Bandar Lampung (Lampost.co) — Huawei kembali memanaskan pasar flagship Indonesia lewat kehadiran Huawei Mate X7. Smartphone lipat itu menjadi model foldable pertama mereka yang resmi hadir di Indonesia pada 2026.
Sebelumnya, Huawei membawa Mate X6 dan Mate XT yang bisa lipat tiga. Kini, Huawei mengklaim Mate X7 hadir dengan peningkatan besar di banyak sektor. Mulai dari desain, daya tahan, hingga kualitas kamera.
Apakah perangkat itu benar-benar pantas disebut foldable terbaik saat ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Isi Paket Penjualan Huawei Mate X7
Huawei menghadirkan paket penjualan yang tergolong lengkap untuk kelas premium. Dalam kotaknya, pengguna langsung mendapatkan unit smartphone dengan screen protector terpasang di kedua layar.
Huawei juga menyertakan charger 66W dan kabel USB-C. Selain itu, tersedia SIM tray ejector dan case back cover lengkap dengan kickstand.
Huawei memang tidak memberikan pelindung untuk sisi layar utama. Hal itu wajar pada smartphone lipat. Secara keseluruhan, isi kotaknya terasa sepadan dengan harga flagship.
Desain Premium dengan Sentuhan Material Eksklusif
Huawei merancang Mate X7 dengan tampilan yang mewah dan berkelas. Modul kameranya mengusung konsep Time Space Gate Design dengan ukuran besar.
Desain itu langsung menegaskan sektor kamera menjadi fokus utama. Huawei menawarkan tiga pilihan warna menarik.
Varian Nebula Red dan Black memakai material vegan leather. Sementara Brocade White hadir dengan finishing Light Woven Brocade yang unik.
Frame metal dengan finishing glossy memperkuat kesan premium. Smartphone itu terasa kokoh dan solid dalam genggaman.
Dalam kondisi terbuka, dimensinya mencapai 156,8 x 144,2 x 4,5 mm. Saat terlipat, ukurannya menjadi 156,8 x 73,8 x 9,5 mm. Bobotnya 242 gram dengan screen protector terpasang. Tanpa pelindung layar, beratnya sekitar 236 gram. Angka itu masih tergolong ringan untuk kelas foldable.
Kantongi IP58 dan IP59
Huawei melengkapi Mate X7 dengan sertifikasi IP58 dan IP59. Angka 5 menunjukkan perlindungan terbatas dari debu. Debu mungkin masuk, tetapi tidak mengganggu fungsi perangkat.
Angka 8 dan 9 menandakan ketahanan terhadap air. Huawei menguji perangkat itu hingga kedalaman dua meter selama 30 menit.
Untuk IP59, Huawei menyemprotkan air bertekanan tinggi bersuhu hingga 80 derajat Celsius. Peningkatan itu terasa signifikan dibanding Mate X6 yang hanya mengantongi IPX8.
Meski begitu, pengguna tetap tidak perlu sengaja merendam perangkat. Sertifikasi IP berfungsi sebagai proteksi tambahan.
Tata Letak Tombol dan Audio Stereo
Pada sisi kanan, Huawei menempatkan tombol power yang sekaligus berfungsi sebagai fingerprint scanner. Tombol volume berada tepat di atasnya. Sisi atas memuat mikrofon dan grill speaker. Sisi kiri terlihat bersih tanpa tombol.
Di bagian bawah, terdapat SIM tray dual SIM tanpa slot microSD. Huawei juga menempatkan mikrofon kedua, port USB-C, dan speaker tambahan.
Kualitas audionya terdengar lantang dan jernih dengan dua speaker dan dua mikrofon. Karakter suaranya khas flagship.
Layar Utama 8 Inci OLED dengan Proteksi Multi-Layer
Huawei Mate X7 menampilkan layar utama 8 inci berpanel OLED. Resolusinya 2416 x 2210 piksel dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz.
Huawei mengklaim layar itu mampu mencapai peak brightness 2500 nits pada mode HDR. Dalam pengujian indoor, tingkat kecerahan maksimal berada di kisaran 600 nits.
Saat simulasi outdoor, layarnya mampu menembus sekitar 1000 nits. Visibilitas tetap nyaman di bawah sinar matahari.
