• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 19:44
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Apakah Penderita Down Syndrome Bisa Memiliki Keturunan? Fakta dan Penjelasan Medis

Kehamilan pada wanita dengan Down Syndrome membawa risiko kesehatan tinggi, baik untuk ibu maupun janin.

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
25/05/25 - 10:19
in Kesehatan
A A
down syndrome

Ilustrasi (Freepik)

Bandar Lampung (lampost.co)–Pertanyaan tentang kemampuan penderita Down Syndrome memiliki keturunan sering muncul dalam diskusi kesehatan. Secara medis, kemungkinan memiliki anak memang ada, tetapi dengan beberapa pertimbangan dan risiko yang perlu dpemahaman penderita dan keluarga.

Down Syndrome disebabkan oleh kelainan kromosom yang mempengaruhi perkembangan fisik dan intelektual. Kebanyakan penderita mengalami gangguan kesuburan, terutama pria, yang hampir selalu mandul. Namun, wanita dengan Down Syndrome tetap memiliki peluang untuk hamil, meski lebih rendah dibandingkan wanita tanpa kelainan genetik.

Kehamilan pada wanita dengan Down Syndrome membawa risiko kesehatan tinggi, baik untuk ibu maupun janin. Risiko keguguran, kelahiran prematur, dan kelainan genetik pada bayi meningkat. Oleh karena itu, jika wanita dengan Down Syndrome berencana memiliki anak, perlu pendampingan medis intensif sejak masa pra-kehamilan.

Selain itu, ada risiko bayi lahir dengan Down Syndrome atau kelainan genetik lainnya lebih tinggi jika ibunya mengidap kondisi tersebut. Konseling genetik sangat baik untuk membantu memahami risiko dan opsi yang tersedia bagi pasangan.

Faktor lingkungan dan sosial juga mempengaruhi kemampuan penderita Down Syndrome membangun keluarga. Dukungan keluarga dan akses layanan kesehatan menjadi kunci utama agar mereka dapat menjalani peran sebagai orang tua dengan aman dan bertanggung jawab.

Teknologi reproduksi seperti fertilisasi in vitro (IVF) dan diagnosis genetik praimplantasi dapat menjadi pilihan untuk pasangan dengan risiko tinggi, tetapi perlu konsultasi dengan ahli genetik dan dokter spesialis.

Fokus Peningkatan Kualitas Hidup

Di sisi lain, banyak penderita Down Syndrome yang tidak memilih untuk memiliki keturunan karena berbagai alasan kesehatan dan sosial. Fokus utama biasanya pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan individu itu sendiri.

Penting bagi keluarga dan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang jelas dan dukungan yang tepat agar penderita Down Syndrome dapat membuat keputusan yang bijak terkait kehidupan reproduksi mereka.

Kesimpulannya, meskipun kemungkinan memiliki anak ada, penderita Down Syndrome harus menjalani pemeriksaan dan pendampingan medis lengkap untuk meminimalkan risiko dan memastikan kesehatan ibu dan bayi.

 

Tags: berita kesehatanDown SyndromeFertilitas Down Syndromeinfo kesehatanKehamilan RisikoKESEHATANKeturunan Down SyndromeKonseling Genetik
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

DPR Dorong Pemerintah Mitigasi dan Surveilans Ketat Cegah Penyebaran Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi IX DPR mendorong pemerintah untuk segera melakukan mitigasi dan surveilans ketat guna mencegah penyebaran virus Nipah. Langkah...

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

Rerie Ajak Perkuat Kewaspadaan Publik untuk Antisipasi Ancaman Virus Nipah

byWandi Barboyand1 others
04/02/2026

Jakarta (Lampost.co): Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus...

Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia.

Wamenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--- Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia. Kepastian tersebut yang menyampaikan Wakil Menteri...

Berita Terbaru

Thomas Frank
Bola

Krisis London Utara, Tottenham Hotspur Resmi Depak Thomas Frank

byIsnovan Djamaludin
11/02/2026

London (Lampost.co)–Manajemen Tottenham Hotspur akhirnya mengambil langkah tegas dengan resmi memecat pelatih kepala mereka, Thomas Frank, Rabu (11/2/2026) sore waktu...

Read moreDetails
Asisten II Pemprov Lampung Mulyadi Irsan paparkan data surplus padi 3,5 juta ton sebagai daya tarik investasi industri benih nasional bagi PT SHS.

Surplus Padi 3,5 Juta Ton, Lampung Tawarkan Klaster Strategis Industri Benih

11/02/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Gandeng Petani Lampung, PT SHS Tawarkan Harga Premium dan Bayar Tunai 24 Jam

11/02/2026
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi ketahanan pangan dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama PT Sang Hyang Seri (SHS).

Transformasi Lumbung Pangan, Pemprov-PT SHS Bangun Pusat Industri Benih

11/02/2026
logo DFB Pokal

Freiburg Singkirkan Hertha Berlin dari DFB Pokal 2026 lewat Adu Penalti Dramatis

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.