• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/02/2026 02:31
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Tak Berkategori

IDAI Sebut Maraknya Keracunan MBG Ancam Keselamatan Anak

Kasus keracunan MBG yang terus berulang menunjukkan adanya masalah serius dalam pengawasan program nasional ini.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
26/09/25 - 23:18
in Tak Berkategori
A A
IDAI Sebut Maraknya Keracunan MBG Ancam Keselamatan Anak

Anggota TNI bersama sukarelawan mengevakuasi korban keracunan di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). (ANTARA/ABDAN SYAKURA)

Jakarta (Lampost.co) — Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan keprihatinan mendalam melalui surat terbuka terkait maraknya kasus keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Program yang sejatinya bertujuan mulia justru menimbulkan risiko serius bagi keselamatan anak Indonesia.

Poin Penting:

  • 4.711 kasus keracunan MBG tercatat sejak Januari 2025.

  • IDAI keluarkan surat terbuka berisi lima poin penting.

  • Fokus pada keselamatan anak, keamanan pangan, dan pengawasan.

Berdasarkan laporan Badan Gizi Nasional (BGN), sejak Januari hingga 22 September 2025 tercatat 4.711 kasus keracunan MBG di seluruh Indonesia. Kasus terbaru terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, awal pekan ini, dengan 842 orang menjadi korban.

IDAI Ingatkan Bahaya Keracunan MBG

Dalam surat terbukanya, IDAI menegaskan program MBG harus dikawal dengan standar tinggi agar benar-benar bermanfaat. Alih-alih meningkatkan status gizi anak, kejadian keracunan massal justru mengancam keselamatan, termasuk bagi kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.

Baca juga:

“Anak-anak dan kelompok rentan harus mendapat perhatian khusus. Kejadian berulang ini menunjukkan lemahnya pengawasan keamanan pangan,” tulis IDAI.

IDAI juga menegaskan program Makanan Bergizi Gratis tidak boleh berhenti pada aspek kuantitas makanan semata, melainkan harus memastikan kualitas, keamanan, serta proses distribusi sesuai standar gizi anak.

Lima Poin Penting Surat Terbuka IDAI

Dalam pernyataan resminya, IDAI menyoroti lima poin penting terkait maraknya kasus keracunan MBG:

1.Keselamatan Anak dan Kelompok Rentan

Balita, anak-anak, dan ibu hamil merupakan kelompok paling berisiko. Mereka wajib mendapat perlindungan dari ancaman keracunan makanan MBG.

2.Keamanan Pangan

Setiap tahap penyediaan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan MBG harus memenuhi standar keamanan pangan nasional untuk mencegah kontaminasi.

3.Kualitas dan Keseimbangan Menu

Menu MBG harus bergizi seimbang, disusun oleh ahli gizi anak, dan memperhatikan kebutuhan nutrisi harian sesuai standar kesehatan.

4.Pengawasan Ketat

IDAI meminta untuk memperketat pengawasan program. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beserta kelengkapannya harus memiliki sertifikasi, mendapat pengawasan, dan BGN langsung mengevaluasi.

5.Mitigasi dan Layanan Aduan

Perlu prosedur mitigasi jelas melibatkan pemerintah, sekolah, dokter spesialis anak, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Menyiapkan layanan aduan masyarakat untuk mempercepat penanganan kasus.

Dampak Sosial dan Kesehatan

Kasus keracunan MBG tidak hanya menimbulkan korban massal, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Orang tua mulai ragu memberikan makanan MBG kepada anak-anak.

Untuk itu, IDAI menekankan bila kondisi ini terus berulang, tujuan mulia meningkatkan status gizi nasional bisa gagal tercapai.

Keracunan makanan juga berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama bagi anak usia dini dan ibu hamil. IDAI juga mengingatkan kejadian ini harus mendapat penanganan sebagai darurat kesehatan masyarakat.

Ajakan Kolaborasi

Melalui surat terbuka tersebut, IDAI menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Tujuannya agar program Makanan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat gizi, kesehatan, serta masa depan lebih baik bagi anak Indonesia.

“Program MBG harus menjadi simbol kepedulian negara terhadap gizi anak. Jangan sampai berubah menjadi ancaman kesehatan akibat lemahnya pengawasan,” kata IDAI.

Tags: Badan Gizi Nasionalgizi anak IndonesiaIDAIIkatan Dokter Anak Indonesiakasus keracunan Bandung Baratkeamanan pangan MBGkeracunan Makanan Bergizi Gratiskeracunan MBGMBG untuk anak
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Wilayah Kota Bandar Lampung

byTriyadi Isworo
08/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada dampak hujan yang mengguyur wilayah Kota...

We Are So Cooked

We Are So Cooked Game Multiplayer Co-op 2026 Simulator Kriminal Paling Kacau

byDenny ZY
05/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia gaming di awal Februari 2026 ini dikejutkan dengan kehadiran sebuah judul indie yang mendadak viral...

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok BMKG

Waspada Dampak Hujan di Kota Bandar Lampung

byTriyadi Isworo
01/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini Kota Bandar Lampung. Waspada dampak hujan melanda...

Berita Terbaru

Akademisi Hukum Tata Negara dan Politik Universitas Tulang Bawang (UTB) Ahadi Fajrin Prasetya. Dok
Hukum

Anggota DPRD Pakai Ijazah Palsu Bukti Kegagalan Fungsi Partai, KPU dan Bawaslu

byTriyadi Isworoand1 others
17/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan Eli Fitriyana sebagai tersangka penggunaan ijazah palsu. Eli merupakan...

Read moreDetails
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Eli Fitriyana (Dok. Istimewa)

Eli Fitriyana Anggota DPRD Tulang Bawang Barat Jadi Tersangka Ijazah Palsu

17/02/2026
Sekretaris DPD Demokrat Lampung, Midi Iswanto. Dok Lampost.co

Partai Demokrat Lampung Hormati Proses Hukum terkait Ijazah Palsu Eli Fitriyana

17/02/2026
Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 membawa berkah bagi para perajin kue keranjang di Bandar Lampung. Lampost.co/Umar Robbani.

Jelang Imlek 2026, Produksi Kue Keranjang di Bandar Lampung Tembus 2.000 Buah per Hari

17/02/2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca. Dok BMKG

Waspada Potensi Dampak Hidrometeorologi di Kota Bandar Lampung

17/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.