Vivo dikabarkan sedang menyiapkan baterai berkapasitas lebih dari 7.000mAh untuk model X500 dan X500 Pro. Angka ini jauh di atas rata-rata flagship premium saat ini yang umumnya berada di kisaran 5.000mAh.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Vivo mulai memperlihatkan tanda-tanda kehadiran flagship terbaru mereka di pasar global. Berdasarkan temuan terbaru di database IMEI milik GSM Association, seri Vivo X500 dipastikan tengah dipersiapkan untuk meluncur dalam waktu dekat.
Menariknya, Vivo tampaknya langsung melompat ke penamaan X500 dan melewati seri X400. Langkah ini diduga berkaitan dengan budaya tetraphobia yang masih cukup kuat di beberapa negara Asia, terutama Tiongkok, di mana angka empat sering dianggap membawa kesialan.
Dengan strategi tersebut, Vivo X500 Series diposisikan sebagai penerus langsung lini flagship Vivo X300 yang sebelumnya cukup sukses di pasar premium.
Dari data IMEI yang beredar, Vivo disebut tengah menyiapkan tiga model utama:
Varian Vivo X500e menjadi yang paling menarik perhatian karena merupakan nama baru di keluarga X-Series. Banyak pengamat memprediksi model ini akan hadir sebagai versi “flagship terjangkau” dengan spesifikasi premium tetapi harga lebih kompetitif.
Strategi seperti ini belakangan mulai populer di industri smartphone karena mampu menjangkau pengguna yang ingin merasakan fitur flagship tanpa harus membeli model tertinggi.
Meski belum diumumkan resmi, sejumlah bocoran spesifikasi mulai ramai dibicarakan.
Vivo X500 versi standar dikabarkan tetap mengusung desain ringkas dengan layar sekitar 6,3 hingga 6,4 inci. Sementara model Pro diprediksi hadir dengan panel LTPO OLED 2K berukuran hampir 7 inci.
Kedua model disebut akan mendukung refresh rate hingga 144Hz yang membuat animasi dan gaming terasa jauh lebih mulus.
Selain itu, Vivo juga diperkirakan membawa sensor sidik jari ultrasonik 3D yang lebih cepat dan akurat dibanding sensor optik biasa.
Untuk dapur pacu, Vivo kabarnya kembali bekerja sama dengan MediaTek lewat chipset terbaru Dimensity 9600.
Chip ini disebut menggunakan fabrikasi 2nm yang menawarkan efisiensi daya lebih tinggi sekaligus performa AI yang jauh lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.
Jika rumor ini benar, Vivo X500 bisa menjadi salah satu flagship Android paling efisien di kelasnya.
Sektor kamera tampaknya masih menjadi fokus utama Vivo untuk seri flagship mereka.
Bocoran terbaru menyebut Vivo tengah menguji sensor LOFIC 50MP yang diklaim mampu menghasilkan dynamic range lebih luas sehingga detail foto tetap terjaga di area terang maupun gelap.
Khusus model Pro, Vivo disebut akan menyematkan kamera periskop telephoto 200MP yang dirancang untuk kemampuan zoom jarak jauh dengan detail lebih tajam.
Jika terealisasi, fitur tersebut berpotensi membuat Vivo X500 Pro menjadi salah satu ponsel kamera paling agresif di tahun 2026.
Bagian paling mengejutkan dari bocoran Vivo X500 Series justru datang dari sektor baterai.
Vivo dikabarkan sedang menyiapkan baterai berkapasitas lebih dari 7.000mAh untuk model X500 dan X500 Pro. Angka ini jauh di atas rata-rata flagship premium saat ini yang umumnya berada di kisaran 5.000mAh.
Kapasitas besar tersebut kabarnya akan dipadukan dengan teknologi fast charging 100W sehingga proses pengisian daya tetap cepat.
Jika rumor ini terbukti benar, Vivo X500 bisa menjadi salah satu flagship dengan daya tahan baterai terbaik di pasar smartphone premium.
Walau seluruh informasi tersebut masih sebatas bocoran industri dan validasi database IMEI, kemunculan nama perangkat di database resmi biasanya menjadi pertanda bahwa proses peluncuran sudah semakin dekat.
Dengan kombinasi layar 144Hz, chipset 2nm, kamera 200MP, dan baterai jumbo 7.000mAh, Vivo X500 Series diprediksi akan menjadi salah satu flagship Android paling menarik untuk ditunggu di tahun 2026.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update