• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 13:12
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Kemenag Prediksi Lebaran 2025 Jatuh pada 31 Maret

Hasil dari sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idulfitri 2025.

Delima NapitupuluMedcombyDelima NapitupuluandMedcom
29/03/25 - 16:15
in Humaniora, Ramadan
A A
Pengamatan hilal di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba). (MI)

Pengamatan hilal di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba). (MI)

Jakarta (lampost.co)–Kementerian Agama menggelar sidang isbat penentukan awal Syawal 1446 Hijriah atau Idulfitri 2025 hari ini, Sabtu, 29 Maret 2025.

Kemenag memprediksi Lebaran 2025 atau 1 Syawal 1446 Hijriah akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Sidang isbat terdiri dari beberapa rangkaian termasuk pengumuman hasil sidang.

“Kami akan menggelar Sidang Isbat awal Syawal pada 29 Maret 2025. Sebagaimana biasanya, Sidang Isbat selalu 29 Syakban penetapan awal Ramadan,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, Jumat, 28 Maret 2025.

Sidang isbat akan berlangsung tertutup pada pukul 18.45 WIB. Menteri Agama Nasaruddin Umar akan mengumumkan hasilnya melalui konferensi pers.

Hasil dari sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idulfitri 2025.

Rangkaian Sidang

1. Pembukaan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

2. Seminar Hisab Rukyat – Pemaparan mengenai metode perhitungan astronomi dan pengamatan hilal.

3. Laporan Hasil Rukyat – Penyampaian hasil pemantauan hilal dari berbagai lokasi di Indonesia.

4. Sidang Isbat – Pembahasan dan pengambilan keputusan mengenai 1 Syawal 1446 H.

5. Konferensi Pers – Pengumuman resmi hasil sidang isbat oleh Menteri Agama.

33 Lokasi se-Indonesia

Abu Rokhmad mengungkapkan bahwa pemantauan hilal akan berlangsung di 33 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, khusus di Bali, pemantauan tahun ini tidak akan dilakukan karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Pengamatan hilal ini menjadi bagian penting dalam proses penetapan 1 Syawal 1446 H. Hasil dari pemantauan di berbagai lokasi akan dikaji dalam sidang isbat untuk memastikan apakah hilal sudah terlihat atau belum.

Jika hilal teramati sesuai kriteria yang ditetapkan, maka Idul Fitri akan jatuh pada keesokan harinya. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.

 

Rokhmad memprediksi Lebaran 2025 atau 1 Syawal 1446 Hijriah akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. “Kalau menurut hitung-hitungannya hisab, kemungkinan insya Allah Idulfitri akan sama pada 31 Maret,” ungkapnya

Abu menjelaskan secara astronomis atau hisab pada 29 Ramadan 1446 Hijriah, belum terjadi ijtimak.

Posisi hilal masih di bawah ufuk antara -3 hingga -1 derajat. Artinya, secara teori hilal tidak mungkin teramati.

Selain itu, posisi hilal belum memenuhi kriteria Imkanur Rukyat berdasarkan musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darusssalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS), yakni ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kendati demikian, pemerintah tetap akan melakukan pemantauan hilal di 30 titik di seluruh wilayah Indonesia untuk verifikasi atas perhitungan hisab.

“Meskipun tidak dapat diamati, Rukyatul Hilal tetap kami lakukan karena merupakan ajaran Islam. Yang kedua, juga saya kira syiar Islam, ketiga, juga merupakan bagian dari layanan keagamaan dari pemerintah,” jelasnya.

Tags: 1 Syawal 1446 Hijriahkementerian agamaLebaran 2025Menteri Agama Nasaruddin UmarSidang Isbat
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 membawa berkah bagi para perajin kue keranjang di Bandar Lampung. Lampost.co/Umar Robbani.

Jelang Imlek 2026, Produksi Kue Keranjang di Bandar Lampung Tembus 2.000 Buah per Hari

byAtikaand1 others
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 membawa berkah bagi para perajin kue keranjang asal Bandar Lampung. Permintaan...

Jelang Imlek dan Ramadhan, FKUB Ajak Warga Toleransi

Jelang Imlek dan Ramadhan, FKUB Ajak Warga Toleransi

byAtikaand1 others
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang waktunya berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah....

Ribuan Lampion Sambut Perayaan Tahun Baru Imlek

Ribuan Lampion Sambut Perayaan Tahun Baru Imlek

byAtikaand1 others
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti malam Tahun Baru Imlek Wihara Thay Hin Bio, salah satu...

Berita Terbaru

Moonton dijual 2026
Teknologi

ByteDance Jual Moonton ke Arab Saudi Senilai Rp110 Triliun, Masa Depan Mobile Legends Berubah?

byDenny ZY
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri game global kembali diguncang kabar mega-transaksi di awal tahun 2026. Raksasa teknologi asal Tiongkok, ByteDance,...

Read moreDetails
Become Steam 2026

Mengenal Become: Game Survival Paling Nyeleneh di 2026 yang Viral di Steam

18/02/2026
Harga RAM DDR5 2026

Harga RAM DDR5 2026 Melambung: CXMT Alihkan Produksi ke HBM3 untuk AI

18/02/2026
Philips Evnia 27M2N6501L

Monitor Gaming Philips Evnia 27M2N6501L: Spek Sultan QD-OLED 240Hz Harga Terjangkau

18/02/2026
Lucid Blocks Steam 2026

Lucid Blocks Segera Rilis: Game Horor Voxel Mirip Minecraft yang Bikin Merinding

18/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.