IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 19:29
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Komdigi Wajibkan IGRS di Steam 2026: Langkah Tegas Lindungi Generasi Muda

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengintegrasikan Indonesia Game Rating System (IGRS) ke Steamworks pada Maret 2026 untuk menyaring konten game.

Denny ZYbyDenny ZY
07/03/26 - 14:20
in Teknologi
A A
rating game IGRS Steam Indonesia
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki kuartal pertama tahun 2026, industri game di Indonesia menghadapi babak baru dalam hal regulasi dan perlindungan konsumen. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi memperkuat implementasi Indonesia Game Rating System (IGRS). Selain itu, Komdigi mewajibkan integrasi sistem ini ke dalam platform distribusi game terbesar di dunia, Steam.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ekosistem digital yang aman, terutama bagi anak-anak dan remaja. Dengan pertumbuhan jumlah pemain game yang mencapai puncaknya di tahun 2026, klasifikasi konten menjadi hal yang mendesak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap gim yang dikonsumsi sesuai dengan profil usia pengguna.

Integrasi Melalui Steamworks

Proses integrasi IGRS kini menjadi bagian wajib bagi para pengembang dan penerbit game yang ingin memasarkan produknya di wilayah Indonesia melalui Steam. Berdasarkan pembaruan pada laman Steamworks, pengembang kini diwajibkan mengisi survei tambahan. Survei ini dirancang khusus untuk memenuhi standar IGRS.

Survei ini mencakup penilaian mendalam terhadap beberapa elemen krusial, antara lain:

  • Tingkat kekerasan dan visualisasi darah.
  • Penggunaan bahasa kasar atau tidak sopan.
  • Konten dewasa dan ketelanjangan.
  • Keberadaan elemen simulasi perjudian atau transaksi mikro yang menyerupai judi.

Panduan Bagi Orang Tua dan Industri

Sistem IGRS 2026 ini bukan sekadar batasan administratif, melainkan instrumen edukatif. Bagi orang tua, label rating yang jelas akan menjadi panduan utama dalam memilih hiburan yang tepat bagi buah hati mereka. Di sisi lain, bagi pengembang lokal maupun internasional, kepatuhan terhadap IGRS menjadi tiket utama untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka di pasar Indonesia yang kian kompetitif.

Komdigi menegaskan bahwa transparansi informasi produk adalah hak konsumen. Dengan adanya sistem rating yang terintegrasi langsung di platform seperti Steam, diharapkan tidak ada lagi celah bagi gim dengan konten dewasa. Akibatnya, gim dengan konten dewasa sulit diakses secara bebas oleh pengguna di bawah umur tanpa pengawasan.

Mendorong Ekosistem Digital Sehat

Kehadiran regulasi ini juga diharapkan mampu memicu pertumbuhan konten lokal yang lebih etis dan edukatif. Pemerintah optimistis bahwa dengan lingkungan digital yang tertata, industri game nasional tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter bangsa di era digital.

Bagi para gamer di Indonesia, perubahan ini mungkin akan memunculkan label rating baru pada halaman toko Steam mereka mulai Maret 2026. Hal ini menandai kedewasaan pasar game tanah air dalam menyikapi perkembangan teknologi. Selain itu, hal ini menunjukkan dinamika konten global disikapi secara bijak.

Tags: IGRSindustri gamekomdigiregulasi game IndonesiaSteam
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

byDenny ZY
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di tengah persaingan smartphone yang makin padat, satu nama terus mencuri perhatian di segmen harga terjangkau:...

planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

byDenny ZY
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di antara deretan planet dalam tata surya, ada satu yang sering luput dari perhatian. Ukurannya kecil,...

Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

byDenny ZY
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Di balik kemudahan transaksi digital, ada ancaman yang bergerak diam-diam. Tahun 2025 menjadi salah satu periode...

Berita Terbaru

Erika Carlina
Hiburan

Erika Carlina Terharu, Popularitas Baby Andrew Tembus Rekor Dunia di Marapthon

byNana Hasan
04/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Artis cantik Erika Carlina baru saja menggelar prosesi adat Jawa, Tedak Siten, untuk putra semata banyanya, Andrew...

Read moreDetails
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama tim melakukan penanaman pohon di titik longsor setelah menempuh pendakian sejauh tiga kilometer, Sabtu (4/4/2026).

Naik 3 Km ke Lokasi Longsor, Bupati Egi Gerak Cepat Tanam Pohon di Gunung Rajabasa

04/04/2026
Mark NCT

Mark NCT Resmi Hengkang, Intip Janji Manisnya untuk NCTzen yang Bikin Haru

04/04/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri Entry Meeting Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 BPK RI. Dok. ADPIM

Gubernur Lampung Optimalkan Pelayanan Masyarakat melalui Transparansi Keuangan Daerah

04/04/2026
Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan sambutan mewakili pimpinan DPRD provinsi se-Wilayah V Sumatera dan Jawa saat Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia di Kantor BPK RI Perwakilan DKI Jakarta. Dok DPRD

Maksimalkan Peran Strategis Legislatif Awasi Pengelolaan Keuangan Daerah

04/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.