SEOUL (Lampost.co) — Kepercayaan pasar terhadap raksasa pengembang game asal Korea Selatan, Pearl Abyss, mengalami guncangan hebat. Harga saham perusahaan pencipta Black Desert tersebut dilaporkan terjun bebas. Bahkan, penurunan hampir 30 persen terjadi dalam satu hari perdagangan di bursa KOSDAQ, Kamis, 19 Maret 2026.
Penurunan tajam ini terjadi sesaat setelah embargo ulasan (review) untuk proyek ambisius terbaru mereka, Crimson Desert, resmi dibuka ke publik. Meski mendapatkan respons yang secara umum positif, angka yang muncul dinilai belum cukup kuat. Karena itu, ekspektasi tinggi para investor yang telah menunggu selama tujuh tahun belum terpuaskan.
Ekspektasi Pasar vs Realitas Skor Metacritic
Data perdagangan menunjukkan saham Pearl Abyss (KOSDAQ: 263750) ditutup di level 46.000 KRW, anjlok tepat 29,88 persen dari harga penutupan hari sebelumnya yang berada di angka 65.600 KRW. Penurunan ini menyebabkan nilai kapitalisasi pasar perusahaan menyusut lebih dari satu miliar dolar AS. Hal ini terjadi hanya dalam hitungan jam.
Pemicu utama aksi jual massal ini adalah skor rata-rata di situs agregator Metacritic yang bertengger di angka 78. Bagi industri game, skor tersebut masuk dalam kategori baik (generally favorable). Namun, bagi para analis keuangan dan pemegang saham, angka tersebut mengecewakan. Pasalnya, Crimson Desert adalah proyek “Mega-AAA” dengan biaya produksi mencapai 200 miliar KRW (sekitar 133 juta dolar AS).
Analis pasar dari Seoul Economic Daily menyebutkan bahwa investor sebelumnya mematok target skor di kisaran pertengahan hingga akhir 80-an. Selain itu, beberapa berharap skor bahkan menyentuh angka 90 untuk menyaingi dominasi game-game besar tahun 2026 lainnya.
Proyek Tujuh Tahun yang Memecah Suara Kritikus
Ulasan dari berbagai media internasional menunjukkan adanya perpecahan pendapat. Sejumlah kritikus memuji kualitas visual yang melampaui zaman dan sistem pertarungan yang inovatif. Namun, beberapa media besar memberikan catatan kritis pada sisi narasi yang dianggap kurang mendalam. Selain itu, ada masalah optimasi teknis di beberapa platform.
IGN memberikan nilai awal 6/10 dengan catatan optimasi, sementara beberapa media lain memberikan nilai sempurna 10/10. Ketidakkonsistenan ulasan ini menciptakan keraguan di mata investor mengenai potensi penjualan jangka panjang game tersebut di pasar global.
Potensi Pemulihan di Jalur Penjualan
Meski harga saham mengalami hantaman keras, data internal menunjukkan Crimson Desert masih memiliki daya tarik komersial yang kuat. Laporan awal dari platform Steam mengindikasikan angka pra-pemesanan (pre-order) telah melampaui 400.000 kopi. Selain itu, estimasi pendapatan kotor mencapai 20 juta dolar AS sebelum hari peluncuran resmi.
Pihak manajemen Pearl Abyss belum memberikan pernyataan resmi terkait fluktuasi saham yang ekstrem ini. Namun, para analis menyarankan investor untuk tetap memantau data penjualan fisik dan digital dalam satu minggu pertama peluncuran. Karena itu, indikator nyata keberhasilan proyek tersebut di tahun 2026 bisa diketahui.








