• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 20/01/2026 08:37
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

Tren Komputasi Kuantum 2025: Investor Bertaruh pada Perangkat Keras Ion Terperangkap, Cloud, dan Keamanan Data

Dengan fokus investasi yang semakin tajam, 2025 menandai transisi industri kuantum dari fase eksperimental menuju tahap komersialisasi awal.

Denny ZYbyDenny ZY
29/12/25 - 20:22
in Teknologi
A A
komputasi kuantum 2025

(thequantuminsider.com)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Industri komputasi kuantum global memasuki fase baru pada 2025. Data investasi dan kemitraan terbaru menunjukkan pergeseran strategi besar-besaran. Investor mulai meninggalkan pendekatan eksperimental yang luas. Mereka memusatkan dana pada teknologi yang dinilai paling siap dikomersialkan dalam waktu dekat.

Analisis terbaru dari Platform Intelijen The Quantum Insider mencatat, sepanjang akhir 2024 hingga November 2025, pendanaan kuantum global semakin terkonsentrasi pada arsitektur perangkat keras tertentu, perangkat lunak berbasis cloud, serta teknologi keamanan pasca-kuantum.

Tren ini membuat 2025 dipandang sebagai tahun krusial (watershed year) bagi industri komputasi kuantum dunia.

Investor Fokus pada Perangkat Keras Ion Terperangkap dan Fotonik

Dalam segmen perangkat keras, sistem ion terperangkap (trapped ion) dan fotonik muncul sebagai primadona baru. Data The Quantum Insider menunjukkan, sejumlah putaran pendanaan besar—secara kolektif mencapai kisaran miliaran dolar AS—mengalir ke perusahaan pengembang teknologi ini. Terutama di Amerika Serikat dan Inggris.

Sistem ion terperangkap menarik perhatian karena stabilitas dan presisi qubit yang relatif lebih tinggi, sementara teknologi fotonik dinilai menjanjikan karena mampu beroperasi pada suhu ruang serta kompatibel dengan infrastruktur optik yang sudah ada.

Meski teknologi qubit superkonduktor dan berbasis silikon masih menerima pendanaan signifikan, pertumbuhannya dinilai lebih stabil. Sebaliknya, investasi pada ion terperangkap dan fotonik menunjukkan akselerasi yang lebih tajam. Ini mencerminkan perubahan ekspektasi investor terhadap teknologi yang berpotensi lebih cepat memasuki tahap penggunaan nyata.

Perangkat Lunak Kuantum Berbasis Cloud Kian Diminati

Bersamaan dengan pergeseran perangkat keras, platform perangkat lunak kuantum berbasis cloud mengalami pertumbuhan pesat. Investasi meningkat pada perusahaan yang menyediakan lingkungan pengembangan kuantum jarak jauh, terutama di Israel dan Amerika Serikat.

Model ini memungkinkan pengguna mengembangkan dan menguji algoritma kuantum tanpa harus memiliki perangkat keras kuantum sendiri. Konsep quantum computing-as-a-service pun semakin menguat. Ini mengikuti jejak kesuksesan komputasi awan pada sistem komputasi klasik.

Menurut data The Quantum Insider, lembaga keuangan dan perusahaan teknologi menjadi investor utama di sektor ini, menandakan kepercayaan bahwa ekosistem perangkat lunak akan menjadi pintu masuk utama adopsi komputasi kuantum secara luas.

Keamanan dan Kriptografi Pasca-Kuantum Jadi Prioritas

Bidang keamanan kuantum juga mencuri perhatian besar. Investasi pada kriptografi pasca-kuantum dan distribusi kunci kuantum (QKD) meningkat di berbagai wilayah. Ini termasuk Swiss, Israel, India, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Kriptografi pasca-kuantum dirancang untuk tetap aman meskipun komputer kuantum berskala besar nantinya mampu membobol sistem enkripsi konvensional. Aktivitas pendanaan menunjukkan bahwa pemerintah dan sektor swasta kini memandang ancaman kuantum terhadap keamanan siber sebagai isu jangka pendek. Ini dianggap bukan sekadar risiko masa depan.

