IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 14:22
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Olahraga Bola

Inilah Alasan Pemecatan Imran dan Yeyen dari Malut United

Kami kecewa berat. Ada pemain yang mengaku harus menyetor uang agar bisa bermain. Fee pemain juga diambil dan itu jelas melanggar.

Isnovan DjamaludinbyIsnovan Djamaludin
24/06/25 - 20:18
in Bola, Olahraga
A A
Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh didampingi Hengky Oba

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, didampingi Hengky Oba menunjukkan bukti transfer uang dari pemain ke mantan Pelatih Malut United Imran Nahumarury dan Direktur Teknis Yeyen Tumena di Gelora Kieraha Ternate, Selasa (24/6/2025). Foto: ANTARA/Abdul Fatah

Ternate (Lampost.co)—Manajemen Malut United akhirnya angkat bicara secara terbuka mengenai polemik pemecatan Pelatih Kepala Imran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tumena yang sempat memicu perhatian luas publik sepak bola Indonesia.

Poin penting:

  • Manajemen Malut United jelaskan soal pemecatan Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena
  • Keduanya melakukan pelanggaran serius sejak Malut United masih berkompetisi di Liga 2
  • Pihak manajemen menemukan praktik pemotongan gaji dan pengambilan fee pemain

Wakil Manajer Malut United, Asghar Saleh, di Ternate, Selasa (24/6/2025), menjelaskan keputusan berat ini diambil bukan tanpa dasar. Melainkan demi menjaga integritas klub dan membersihkan budaya sepak bola dari praktik-praktik menyimpang.

Menurut Asghar, keputusan pemecatan kedua sosok yang dikenal memiliki nama besar itu dilandasi serangkaian pelanggaran serius yang telah berlangsung sejak mereka masih menangani tim di kompetisi Liga 2.

Baca juga: Malut United FC resmi pecat Imran dan Yeyen Tumena

Kedua sosok ini, kata Asghar, sebenarnya telah manajemen beri kesempatan untuk berubah. Bahkan, mendapatkan kenaikan kompensasi hingga 300 persen dari Liga 2 ke Liga 1. Namun, kenyataannya justru sebaliknya.

“Energi kami sekarang sepenuhnya tercurah pada persiapan jangka panjang fisik dan peran pemain dalam TC di Yogyakarta pada 27 Juli 2025 jelang bergulirnya Liga 1. Rencananya Liga 1 bergulir mulai awal Agustus. Tapi kami tidak bisa menutup mata atas berbagai praktik tidak pantas keduanya,” ujar Asghar dalam konferensi pers, bersama perwakilan manajemen Hengky Oba.

Asghar mengungkapkan pemecatan Imran dan Yeyen berlatar belakang temuan praktik pemotongan gaji dan pengambilan fee pemain, termasuk dari dua pemain asing.

Bahkan, hampir seluruh pemain lokal Malut United mengaku pernah menyetor uang agar bisa bermain. Praktik ini merusak nilai profesionalisme dan kepercayaan yang seharusnya mereka jaga dalam tim.

“Kami kecewa berat. Ada pemain yang mengaku harus menyetor uang agar bisa bermain. Fee pemain juga mereka ambil dan itu jelas melanggar,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asghar mengonfirmasi Imran Nahumarury telah mengirimkan surat pernyataan tertulis kepada manajemen, berisi pengakuan atas kesalahan dan permintaan maaf.

Dalam surat itu, Imran berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan tidak akan melakukan klarifikasi sepihak di media manapun.

“Imran sudah minta maaf secara tertulis dan berjanji tidak memperpanjang masalah ini di media. Kami menerima itu dengan lapang dada dan berharap jadi pelajaran pribadi baginya,” kata Asghar.

Berbeda dengan Imran, eks Direktur Teknik Yeyen Tumena hingga saat ini belum menyampaikan permintaan maaf atau penyesalan atas tindakan yang dia lakukan. Karena itu, manajemen membuka opsi untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum maupun ke PSSI.

“Kalau Yeyen tidak ada iktikad baik, kami akan bawa ke jalur hukum. Ini bukan soal pribadi, melainkan soal menjaga integritas klub dan dunia sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Source: Antaranews
Tags: alasan pemecatanlakukan pelanggaran beratLiga 1 IndonesiaMalut Unitedpemecatan Imran Nahumarury dan Yeyen TumenaSepak bola
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Korupsi KONI

Korupsi Berulang, Vonis Jadi Cermin Lemahnya Sistem

byMustaanand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Putusan berbeda terhadap tiga terdakwa korupsi dana hibah olahraga di Lampung Tengah dinilai menjadi cerminan persoalan...

Karupsi KONI

Akademisi Soroti Pola Korupsi Berulang

byMustaanand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung, Dr Ahmad Irzal Fardiansyah, menyoroti maraknya pola tindak pidana korupsi yang...

korupsi KONI

Vonis Berbeda Kasus Korupsi KONI Lampung Tengah

byMustaanand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang menjatuhkan vonis berbeda terhadap tiga terdakwa...

Berita Terbaru

Korupsi KONI
Hukum

Korupsi Berulang, Vonis Jadi Cermin Lemahnya Sistem

byMustaanand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Putusan berbeda terhadap tiga terdakwa korupsi dana hibah olahraga di Lampung Tengah dinilai menjadi cerminan persoalan...

Read moreDetails
Karupsi KONI

Akademisi Soroti Pola Korupsi Berulang

10/04/2026
korupsi KONI

Vonis Berbeda Kasus Korupsi KONI Lampung Tengah

10/04/2026
Ilustrasi harga emas Antam hari ini. Dok/Logam Mulia

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 10 April 2026 Menguat

10/04/2026
Film Agak Laen

Tembus 11 Juta Penonton, Film Agak Laen: Menyala Pantiku Resmi Pamit dari Bioskop

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.