Jakarta (lampost.co)–Berhubungan intim seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi pasangan. Namun, terkadang sensasi tidak nyaman bisa muncul, seperti rasa perih atau nyeri pada penis, terutama saat hubungan seksual. Hal ini bisa membuat frustasi dan mengganggu kenyamanan dalam berhubungan.
Penting untuk mengetahui bahwa rasa perih pada penis bisa menjadi tanda dari kondisi tertentu yang perlu perhatian. Sensitivitas penis yang berlebihan memang bisa terjadi, dan pada sebagian orang, hal ini bisa meningkat seiring berjalannya waktu. Namun, tidak sedikit juga yang merasakannya meski sudah cukup berpengalaman.
Berdasarkan penjelasan dr. Nadia Nurotul Fuadah dari Alodokter, rasa perih pada penis saat berhubungan intim seringkali karena faktor psikologis. Apabila masalah ini tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa berlanjut ke masalah lain seperti ejakulasi dini, penurunan gairah seksual, dan bahkan kepuasan yang menurun dalam hubungan.
Selain faktor psikologis, ada beberapa penyebab fisik yang dapat memicu rasa perih tersebut.
Beberapa di antaranya :
• Kurangnya foreplay (pemanasan).Kurangnya rangsangan awal sebelum penetrasi bisa mengakibatkan ketidaknyamanan saat hubungan seksual.
• Infeksi menular seksual. Penyakit seperti herpes genital, gonore, atau infeksi jamur dapat menyebabkan rasa nyeri.
• Infeksi lokal pada area kelamin. Misalnya, folikulitis atau bisul yang bisa menambah rasa sakit.
• Dermatitis kontak alergi atau iritan. Iritasi pada kulit atau reaksi alergi terhadap produk tertentu bisa menyebabkan rasa perih yang mengganggu.
Namun, rasa perih pada penis saat berhubungan seksual bukanlah masalah yang tak bisa teratasi.
Beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan ini antara lain:
• Komunikasi dengan pasangan. Sangat penting untuk berbicara dengan pasangan mengenai masalah ini agar keduanya bisa mencari solusi bersama.
• Pemanasan yang cukup. Lakukan foreplay yang memadai untuk meningkatkan kenyamanan sebelum penetrasi, yang akan mempermudah proses hubungan.
• Penggunaan kondom. Menggunakan kondom dapat mengurangi gesekan langsung yang mungkin menyebabkan rasa nyeri.
Dokter menyarankan untuk memeriksakan diri jika rasa nyeri tak kunjung hilang. Segera konsultasikan keluhanmu agar mendapatkan penanganan medis yang tepat. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut yang dapat mengganggu kualitas hubungan seksualmu.