Bandar Lampung (Lampost.co) — Industri smartphone di awal tahun 2026 kembali diguncang oleh inovasi radikal. Jika tahun-tahun sebelumnya produsen berlomba di sektor kamera megapiksel raksasa, kini fokus bergeser total ke arah ketahanan daya ekstrem. Realme P4 Power menjadi aktor utama yang memicu tren ini. Hal itu terjadi dengan memperkenalkan kapasitas baterai yang sebelumnya dianggap mustahil untuk ponsel ramping: 10.001 mAh.
Kehadiran perangkat ini bukan sekadar penambahan angka di lembar spesifikasi. Sebaliknya, ini merupakan sebuah pernyataan perang terhadap ketergantungan pada powerbank dan pengisi daya portabel. Selama satu dekade terakhir, kedua perangkat itu menjadi beban wajib para komuter dan traveler.
Teknologi Titan Battery: Rahasia di Balik Kapasitas Monster
Banyak yang bertanya bagaimana Realme mampu menyematkan daya 10.001 mAh tanpa membuat ponsel terlihat seperti batu bata. Kuncinya terletak pada penggunaan generasi terbaru anoda silikon-karbon yang dikombinasikan dengan sistem perlindungan C Pack dan F Pack. Teknologi ini memungkinkan kepadatan energi yang jauh lebih tinggi dalam volume yang lebih kecil.
Hasilnya, Realme P4 Power tetap tampil elegan dengan ketebalan hanya 9,08 mm dan bobot 219 gram. Secara fisik, ia tidak jauh berbeda dengan ponsel standar. Namun secara fungsi, ia mampu bertahan dalam kondisi standby hingga 932 jam atau setara dengan 38 hari.
Performa Tanpa Kompromi di Tahun 2026
Meski mengedepankan baterai, Realme P4 Power tidak mengabaikan sisi performa. Dapur pacunya ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra dengan arsitektur 4nm yang sangat efisien dalam manajemen daya. Untuk urusan visual, pengguna dimanjakan dengan layar AMOLED HyperGlow 4D Curve berukuran 6,8 inci. Layar ini mendukung refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 6.500 nits.
Data pengujian internal menunjukkan perangkat ini sanggup menjalankan gim berat seperti PUBG Mobile selama 11 jam nonstop hanya dalam satu kali pengisian daya. Bagi pengguna kasual, menonton YouTube selama 32 jam bukan lagi hal yang mustahil. Selain itu, bernavigasi menggunakan GPS selama 21 jam juga bukan hal yang mustahil.
Fitur Pengisian Cepat dan Keamanan Ekstrem
Kekhawatiran akan waktu pengisian yang lama untuk baterai sebesar ini dijawab dengan teknologi 80W SuperVOOC. Mengisi daya hingga 50 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 36 menit. Selain itu, fitur Reverse Charging 27W yang disematkan menjadikan ponsel ini sebagai powerbank berjalan tercepat di kelasnya. Ponsel ini sangat andal untuk mengisi perangkat lain.
Realme juga menjamin kesehatan baterai tetap berada di atas 80 persen bahkan setelah delapan tahun penggunaan. Hal ini berkat sistem manajemen cerdas yang mendukung hingga 1.650 siklus pengisian. Ketahanan fisiknya pun tidak main-main dengan sertifikasi IP69. Sertifikasi ini membuatnya tahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dan debu ekstrem.
Harga dan Ketersediaan
Di pasar global, Realme P4 Power diposisikan pada segmen menengah ke atas (mid-to-high). Berdasarkan pantauan harga terbaru pada Januari 2026, perangkat ini dibanderol dengan kisaran harga Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan tergantung varian memori (8GB/128GB hingga 12GB/256GB).
Dengan spesifikasi ini, Realme P4 Power bukan lagi sekadar alat komunikasi. Kini perangkat ini menjadi solusi bagi mereka yang menuntut kebebasan mobilitas total tanpa perlu lagi melirik persentase baterai di pojok layar setiap beberapa jam sekali.








