IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 14/04/2026 03:35
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Steam Minta Maaf soal Rating IGRS yang Keliru, Ini Penjelasannya

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sistem klasifikasi usia dalam industri gim, terutama untuk melindungi pengguna muda dari konten yang tidak sesuai.

Denny ZYbyDenny ZY
09/04/26 - 13:38
in Teknologi
A A
Steam IGRS

Bandar Lampung (Lampost.co) — Platform distribusi gim digital Steam akhirnya angkat bicara setelah muncul polemik terkait kesalahan penayangan rating usia di Indonesia. Melalui pernyataan resminya, perusahaan induk Valve Corporation menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna, khususnya gamer Tanah Air, atas kekeliruan tersebut.

Masalah ini sempat ramai diperbincangkan karena sejumlah gim menampilkan klasifikasi usia yang tidak sesuai dengan kontennya. Kondisi ini dinilai berpotensi membingungkan pengguna, terutama orang tua yang mengandalkan rating sebagai panduan.

Terjadi Karena Kendala Teknis

Dalam klarifikasinya, Steam menyebut kesalahan ini dipicu oleh gangguan teknis yang dibarengi miskomunikasi internal. Dampaknya, informasi rating yang muncul di halaman toko menjadi tidak akurat dan tidak lengkap.

Pihak Steam mengungkapkan bahwa anomali tersebut terjadi dalam rentang waktu 2 hingga 5 April 2026. Selama periode itu, sebagian pengguna di Indonesia melihat label usia yang keliru pada sejumlah judul gim.

Padahal, sistem rating ini seharusnya mengacu pada standar Indonesia Game Rating System (IGRS), yang digunakan sebagai acuan klasifikasi konten gim di Indonesia.

Rating IGRS Ditarik Sementara

Sebagai langkah cepat, Valve memutuskan untuk menghapus sementara seluruh tampilan rating IGRS di platform Steam. Keputusan ini diambil guna menghindari kesalahpahaman lebih luas di kalangan pengguna.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem integrasi data yang sedang mereka kembangkan. Valve menegaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital selama lebih dari dua tahun.

Kerja sama ini bertujuan menghadirkan sistem rating otomatis yang akurat dan sesuai regulasi Indonesia. Namun, implementasinya ternyata masih memerlukan penyempurnaan di sisi teknis.

Kejanggalan Data Picu Investigasi

Sebelum permintaan maaf dari Steam muncul, pihak Kemkomdigi lebih dulu melakukan penelusuran terkait kejanggalan data tersebut.

Beberapa contoh yang mencuat dinilai cukup ekstrem. Gim populer seperti PUBG: Battlegrounds sempat tercantum dengan rating 3+, padahal kontennya jelas ditujukan untuk usia lebih dewasa.

Sebaliknya, gim anak seperti Upin & Ipin Universe justru muncul dengan klasifikasi 18+. Perbedaan ini memicu pertanyaan besar mengenai validitas sistem yang digunakan saat itu.

Pihak Kemkomdigi menyebut kondisi tersebut sebagai anomali yang tidak wajar, sehingga perlu dilakukan investigasi untuk memastikan sumber masalah—apakah berasal dari sistem internal pemerintah atau dari integrasi di pihak Steam.

Fokus pada Perlindungan Konsumen

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sistem klasifikasi usia dalam industri gim, terutama untuk melindungi pengguna muda dari konten yang tidak sesuai.

Kemkomdigi menegaskan bahwa proses evaluasi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku industri, asosiasi, hingga komunitas gim.

Sementara itu, Steam memastikan akan memperbaiki sistemnya sebelum kembali menampilkan rating IGRS secara resmi di platform mereka.

Komitmen Perbaikan

Valve menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan proses integrasi ini agar sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Tujuannya jelas: menghadirkan informasi yang transparan dan akurat bagi pengguna.

Meski sempat menimbulkan kebingungan, langkah cepat berupa klarifikasi dan penarikan data dinilai sebagai upaya meredam dampak lebih luas.

Ke depan, publik tentu menunggu bagaimana Steam dan pemerintah Indonesia memastikan sistem rating ini benar-benar berjalan optimal—tanpa kesalahan yang sama terulang kembali.

Tags: game onlineIGRSindustri gameSteamValve
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

ajinomoto ai

Micin dan AI: Hubungan Tak Terduga di Balik Teknologi Canggih

byDenny ZY
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Siapa sangka, bumbu dapur yang sering disebut “micin” ternyata punya peran penting dalam perkembangan teknologi modern,...

iphone 2007 edition

iPhone 2007 Edition: HP Sultan dengan Potongan iPhone Pertama

byDenny ZY
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bagi sebagian orang, smartphone adalah alat komunikasi. Tapi bagi kolektor, perangkat tertentu bisa menjadi karya seni...

huawei enjoy 90m plus

Huawei Enjoy 90m Plus Resmi Meluncur, Baterai Jumbo Jadi Andalan

byDenny ZY
13/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Huawei kembali menambah amunisi di pasar smartphone kelas menengah lewat peluncuran Huawei Enjoy 90m Plus. Perangkat...

Berita Terbaru

Selebrasi Marc Guehi (kanan)
Bola

Manchester City Cukur Tuan Rumah Chelsea 3-0, Ancaman Nyata bagi Arsenal

byIsnovan Djamaludin
14/04/2026

London (Lampost.co)–Manchester City menunjukkan mentalitas juara saat bertandang ke markas Chelsea dalam laga lanjutan pekan ke-32 Liga Inggris (Premier League)...

Read moreDetails
Banjir melanda Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Senin, 13 April 2026.

Banjir Landa Pekon Gunung Doh Tanggamus

13/04/2026
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, dalam agenda RKPD 2027

DPRD Lampung Dorong Percepatan Irigasi untuk RKPD 2027

13/04/2026
Pemprov Lampung Menggelar rapat penyusunan RKPD

Capaian dan Tantangan Jadi Dasar Penyusunan RKPD Lampung 2027

13/04/2026
pengisian daya di SPKLU meningkat

Operasional Kendaraan Listrik Melonjak, PLN Perkuat Sistem Kendaraan

13/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.