Infinix GT 50 Pro resmi meluncur di Indonesia April 2026. Mengusung teknologi pendingin HydroFlow Liquid Cooling dan chipset Dimensity 8400 Ultimate.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Produsen smartphone Infinix secara resmi merilis perangkat gaming terbarunya, Infinix GT 50 Pro, untuk pasar Indonesia pada akhir April 2026. Ponsel ini menjadi perbincangan hangat di kalangan antusias teknologi. Sebab, ia membawa inovasi sistem pendingin cair aktif HydroFlow, sebuah fitur yang biasanya hanya tersedia di perangkat flagship kategori ultra-premium.
Direktur Produk Infinix, Weiqi Nie, menyatakan bahwa Infinix GT 50 Pro dirancang untuk memberikan stabilitas performa maksimal tanpa kendala panas berlebih. Perangkat ini hadir sebagai pusat dari New GT Ecosystem. Ekosistem ini fokus pada kebutuhan gamer kompetitif di tanah air.
Keunggulan mutakhir yang ditawarkan Infinix GT 50 Pro terletak pada sistem pendinginan HydroFlow Liquid Cooling Architecture. Teknologi ini menggunakan mekanisme micro-pump pertama di industri untuk mengalirkan cairan pendingin ke seluruh komponen utama. Uniknya, pada varian warna tertentu, pengguna dapat melihat pergerakan cairan pendingin melalui bodi transparan di bagian belakang.
Sistem ini ada dukungan area pendinginan luas mencapai 6.437 mm persegi. Selain itu, area tersebut dikombinasikan dengan 3D Vapor Chamber seluas 7.700 mm persegi. Integrasi ini diklaim mampu menekan suhu perangkat secara signifikan. Dengan demikian, thermal throttling dapat dicegah saat menjalankan gim berat seperti Genshin Impact atau gim kompetitif lainnya dalam durasi panjang.
Di sektor performa, Infinix GT 50 Pro punya chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate berbasis fabrikasi 4 nanometer. Chipset ini memiliki konfigurasi all-big-core. Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan skor benchmark AnTuTu melampaui angka 2,2 juta poin. Ini merupakan pencapaian luar biasa untuk ponsel di segmen menengah.
Untuk menunjang konektivitas, Infinix menyematkan chip jaringan N1 hasil pengembangan mandiri. Chip ini berfungsi memperkuat penerimaan sinyal hingga 60 persen. Dengan demikian, latensi tetap rendah dan stabil meskipun pengguna berada di area dengan kondisi jaringan yang menantang.
Pengalaman visual pengguna dimanjakan dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K. Layar ini mendukung refresh rate adaptif hingga 144Hz. Selain itu, tingkat kecerahan puncak mencapai 4.500 nits. Ini menjadikannya salah satu layar paling terang di kelasnya pada tahun 2026.
Infinix juga menghadirkan fitur Pressure-Sense GT Trigger, yakni tombol bahu mekanis yang memiliki 10 tingkat sensitivitas tekanan. Fitur ini memberikan sensasi kontrol layaknya menggunakan stik konsol, memberikan keunggulan taktis bagi pemain gim bergenre FPS dan MOBA.
Ketahanan daya menjadi fokus utama dengan baterai berkapasitas 6.500 mAh. Infinix GT 50 Pro mendukung pengisian daya cepat 45W melalui kabel dan 30W secara nirkabel. Menariknya, tersedia fitur Wireless Bypass Charging yang memungkinkan daya mengalir langsung ke mainboard tanpa melewati baterai. Ini berlaku saat ponsel sedang pengguna gunakan untuk bermain sambil mengisi daya. Dengan demikian, kesehatan baterai terjaga dan suhu tetap dingin.
Infinix GT 50 Pro hadir dalam tiga pilihan warna futuristik: Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier. Di pasar Indonesia, harga perangkat ini sangat kompetitif:
Penjualan perdana telah berlangsung di berbagai platform e-commerce resmi Infinix dan mitra ritel di seluruh Indonesia mulai 24 April 2026.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update