Jakarta (Lampost.co) — Kabar Bhayangkara FC meminati kapten tim degradasi PSIS Semarang, Septian David Maulana,yang mencuat ke publik menjadi sorotan. Walau begitu, sang kapten untuk kembali berlaga di Liga 1 terhambat kontrak jangka panjang yang masih mengikatnya bersama tim berjuluk Mahesa Jenar itu.
Poin Penting:
-
PSIS terdegradasi ke Liga 2 membuat masa depan Septian David Maulana menjadi tanda tanya.
-
Dia masih terikat kontrak dengan PSIS Semarang hingga Mei 2026.
-
David memiliki keinginan kuat untuk tetap bermain di Liga 1.
Pemain asal Semarang ini sebelumnya telah memperpanjang masa baktinya bersama PSIS hingga Mei 2026. Namun, masa depan kapten tim menjadi tanda tanya setelah PSIS terdegradasi ke Liga 2.
“Untuk musim depan saya masih menunggu keputusan manajemen. Sebab, saya masih memiliki kontrak hingga tahun depan 2026,” ujar Septian David Maulana, Sabtu, 31 Mei 2025.
Baca juga: Cuci Gudang, Bhayangkara FC Lepas 7 Pemain
Ingin Tetap Berkarier di Liga 1
Hasrat Septian David Maulana untuk tetap berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia bukan tanpa alasan. Ia menilai kompetisi di Liga 2 akan jauh lebih berat untuk bisa promosi kembali ke Liga 1.
“Semua pemain pasti ingin bermain di kasta tertinggi. Karena untuk naik ke Liga 1 itu tidak mudah, rintangannya berat. Tampil di Liga 1 menjadi keinginan siapa pun pemain,” kata David.
Kapten tim PSIS itu menyatakan ingin tetap berkarier di Liga 1. Namun, ia juga tak menutup kemungkinan tetap bertahan bersama PSIS jika diminta.
“Selama masih ada peluang untuk tampil di Liga 1, saya akan ambil. Tapi semua tergantung keputusan manajemen,” ujarnya.
Statistik dan Performa di PSIS
Pemain kelahiran Semarang, 28 tahun lalu itu, tampil konsisten dan menjadi andalan PSIS di lini tengah sepanjang Liga 1 musim 2024/2025. Sang kapten tim menunjukkan kualitasnya dalam 31 pertandingan dengan melesakkan 5 gol dan 3 assist.
Pemain yang pernah membela Timnas Indonesia U-23 pun menjadi top skor timnya. Ia hanya disaingi oleh Sudi Abdallah. Performa apik itu mengundang minat klub Liga 1, termasuk tim promosi dari Liga 2, Bhayangkara FC.
Bhayangkara FC Ajukan Minat
Keinginan klub berjuluk The Guardian, untuk merekrut kapten tim PSIS itu musim 2025/2026 tidak main-main. Klub yang musim 2025/2026 bermarkas di Stadion SUmpah Pemuda, Lampung itu kabarnya siap menebus biaya transfer.
Kabar tersebut membuat bursa transfer musim panas Liga 1 semakin menarik, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak. Jika benar pindah, keinginan David terus berkiprah di Liga 1 bakal kesampaian.
Pilihan Sulit bagi Sang Kapten
Kondisi yang terjadi membuat Septian David Maulana dilema di tengah kariernya yang masih produktif. Bertahan demi loyalitas atau hengkang demi peluang karier yang lebih tinggi? Bagi kaptem tim maupun manajemen PSIS situasi itu bak menjadi ujian.
Namun yang jelas, dengan usianya yang masih 28 tahun dan catatan penampilan yang impresif, kapten tim itu masih sangat layak menghiasi kompetisi Liga 1.








