• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 06:00
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

DeepSeek: Aplikasi AI Asal Tiongkok yang Mengalahkan OpenAI dan Meta?

Denny ZYMedia IndonesiabyDenny ZYandMedia Indonesia
28/01/25 - 19:48
in Teknologi
A A
DeepSeek

DeepSeek. (Foto: Dok. MI)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Kebangkitan aplikasi kecerdasan buatan (AI) bernama DeepSeek dari Tiongkok telah menarik perhatian dunia teknologi dan politik Amerika Serikat.

Poin Penting:

  • DeepSeek, aplikasi kecerdasan buatan asal Tiongkok.

  • Memunculkan kekhawatiran terkait keamanan data dan privasi.

  • Keberhasilan DeepSeek menjadi tantangan bagi Amerika Serikat.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa popularitas mendadak DeepSeek harus menjadi “panggilan untuk bangun” bagi perusahaan teknologi di AS.

Baca juga: Mantan Peneliti OpenAI Ditemukan Tewas Setelah Mengungkapkan Kekhawatiran tentang Praktik Perusahaan

Aplikasi ini, yang dikembangkan oleh startup Tiongkok dengan biaya rendah, telah menduduki peringkat nomor satu di App Store Apple selama akhir pekan.

Tantangan Baru bagi Teknologi Amerika

Dalam pernyataannya saat melakukan perjalanan di Florida, Trump menegaskan bahwa perusahaan teknologi AS masih diharapkan untuk mendominasi sektor AI. Namun, ia mengakui bahwa kemunculan DeepSeek merupakan tantangan nyata.

“Peluncuran DeepSeek AI dari perusahaan Tiongkok harus menjadi peringatan bagi industri kita bahwa kita perlu lebih fokus dan kompetitif,” kata Trump melansir laman nbcnews, Rabu (28/1).

DeepSeek tidak hanya populer, tetapi juga berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dalam uji coba, bersaing ketat dengan model AI dari perusahaan besar seperti Meta dan OpenAI.

Keberhasilan ini mengejutkan banyak pihak karena pengembangan DeepSeek dengan biaya yang jauh lebih rendah ketimbang para pesaingnya.

Trump bahkan menganggap pendekatan biaya rendah ini sebagai sesuatu yang positif bagi perkembangan AI secara keseluruhan.

“Alih-alih menghabiskan miliaran dolar, Anda bisa mengeluarkan biaya lebih rendah dan tetap menghasilkan solusi yang sama,” tambahnya.

DeepSeek hanyalah salah satu dari serangkaian aplikasi Tiongkok yang belakangan ini meraih popularitas besar di Amerika Serikat.

Sebelumnya, aplikasi seperti RedNote dan Lemon8 juga menjadi pilihan alternatif di tengah kontroversi terkait TikTok. TikTok sendiri sempat mengalami pelarangan sementara di AS sebelum akhirnya kembali aktif, meskipun masih belum tersedia untuk unduhan baru.

Namun, keberhasilan aplikasi-aplikasi ini memunculkan kekhawatiran terkait keamanan data dan privasi. Para ahli keamanan telah lama menyuarakan keprihatinan atas aplikasi-aplikasi yang memiliki hubungan dengan Tiongkok, termasuk TikTok.

Langkah Selanjutnya untuk AS

Pekan lalu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang membatalkan beberapa aturan pemerintahan Biden terkait pengembangan AI. Ia mengklaim bahwa aturan tersebut menghambat kemajuan industri teknologi di AS. Meski demikian, belum jelas apa kebijakan baru yang akan pemerintahan Trump atau Kongres ambil terkait kebangkitan DeepSeek.

Ketua Komite Khusus DPR untuk Tiongkok, Rep. John Moolenaar dari Partai Republik, menyerukan tindakan lebih tegas terhadap DeepSeek.

Ia mengusulkan langkah-langkah untuk memperlambat laju aplikasi ini, melampaui apa yang Trump sampaikan.

Kemunculan DeepSeek menunjukkan betapa cepatnya inovasi dari Tiongkok dapat mengguncang pasar global. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persaingan teknologi, terutama di bidang kecerdasan buatan, akan semakin ketat.

Bagi Amerika Serikat, tantangan ini bukan hanya soal inovasi, tetapi juga bagaimana menjaga keamanan nasional dan mempertahankan dominasi dalam dunia teknologi global.

Tags: DeepSeek AIkeamanan dataOpenAI vs DeepSeekpersaingan teknologi globalteknologi AI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

The Spirit Weaver

Gim The Spirit Weaver Rilis di Steam 1 April 2026, Kolaborasi StarBullet dan GameChanger Studio

byDenny ZY
25/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Industri gim Tanah Air kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Kolaborasi antara StarBullet Studio dan GameChanger...

KH2 Final Mix

Mod KH2FM FFVII 2026: Strategi Komunitas Menjaga Relevansi Game Klasik di Era Modern

byDenny ZY
25/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di tengah hiruk-pikuk industri gim tahun 2026 yang didominasi oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) dan grafis...

Samsung Galaxy A57

Samsung Galaxy A57 2026: Strategi Investasi Gadget dengan Jaminan Update 6 Tahun

byDenny ZY
25/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki kuartal pertama tahun 2026, perilaku konsumen ponsel pintar di Indonesia mulai bergeser. Alih-alih sekadar mengejar...

Berita Terbaru

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan
Mudik Dan Lebaran

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

byAtikaand1 others
26/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) untuk mengurai antrean kendaraan arus balik Lebaran...

Read moreDetails
Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

26/03/2026
Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

26/03/2026
235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

25/03/2026
Mantan striker Manchester United, Michael Owen

Michael Owen Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Manchester United

25/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.