Waspada Malware DarkSword Incar 220 Juta iPhone, Segera Update iOS Sekarang

Ratusan juta pengguna iPhone terancam malware DarkSword yang agresif di tahun 2026. Segera perbarui iOS Anda ke versi terbaru untuk melindungi data perbankan.

Editor Denny
Rabu, 22 April 2026 20.03 WIB
Waspada Malware DarkSword Incar 220 Juta iPhone, Segera Update iOS Sekarang
(malwarebytes)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ancaman keamanan siber serius tengah mengintai ratusan juta pengguna iPhone di seluruh dunia pada April 2026 ini. Sebuah malware agresif bernama DarkSword dilaporkan telah menyusup ke ratusan juta perangkat melalui celah keamanan pada versi iOS lama, memaksa para ahli keamanan dan Apple mengeluarkan peringatan darurat.

Berdasarkan laporan terbaru dari firma keamanan siber Lookout dan Google Threat Intelligence Group, malware ini tidak hanya mencuri data pribadi, tetapi juga menargetkan informasi perbankan sensitif hingga kredensial dompet kripto milik pengguna secara diam-diam.

Ancaman Masif 220 Juta Unit Perangkat

Data riset menunjukkan setidaknya 220 juta hingga 270 juta unit iPhone di seluruh dunia saat ini berada dalam posisi rentan. Kerentanan ini ditemukan pada perangkat yang masih menjalankan sistem operasi iOS versi 18.4 hingga 18.7.

Banyak pengguna dilaporkan enggan melakukan pembaruan ke iOS 26 karena perubahan desain antarmuka Liquid Glass yang drastis. Namun, keengganan ini justru menjadi pintu masuk utama bagi DarkSword untuk menginfeksi perangkat melalui serangan watering hole, di mana pengguna hanya perlu mengunjungi situs web tertentu yang telah terinfeksi tanpa harus mengklik tautan apa pun.

Cara Kerja Malware DarkSword yang Mematikan

DarkSword dikategorikan sebagai fileless malware yang sangat canggih. Berikut adalah beberapa kemampuan mengerikan dari malware ini:

  • Ekstraksi Data Otomatis: Mampu mengambil log panggilan, riwayat pesan (WhatsApp, Signal, Telegram), hingga foto pribadi.
  • Pembobolan Finansial: Mencuri kata sandi perbankan dan kunci akses dompet mata uang kripto yang tersimpan di perangkat.
  • Penghapusan Jejak: Setelah berhasil mencuri data, DarkSword akan menghapus dirinya sendiri dari sistem sehingga sulit dideteksi oleh aplikasi antivirus konvensional atau pengecekan manual.
  • Akses Mikrofon dan Kamera: Dalam beberapa kasus, malware ini mampu mengaktifkan sensor perangkat untuk memata-matai aktivitas pengguna secara real-time.

Langkah Darurat: Segera Update iOS Anda

Menanggapi situasi yang kian mendesak, Apple telah mengambil langkah yang jarang dilakukan sebelumnya dengan merilis patch keamanan khusus bagi pengguna yang masih ingin bertahan di iOS 18. Pengguna sangat disarankan untuk segera melakukan salah satu dari dua langkah berikut:

1. Update ke iOS 26.4: Ini adalah solusi paling aman karena versi iOS terbaru tahun 2026 ini telah menutup seluruh enam celah keamanan (zero-day vulnerabilities) yang digunakan oleh rantai eksploitasi DarkSword.

2. Instal iOS 18.7.7: Bagi pengguna yang belum siap berpindah ke sistem operasi terbaru, Apple telah merilis update “backport” iOS 18.7.7. Pembaruan ini khusus dirancang untuk menambal celah DarkSword tanpa mengubah tampilan antarmuka perangkat Anda.

Cara Melakukan Pembaruan Keamanan

Jangan menunda keamanan data Anda. Segera cek perangkat iPhone Anda dengan langkah berikut:

  1. Buka menu Pengaturan (Settings).
  2. Pilih Umum (General).
  3. Klik Pembaruan Perangkat Lunak (Software Update).
  4. Jika muncul pembaruan iOS 26.4 atau iOS 18.7.7, segera klik Unduh dan Instal.

Para ahli keamanan juga menyarankan pengguna untuk mengaktifkan fitur Lockdown Mode jika merasa menjadi target pengintaian, serta membiasakan diri melakukan restart perangkat secara berkala guna memutus rantai infeksi malware yang bersifat sementara di memori sistem.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI