Bandar Lampung (Lampost.co) — Motorola kembali memperkuat lini premiumnya lewat Motorola Signature. Ponsel itu mengusung baterai 5.200 mAh dalam bodi setebal 7 mm. Bobotnya hanya 186 gram. Desain itu membuatnya terasa ringan dan nyaman digenggam.
Dalam pengujian penggunaan aktif, perangkat itu mencatat durasi lebih dari 16 jam. Angka tersebut tergolong impresif untuk ponsel setipis ini. Motorola membuktikan efisiensi sistem lebih penting dari sekadar angka kapasitas besar.
Hadapi Flagship Baterai Jumbo
Motorola Signature tidak diuji sendirian. Perangkat itu berhadapan dengan sejumlah pesaing kelas atas. Beberapa di antaranya membawa baterai jauh lebih besar. OnePlus 15 bahkan mengusung kapasitas 7.300 mAh. Model lain rata-rata melampaui 6.000 mAh.
Meski membawa kapasitas lebih kecil, Motorola Signature tetap mencatat performa baik hingga sangat baik. Hasil itu menunjukkan optimalisasi perangkat lunak berjalan matang.
Motorola juga memanfaatkan teknologi baterai Si/C modern untuk meningkatkan stabilitas daya. Efisiensi inilah yang membuat daya tahan tetap kompetitif.
TurboPower 90W Isi Hampir Penuh dalam 30 Menit
Motorola membekali Signature dengan TurboPower 90W berbasis USB Power Delivery dan PPS. Saat diuji menggunakan adaptor 120W, baterai terisi hingga 88 persen dalam 30 menit. Hasil itu menempatkannya di jajaran ponsel dengan pengisian tercepat di kelasnya.
Kecepatan itu melampaui Galaxy S25 Ultra yang hanya mendukung 45W USB PD. Performa itu juga bersaing ketat dengan OnePlus 15R yang membawa 80W.
Motorola berhasil menjaga suhu tetap stabil selama proses pengisian. Manajemen panas yang baik membuat pengalaman charging terasa aman dan konsisten.
Wireless Charging 50W dan Reverse Charging Lengkap
Motorola Signature tidak hanya mengandalkan pengisian kabel cepat. Perangkat itu mendukung wireless charging hingga 50W. Namun, standar Qi2 hanya mendukung 25W. Pengguna perlu charger khusus untuk memaksimalkan 50W.
Motorola juga menyematkan fitur wireless reverse charging 10W. Fitur itu memungkinkan pengguna mengisi perangkat lain secara nirkabel. Selain itu, tersedia wired reverse charging 5W untuk kebutuhan darurat. Kombinasi itu membuat Signature fleksibel dalam berbagai situasi.
Fitur Perlindungan Baterai Berbasis AI
Motorola menghadirkan fitur pembatas pengisian hingga 80 persen. Pengguna dapat mengatur fitur itu secara manual atau terjadwal.
Sistem berbasis AI juga mempelajari pola penggunaan harian. Perangkat menyesuaikan waktu pengisian agar baterai penuh tepat sebelum digunakan.
Pendekatan itu membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang. Motorola menempatkan pengalaman pengguna sebagai prioritas utama.
Flagship Tipis dengan Daya Tahan Serius
Motorola Signature menawarkan keseimbangan antara desain tipis dan daya tahan solid. Baterai 5.200 mAh mampu bertahan lebih dari 16 jam penggunaan aktif.
TurboPower 90W menghadirkan pengisian cepat yang kompetitif. Wireless charging 50W menambah fleksibilitas di kelas flagship.
Motorola membuktikan kapasitas besar bukan satu-satunya faktor penting. Optimalisasi sistem, teknologi baterai modern, dan manajemen panas menjadi kunci utama.








