Bandar Lampung (Lampost.co) — Industri game global mengawali tahun 2026 dengan gebrakan besar dari Bandai Namco Entertainment. Sekuel yang telah lama dinantikan, Code Vein II, resmi dilepas ke pasaran pada 29 Januari 2026 untuk konsol generasi terbaru dan 30 Januari 2026 untuk platform PC via Steam.
Sebagai suksesor dari seri pertamanya yang rilis pada 2019, Code Vein II membawa perubahan fundamental yang cukup kontroversial di kalangan penggemar genre souls-like. Perubahan paling mencolok adalah transisi dari desain level linear menuju dunia open world yang luas, memungkinkan pemain mengeksplorasi sisa-sisa peradaban pasca-apokaliptik dengan lebih bebas.
Mekanik Baru: Perjalanan Waktu dan Asimilasi
Dalam seri terbaru ini, pemain berperan sebagai Revenant Hunter yang didampingi oleh karakter kunci bernama Lou. Keunikan utama narasi dan gameplay terletak pada kemampuan Lou untuk memanipulasi waktu. Pemain dapat kembali ke masa lalu untuk mengubah kejadian tertentu yang akan berdampak langsung pada kondisi dunia di masa sekarang.
Selain itu, sistem pendamping (companion) yang menjadi ciri khas seri sebelumnya kini meningkat melalui mekanik Assimilate. Pemain dapat memilih untuk bertarung berdampingan dengan AI atau “menyerap” kekuatan mereka untuk mendapatkan peningkatan statistik secara instan, memberikan fleksibilitas strategi yang lebih dalam bagi pemain bertipe lone wolf.
Performa dan Respon Kritik
Meski antusiasme penyambutannya tinggi, peluncuran Code Vein II tidak lepas dari catatan teknis. Hingga 1 Februari 2026, game ini mendapatkan ulasan Mixed di Steam dengan tingkat kepuasan sekitar 56 persen. Kritikus di Metacritic memberikan skor rata-rata 73, menyoroti masalah optimasi performa.
Laporan dari sejumlah pemain di platform PS5 Pro dan PC kelas atas menunjukkan adanya masalah texture pop-in dan penurunan frame rate yang cukup signifikan di area terbuka. Bandai Namco Studios sendiri telah merespons dengan merilis Patch Ver. 1.0.3 tepat di hari peluncuran untuk memperbaiki beberapa bug pada sistem pembuatan karakter dan stabilitas server.
Harga dan Edisi yang Tersedia
Bagi para gamers di Indonesia, Code Vein II ditawarkan dalam tiga pilihan edisi:
- Standard Edition: Harga kisaran Rp999.000 (USD 69.99).
- Deluxe Edition: Mencakup paket kostum kustom dan akses ke DLC ekspansi Mask of Idris (rilis 2027), seharga Rp1.300.000.
- Ultimate Edition: Lengkap dengan buku seni digital, soundtrack, dan kostum karakter ikonik dari seri pertama, dengan harga sekitar Rp1.500.000.
Secara keseluruhan, Code Vein II merupakan eksperimen ambisius Bandai Namco dalam memperluas formula anime souls-like. Meski masih terkendala masalah teknis di awal peluncuran, kedalaman cerita dan mekanik manipulasi waktunya akan tetap menjaga basis penggemar Revenant tetap solid sepanjang tahun 2026 ini.








