Bandar Lampung (Lampost.co) — Lenovo memperkenalkan Legion 9i Gen 10 sebagai laptop gaming kelas atas yang menyasar kebutuhan komputasi ekstrem. Perangkat ini dirancang bukan hanya untuk gim, tetapi juga untuk pekerjaan berat seperti produksi konten, pemodelan 3D, hingga pemrosesan berbasis kecerdasan buatan.
Legion 9i Gen 10 membawa pendekatan berbeda dibanding lini Legion lain. Lenovo memosisikannya sebagai pengganti desktop dalam bentuk laptop, dengan spesifikasi yang mendekati PC rakitan kelas atas.
Performa Berbasis Prosesor Arrow Lake
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9 275HX berbasis arsitektur Arrow Lake. Prosesor tersebut memiliki total 24 inti yang terdiri dari delapan Performance Cores dan 16 Efficient Cores, dengan kecepatan turbo hingga 5,4 GHz.
Selain itu, prosesor ini juga dilengkapi NPU Intel AI Boost dengan kemampuan pemrosesan hingga 13 TOPS. Fitur ini ditujukan untuk mendukung beban kerja berbasis AI, termasuk pengolahan gambar, video, dan komputasi cerdas lainnya langsung di perangkat.
GPU Laptop dengan VRAM 24 GB
Dari sisi grafis, Lenovo menyematkan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. Kartu grafis ini membawa 10.496 CUDA Cores dan VRAM 24 GB GDDR7 dengan antarmuka 256-bit. TGP maksimum tercatat hingga 175 watt.
Spesifikasi tersebut memungkinkan Legion 9i Gen 10 menangani gim kelas berat, rendering 3D, hingga simulasi grafis kompleks. GPU ini juga sudah mendukung Ray Tracing generasi terbaru serta Tensor Cores untuk akselerasi AI.
Memori dan Penyimpanan Berlimpah
Legion 9i Gen 10 dibekali RAM 64 GB DDR5 dual-channel. Lenovo menyediakan total empat slot SODIMM, dengan kapasitas maksimum yang dapat diperluas hingga 192 GB, meski dengan penyesuaian kecepatan jika seluruh slot digunakan.
Untuk penyimpanan, laptop ini menggunakan SSD NVMe PCIe Gen 5 dengan kapasitas awal 2 TB. Menariknya, Lenovo menyediakan total empat slot SSD M.2, sehingga pengguna dapat menambah kapasitas tanpa mengganti penyimpanan utama.
Layar 18 Inci dengan Teknologi 3D
Salah satu pembeda utama Legion 9i Gen 10 terletak pada layarnya. Laptop ini menggunakan panel IPS berukuran 18 inci dengan resolusi 4K (3840 x 2400 piksel) dan rasio 16:10. Refresh rate mencapai 240 Hz serta sudah mendukung NVIDIA G-SYNC.
Layar tersebut mencakup 100 persen ruang warna DCI-P3, tingkat kecerahan hingga 500 nits, serta mendukung HDR dengan sertifikasi DisplayHDR 400. Lenovo juga menyematkan teknologi layar 3D tanpa kacamata, yang memanfaatkan pelacakan mata melalui kamera infra merah.
Teknologi ini memungkinkan tampilan visual memiliki efek kedalaman, terutama pada gim dan aplikasi yang sudah mendukung fitur 3D tersebut. Namun, penggunaan mode 3D dapat berdampak pada penurunan performa grafis karena proses rendering yang lebih berat.
Desain dan Material
Legion 9i Gen 10 menggunakan material aluminium dengan lapisan carbon fiber pada bagian penutup layar. Lapisan ini menghasilkan pola visual yang berbeda di setiap unit, sekaligus meningkatkan durabilitas perangkat.
Laptop ini memiliki dimensi sekitar 40,3 x 29,6 cm dengan ketebalan maksimum 2,79 cm. Bobot perangkat mencapai 3,7 kilogram, belum termasuk adaptor daya yang beratnya sekitar 1 kilogram.
Elemen pencahayaan RGB hadir pada logo Legion dan strip LED di bagian bawah, yang dapat diatur atau dimatikan melalui perangkat lunak Legion Space.
Konektivitas dan Perangkat Pendukung
Dari sisi konektivitas, Legion 9i Gen 10 dilengkapi Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Port yang tersedia tergolong lengkap, termasuk dua Thunderbolt 5, HDMI 2.1, Ethernet, USB Type-A, USB Type-C, serta slot kartu SD ukuran penuh.
Laptop ini juga menggunakan konfigurasi enam speaker yang terdiri dari empat woofer dan dua tweeter, dengan dukungan pengolahan audio berbasis perangkat lunak.
Sistem Pendingin dan Daya
Untuk menjaga performa tetap stabil, Lenovo menyematkan sistem pendingin Legion ColdFront Vapor. Sistem ini mengombinasikan vapor chamber dan hyper chamber, didukung empat kipas internal yang mengalirkan udara ke area komponen utama seperti CPU, GPU, dan penyimpanan.
Legion 9i Gen 10 menggunakan baterai berkapasitas 99,99 Wh, yang merupakan kapasitas maksimum untuk laptop komersial. Perangkat ini menjalankan sistem operasi Windows 11.
Segmen Pengguna
Dengan spesifikasi dan fitur yang dibawanya, Lenovo Legion 9i Gen 10 menyasar segmen pengguna profesional yang membutuhkan performa tinggi dalam perangkat portabel. Laptop ini tidak hanya ditujukan untuk gamer, tetapi juga untuk kreator konten, desainer 3D, hingga pengguna yang memanfaatkan komputasi AI secara intensif.
Lenovo menempatkan Legion 9i Gen 10 sebagai perangkat flagship yang menekankan performa, layar, dan fleksibilitas penggunaan dalam satu sistem terintegrasi.








