IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 00:19
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Kekecewaan Penggemar Pokemon FireRed dan LeafGreen di Switch Tanpa Fitur Online

Pemain tidak dapat bertarung atau bertukar koleksi dengan pemain lain dari jarak jauh melalui internet.

Denny ZYbyDenny ZY
23/02/26 - 17:28
in Teknologi
A A
Pokemon FireRed Switch
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perayaan ulang tahun ke-30 waralaba Pokemon pada tahun 2026 ini sedianya menjadi momen nostalgia yang manis bagi para penggemar. Namun, pengumuman terbaru dari Nintendo dan The Pokemon Company mengenai kehadiran kembali Pokemon FireRed dan LeafGreen di konsol Nintendo Switch justru menuai gelombang kritik pedas dari komunitas global.

Dua judul legendaris yang merupakan pembuatan ulang (remake) dari seri orisinal Kanto ini dipastikan meluncur pada 27 Februari 2026, bertepatan dengan Pokemon Day. Sayangnya, antusiasme tersebut seketika meredup setelah detail fitur teknisnya terungkap ke publik.

Kebijakan Standalone dan Harga yang Dinilai Mahal

Berbeda dengan ekspektasi banyak pihak yang berharap gim ini masuk ke dalam layanan langganan Nintendo Switch Online (NSO) seperti gim Game Boy Advance lainnya, Nintendo justru menjualnya secara terpisah (standalone). Setiap versi dibanderol dengan harga 19,99 dolar AS atau sekitar Rp312 ribu.

Keputusan ini dianggap memberatkan, mengingat gim tersebut merupakan judul klasik yang sudah berusia lebih dari dua dekade. Namun, yang paling memicu kemarahan penggemar bukanlah soal harga, melainkan absennya fitur modern yang paling dinanti: konektivitas online.

Hanya Mendukung Local Wireless

Dalam pernyataan resminya, Nintendo mengonfirmasi bahwa seluruh fitur konektivitas dalam gim—termasuk bertukar Pokemon (trading) dan pertarungan antar-trainer (battling)—hanya akan berfungsi melalui koneksi nirkabel lokal (local wireless). Artinya, pemain tidak dapat bertarung atau bertukar koleksi dengan pemain lain dari jarak jauh melalui internet.

Absennya fitur online ini dinilai sebagai langkah mundur untuk standar gim pada tahun 2026. Padahal, gim klasik lainnya yang hadir di layanan NSO umumnya telah dibekali fitur multiplayer online dasar.

Tanpa Fitur Save States dan Rewind

Kekecewaan fans semakin bertambah setelah diketahui bahwa versi Switch ini tidak menyertakan fitur modern seperti Save States (menyimpan data kapan saja) atau fitur Rewind (mengulang waktu jika terjadi kesalahan). Kedua fitur tersebut biasanya menjadi standar pada gim klasik yang dirilis ulang di konsol modern.

Alasan di balik kebijakan ini diduga berkaitan dengan integritas data. The Pokemon Company dikabarkan ingin menjaga agar tidak ada eksploitasi data atau penggandaan Pokemon yang nantinya dapat ditransfer ke layanan Pokemon HOME. Meskipun demikian, alasan tersebut tetap dianggap tidak memuaskan bagi para pemain kasual yang hanya ingin menikmati gim dengan lebih nyaman.

Respon Komunitas di Media Sosial

Pantauan lampost.co di berbagai platform media sosial, tagar #PokemonOnline menjadi tren seiring dengan protes para trainer. Banyak yang menyayangkan sikap Nintendo yang dianggap terlalu kaku dalam menjaga aspek tradisional gim tanpa memberikan sentuhan modern yang krusial.

Meski menuai kritik tajam, Pokemon FireRed dan LeafGreen versi Switch tetap dikonfirmasi rilis. Gim ini mendukung fitur GameChat. Fitur tersebut khusus untuk pengguna konsol generasi terbaru, Nintendo Switch 2. Konsol itu juga mulai dipasarkan secara masif tahun ini.

Bagi para kolektor dan penggemar fanatik, kehadiran gim ini mungkin tetap menjadi barang wajib punya untuk melengkapi perpustakaan digital. Namun bagi mayoritas komunitas, absennya fitur online di tahun 2026 adalah sebuah peluang yang terbuang sia-sia oleh Nintendo.

Tags: GAMEnintendoNintendo SwitchNintendo Switch 2pokemon dayThe Pokemon Company
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

harga PS5 April 2026

Harga PS5 April 2026 Turun? Ini Update Baru & Bekas di Indonesia

byDenny ZY
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki April 2026, suasana berburu konsol sudah jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, mendapatkan PlayStation...

horizontal lock samsung

Galaxy S26 Ultra Punya Fitur Video Anti Miring, Kreator Wajib Tahu

byDenny ZY
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki 2026, persaingan kamera smartphone semakin panas. Tapi di tengah banyaknya inovasi, ada satu fitur yang...

quick share samsung

Samsung Galaxy S26 Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Ribet

byDenny ZY
02/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) -- Batas antara Android dan iPhone perlahan mulai runtuh. Lewat pembaruan terbaru, Samsung menghadirkan fitur yang selama...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.