Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki awal 2026, pasar ponsel kelas atas diperkirakan langsung ramai oleh dua pemain besar. Huawei dan Vivo disebut sedang memfinalisasi model penerus untuk memperkuat lini premium masing-masing. Kedua perangkat itu diyakini adalah Huawei Pura X2 dan Vivo X300s, yang sama-sama diproyeksikan hadir pada kuartal pertama tahun depan.
Huawei Pura X2: Mengusung Evolusi Desain Lipat
Seri Pura X generasi pertama mencuri perhatian berkat konsep lipat vertikal yang lebar, menampilkan rasio layar 16:10 yang tidak umum di segmennya. Pendekatan ini membuat perangkat tampak seperti tablet mini ketika dibuka penuh.
Model penerus yang sedang dikerjakan dipercaya masih mempertahankan ciri khas tersebut. Informasi awal yang beredar menunjukkan:
-
Jadwal peluncuran antara Januari–Maret 2026
-
Menggunakan chipset Kirin 9030, penerus Kirin 9020
-
Layar internal diperkirakan tetap berukuran besar
Jika mengikuti formula sebelumnya, peningkatan juga mungkin mencakup sistem kamera tiga lensa dan teknologi pengisian daya cepat. Huawei tampaknya ingin mempertahankan diferensiasi desain dibanding ponsel lipat vertikal konvensional.
Vivo X300s: Menonjolkan Kapasitas Baterai Jumbo
Vivo juga diperkirakan mengawali 2026 dengan model baru dari lini X300. Perangkat yang diberi nama X300s kabarnya merupakan penyegaran dari X300 dan X300 Pro yang meluncur menjelang akhir 2025.
Pembaruan yang paling banyak dibicarakan terkait model ini adalah:
-
Baterai 7.000 mAh, naik signifikan dari 6.040 mAh pada generasi sebelumnya
-
Menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500+
-
Peluncuran diprediksi kuartal pertama 2026
Meski peningkatan chipset tidak terlalu besar, lonjakan kapasitas baterai dianggap dapat memberi daya tarik tersendiri di kelas flagship.
Tren Ponsel Premium 2026 Mulai Terlihat
Dari dua bocoran tersebut, arah pengembangan perangkat kelas atas tahun depan mulai terbaca. Huawei memperkuat sisi desain dan produktivitas melalui form factor lipat lebar, sementara Vivo menggarap keunggulan daya tahan lewat baterai besar.
Persaingan antara keduanya kemungkinan akan memberi pilihan lebih variatif bagi pengguna premium — apakah lebih mengutamakan pengalaman layar besar atau ketahanan daya panjang.
Dengan peluncuran yang sama-sama diproyeksikan terjadi di awal tahun, 2026 tampaknya akan dimulai dengan persaingan ketat di pasar ponsel flagship.








