Bandar Lampung (Lampost.co) — Raksasa industri game asal Jepang, Capcom, secara resmi mengonfirmasi bahwa konten tambahan atau Downloadable Content (DLC) untuk judul teranyar mereka, Resident Evil Requiem, kini tengah dalam masa pengembangan. Pengumuman ini menyusul kesuksesan luar biasa game tersebut yang berhasil menembus angka penjualan 5 juta kopi hanya dalam satu minggu sejak dirilis pada akhir Februari 2026.
Direktur game Resident Evil Requiem, Koshi Nakanishi, memberikan pernyataan langsung melalui pesan video singkat di platform X resmi perusahaan pada Selasa, 10 Maret 2026. Nakanishi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar di seluruh dunia atas sambutan hangat terhadap entri kesembilan dalam seri utama Resident Evil ini.
Tiga Update Utama di Tahun 2026
Dalam pengumumannya, Capcom membagi peta jalan (roadmap) konten pasca-peluncuran menjadi tiga bagian utama. Pertama, fitur Photo Mode yang banyak diminta penggemar akan segera hadir melalui patch gratis dalam waktu dekat. Fitur ini memungkinkan pemain mengabadikan momen mencekam dengan kualitas visual pathtracing yang menjadi keunggulan engine terbaru mereka.
Kedua, sebuah mini-game baru dijadwalkan meluncur pada Mei 2026. Meski Capcom belum merinci detail permainan tersebut, spekulasi kuat di kalangan komunitas menyebutkan kembalinya mode The Mercenaries yang ikonik, namun dengan penyesuaian mekanik baru yang menyesuaikan gaya bermain protagonis Grace Ashcroft dan Leon S. Kennedy.
Ketiga, dan yang paling dinantikan, adalah konfirmasi mengenai Story Expansion atau ekspansi cerita. Nakanishi menegaskan bahwa tim pengembang berkomitmen untuk membawa pemain menyelam lebih dalam ke dunia Requiem. Meski belum ada tanggal rilis pasti, ekspansi ini diprediksi akan menjadi jembatan narasi yang sangat krusial bagi masa depan waralaba ini.
Rumor Kembalinya Leon S. Kennedy dan Alyssa Ashcroft
Informasi dari orang dalam industri, Dusk Golem, menyebutkan bahwa DLC cerita ini kemungkinan besar akan berfokus pada sudut pandang Leon S. Kennedy. Leon, yang merupakan karakter veteran, memiliki peran pendamping yang kuat di game utama, sehingga ekspansi ini diharapkan dapat menjelaskan lebih detail mengenai latar belakang misinya sebelum bertemu dengan Grace di Raccoon City yang baru.
Selain Leon, bocoran data (datamine) juga mengisyaratkan kehadiran Alyssa Ashcroft, karakter jurnalis dari seri klasik Resident Evil Outbreak. Alyssa dirumorkan akan muncul dalam mode bonus tersendiri, memberikan nostalgia bagi para penggemar lama seri survival horror ini.
Optimasi di Konsol Generasi Terbaru
Resident Evil Requiem saat ini tersedia di beberapa platform utama. Game ini bisa dimainkan di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Capcom juga merilisnya untuk platform terbaru, Nintendo Switch 2. Menariknya, performa game ini di Switch 2 mendapat pujian luas. Banyak pengamat menilai game tersebut mampu menjalankan grafis kelas berat dengan sangat stabil. Hal itu berkat optimasi RE Engine yang semakin matang pada tahun 2026.
Capcom juga menjanjikan dukungan pembaruan yang berkelanjutan. Perusahaan akan merilis patch stabilitas dalam waktu mendatang. Pembaruan ini dijadwalkan hadir bersamaan dengan update fitur Mode Foto. Sementara itu, pengguna PS5 Pro juga akan mendapatkan peningkatan khusus. Update berikutnya dikabarkan akan memaksimalkan teknologi AI Upscaling terbaru. Teknologi ini memungkinkan game menampilkan resolusi hingga 8K dengan gambar yang lebih tajam.
Dengan konfirmasi DLC tersebut, Capcom tampaknya ingin menjaga momentum Resident Evil Requiem di pasar global. Game ini bahkan mulai dipandang sebagai kandidat kuat Game of the Year 2026. Langkah ini juga menjadi strategi untuk menjaga antusiasme penggemar. Terutama sebelum Capcom mengungkap lebih banyak informasi mengenai proyek remake Code Veronica yang dirumorkan rilis tahun depan.








