Bandar Lampung (Lampost.co) — Sejarah baru baru saja tertulis di industri video gim dunia. Memasuki awal Februari 2026, Nintendo resmi mengumumkan bahwa konsol hibrida mereka, Nintendo Switch, telah resmi menyalip posisi Nintendo DS sebagai perangkat keras paling laris sepanjang masa. Hal ini terjadi dalam sejarah perusahaan asal Kyoto tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2026 yang dirilis Selasa, 3 Februari 2026, total penjualan akumulatif Nintendo Switch kini mencapai 155,37 juta unit. Angka ini secara dramatis melewati rekor abadi milik Nintendo DS yang bertahan di angka 154,02 juta unit selama lebih dari satu dekade.
Paradoks Kemenangan di Tengah Gempuran Generasi Baru
Pencapaian ini terbilang unik dan di luar prediksi banyak analis teknologi. Biasanya, penjualan konsol generasi lama akan terjun bebas begitu penerusnya hadir di pasar. Namun, Switch justru menunjukkan anomali. Nintendo Switch 2 memang telah resmi diluncurkan sejak Juni 2025 lalu. Namun demikian Switch generasi pertama tetap mencatatkan angka penjualan yang solid sebanyak 1,36 juta unit. Hal ini terjadi dalam tiga bulan terakhir tahun 2025.
Fenomena ini dipicu oleh strategi harga yang tajam. Saat Switch 2 dibanderol di kisaran Rp7,7 juta hingga Rp8,5 juta di pasar Indonesia, banyak konsumen baru justru melirik Switch model OLED atau Lite yang kini lebih terjangkau. Selain itu, perpustakaan gim Switch yang telah mencapai 1,5 miliar unit penjualan perangkat lunak menjadi daya tarik utama bagi mereka. Khususnya bagi mereka yang belum pernah mencicipi ekosistem hibrida ini.
Menatap Takhta PlayStation 2
Dengan tumbangnya rekor DS, kini hanya ada satu rintangan terakhir bagi Nintendo Switch untuk menjadi konsol gim terlaris sepanjang masa secara universal. PlayStation 2 (PS2) menjadi rintangan itu. Konsol legendaris milik Sony tersebut memegang rekor sekitar 160,63 juta unit.
Hanya terpaut sekitar 5,26 juta unit, para pakar industri meyakini Switch masih memiliki “napas” untuk mengejar angka tersebut dalam dua tahun ke depan. Hal ini didorong oleh kebijakan Nintendo yang masih mempertahankan produksi Switch generasi pertama guna mengisi segmen pasar kelas menengah ke bawah. Sementara itu, Switch 2 difokuskan untuk performa kelas atas dengan judul-judul baru seperti Mario Kart World yang telah laku 14 juta kopi.
Strategi Evergreen yang Tak Terpatahkan
Keberhasilan Nintendo Switch melampaui DS menegaskan relevansi konsep konsol hibrida. Konsol ini bisa dimainkan di televisi maupun secara genggam. Pendekatan tersebut dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan konsep layar ganda Nintendo DS. Selain itu, adaptabilitas ini memungkinkan Switch bertahan melewati tiga siklus persaingan konsol dari kompetitor.
Presiden Nintendo menyebutkan bahwa basis pengguna aktif Switch masih berada di atas 100 juta orang per tahun. Kondisi ini menjadi fondasi kuat bagi transisi Nintendo menuju Switch 2. Perusahaan tidak terburu-buru mematikan konsol lama karena ekosistem keduanya saling mendukung. Selain itu, hal ini sangat didukung terutama melalui layanan Nintendo Switch Online yang kini terintegrasi penuh antar-generasi.