The Quantum Insider mengkategorikan keamanan kuantum sebagai segmen “wajib dipantau”, karena urgensi perlindungan data telah diterjemahkan menjadi komitmen investasi nyata.

Asia-Pasifik dan Eropa Makin Agresif

Secara regional, dominasi Amerika Utara mulai mendapat tantangan serius. Data 2025 memperlihatkan peningkatan signifikan pendanaan tahap akhir di kawasan Eropa, Timur Tengah, Afrika (EMEA) serta Asia-Pasifik (APAC).

Inggris menonjol dalam pengembangan ion terperangkap dan enkripsi kuantum, sementara Prancis dan Jerman berkembang sebagai pusat teknologi perangkat keras dan sensor kuantum. Di Asia-Pasifik, negara seperti Australia, Jepang, India, dan Singapura mempercepat program kuantum nasional dan menarik modal swasta.

Peningkatan pendanaan tahap lanjut di wilayah-wilayah ini menandakan fokus yang lebih serius pada komersialisasi, bukan sekadar riset awal.

Aplikasi Mulai Mendekati Pasar

Selain infrastruktur, investor semakin mengincar aplikasi kuantum yang memiliki nilai praktis dalam waktu dekat. Bidang seperti ilmu material, kimia, optimasi, dan keuangan muncul sebagai area penggunaan awal yang paling menjanjikan.

The Quantum Insider mencatat bahwa pergeseran menuju perangkat lunak khusus sektor ini mencerminkan keyakinan bahwa keunggulan kuantum (quantum advantage) kemungkinan akan tercapai lebih dulu pada domain yang sempit dan terdefinisi dengan jelas, sebelum komputasi kuantum serba guna benar-benar matang.

Kesimpulan

Dengan fokus investasi yang semakin tajam, 2025 menandai transisi industri kuantum dari fase eksperimental menuju tahap komersialisasi awal. Perangkat keras ion terperangkap dan fotonik, platform cloud, serta keamanan pasca-kuantum kini menjadi pusat taruhan investor global.

Jika tren ini berlanjut, komputasi kuantum berpotensi memasuki era baru—bukan lagi sekadar janji teknologi masa depan, melainkan fondasi bisnis teknologi generasi berikutnya.

Tags: Bisnisekonomi digitalIndustri DigitalinovasiInvestasi Globalkeamanan siberStartup Teknologi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

judul berita menyesatkan

Google Perketat Peringkat Berita dengan Judul Menyesatkan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Google dilaporkan mulai mengambil langkah tegas terhadap konten berita yang menggunakan judul menyesatkan, khususnya artikel prediksi...

cara update Roblox di laptop

Roblox Bermasalah di Laptop? Update Aplikasi Jadi Kunci

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masalah Roblox yang sulit dibuka, loading terlalu lama, hingga gagal login masih sering dialami pemain di...

iPhone lipat Apple

iPhone Lipat Apple Disebut Hadir 2026, Touch ID Jadi Pilihan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar pada 2026 dengan menghadirkan iPhone lipat pertamanya. Selain itu, Apple...

Berita Terbaru

Bupati Pati Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kudus, Senin (19/1/2026).Dok/MI
Hukum

Jejak Kontroversi Bupati Pati Sudewo: Dari Demo Berdarah hingga Terjaring OTT KPK

byNur
20/01/2026

Pati (Lampost.co)--– Bupati Pati Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini pihaknya telah menjalani pemeriksaan...

Read moreDetails
Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Selasa, 20 Januari 2026, Lampung Cerah Berawan Waspada Hujan

20/01/2026
Ricky Harun

Dituding Karaoke Bersama LC, Ricky Harun Beri Respons Bijak di Media Sosial

19/01/2026
Lisa Blackpink

Lisa BLACKPINK Syuting Film Netflix ‘Tygo’ di Bandung, Lokasi Stone Garden Jadi Sorotan

19/01/2026
Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10,63 kilogram. Dok Polda

Polda Lampung Amankan 10 Kg Sabu Asal Aceh Dikamuflasekan dengan Durian

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.