Huawei menyediakan dua mode warna, Normal dan Vivid. Mode Normal mendekati 100 persen sRGB. Mode itu cocok untuk editing foto dan video. Mode Vivid mendekati 100 persen DCI-P3. Warna terlihat lebih tajam dan kontras untuk konsumsi konten.
Tiga Lapisan Pelindung Layar
Huawei menyematkan tiga lapisan khusus pada layar utama. Lapisan tersebut terdiri dari Carbon Fibre Support Layer, Ultra Thin Glass Impact Resistant Layer, dan non-Newtonian fluid Protective Layer.
Huawei mengklaim tingkat ketahanan tekuk meningkat hingga 100 persen. Daya tahan benturan juga naik 20 persen daripada generasi sebelumnya.
Huawei memang serius mengembangkan teknologi layar lipat. Peningkatan itu memperkuat posisi mereka di pasar foldable.
Hinge Baru Lebih Halus dan Tahan 1 Juta Lipatan
Huawei menyematkan New Advanced Precision Hinge pada Mate X7. Engsel itu terasa sangat halus saat dibuka.
Layar terbuka dengan efek seperti pegas, namun tetap kokoh. Saat terlipat maupun terbuka penuh, posisinya terasa solid.
Huawei mengklaim engsel itu sudah melewati uji lipat hingga satu juta kali. Pengguna juga bisa membuka layar di berbagai sudut.
Fitur itu memudahkan saat menonton video atau mengambil foto dengan posisi setengah terbuka. Soal crease, lipatan hampir tidak terlihat saat baru menggunakannya.
Seiring waktu, lipatan memang mulai terlihat pada sudut tertentu. Namun, tampilannya tidak mengganggu pengalaman visual.
Cover Screen Lebar dengan Kunlun Glass
Pengguna mengandalkan cover screen 6,49 inci OLED saat terlipat. Resolusinya 2444 x 1080 piksel dengan refresh rate adaptif 120Hz.
Huawei mengklaim peak brightness mencapai 3000 nits pada mode HDR. Dalam penggunaan nyata, kecerahannya mirip layar utama.
Cover screen memakai Ultra Durable Crystal Armour Kunlun Glass. Huawei menyebut kaca itu 16 kali lebih tahan gores dan 25 kali lebih kuat terhadap benturan daripada kaca biasa.
Desain layar yang lebar membuat pengalaman penggunaan terasa seperti smartphone non-foldable. Hal itu meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Kamera 50MP dengan Dynamic Range 17.5 EV
Huawei menjadikan sektor kamera sebagai nilai jual utama Mate X7. Modul belakangnya terdiri dari tiga kamera utama dan satu sensor tambahan.
Kamera utama memakai sensor 50MP Ultra Lighting HDR dengan bukaan variabel F1.49 hingga F4.0. Sensor berukuran 1/1.28 inci itu lengkap dengan OIS dan autofocus.
Huawei mengklaim dynamic range mencapai 17.5 EV. Angka itu tergolong tinggi untuk kelas smartphone.
Kamera ultra-wide 40MP hadir dengan aperture F2.2 dan autofocus. Kamera telephoto macro 50MP juga dibekali OIS serta autofocus.
Ketiga kamera mampu merekam video hingga 4K 60fps. Huawei juga menambahkan True-to-Colour Camera 2.0 untuk meningkatkan akurasi warna.
Di sisi depan, Huawei menyematkan kamera selfie 8MP pada main screen dan cover screen. Keduanya mampu merekam video hingga 4K 30fps.
Layak Jadi Foldable Andalan 2026?
Huawei Mate X7 menunjukkan kematangan desain dan teknologi. Huawei meningkatkan durabilitas layar, kualitas hinge, serta perlindungan air dan debu.
Sektor kamera juga tampil agresif dengan konfigurasi flagship. Dengan kombinasi desain premium dan fitur lengkap, Mate X7 menjadi salah satu kandidat kuat foldable terbaik 2026.
Bagi pengguna yang mencari smartphone lipat dengan kamera unggul dan build solid, perangkat itu layak dipertimbangkan. Kini, keputusan ada di tangan Anda.








