dengan alam.
“Kami dorong kader memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Ini bagian dari tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selain konsolidasi, PKB juga melakukan penyegaran kepemimpinan di tingkat cabang sebagai bagian dari regenerasi politik. Partai menargetkan tampil lebih modern dengan melibatkan kreativitas generasi muda tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal.
Salurkan Bantuan
Dalam momentum tersebut, PKB juga menyalurkan bantuan 30 unit “Mobil Baguna” (bantuan guna) untuk 15 DPC se-Lampung. Kendaraan layanan masyarakat ini disiapkan untuk memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
Chusnunia bahkan menargetkan setiap anggota legislatif PKB ke depan memiliki minimal satu mobil layanan masyarakat. Partai membidik hingga 200 unit kendaraan operasional tersedia sebelum 2029.
“Kami ingin kehadiran PKB benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya saat pemilu, tetapi dalam pelayanan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui Muscab serentak ini, PKB Lampung tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga memposisikan diri sebagai partai yang aktif mendorong isu lingkungan, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








