IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 16/04/2026 03:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Kesehatan

Sindrom Patah Hati: Ketika Cinta yang Hancur Bisa Mengancam Kesehatan Mental dan Fisik

Rasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam bisa berkembang menjadi depresi, kecemasan, hingga gangguan stres pasca trauma

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
19/05/25 - 12:58
in Kesehatan
A A
patah hati

Ilustrasi. (Freepik)

Bandar Lampung (lampost.co)–Patah hati bukan hanya soal perasaan sedih atau kecewa karena putus cinta. Dalam dunia medis dan psikologi, ada kondisi yang dikenal sebagai Sindrom Patah Hati atau Broken Heart Syndrome, yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan bahkan fisik seseorang secara serius.

Sindrom patah hati adalah respons stres emosional yang sangat kuat, biasanya dipicu oleh kehilangan seseorang yang dicintai, kekecewaan besar, atau peristiwa traumatis lain yang berhubungan dengan hubungan interpersonal. Gejalanya bisa menyerupai serangan jantung, seperti nyeri dada, sesak napas, dan detak jantung tidak teratur, meski tidak ada penyumbatan pada pembuluh darah jantung.

Saat seseorang mengalami stres emosional yang hebat, tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dalam jumlah besar. Hormon ini dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung sementara, melemahkan otot jantung dan mengganggu ritme normal detak jantung. Kondisi ini sering kali terjadi secara tiba-tiba dan bisa dialami oleh siapa saja, terutama wanita usia paruh baya.

Tidak hanya dampak fisik, sindrom patah hati juga memengaruhi kesehatan mental. Rasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam bisa berkembang menjadi depresi, kecemasan, hingga gangguan stres pasca trauma (PTSD). Oleh karena itu, perhatian pada kesehatan mental sangat penting untuk pemulihan.

Gejala Sindrom

Selain nyeri dada dan sesak napas, beberapa gejala lain yang bisa muncul adalah:

Pusing atau merasa lemah

Pingsan atau hampir pingsan

Detak jantung cepat atau tidak teratur

Keringat dingin

Rasa cemas berlebihan dan ketakutan yang tidak jelas

Jika gejala-gejala tersebut muncul setelah mengalami stres emosional berat, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Kemudian, cari dukungan emosional.

 

Berbagi Perasaan

Berbagi perasaan dengan keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental bisa membantu mengurangi beban psikologis. Kemudian, perawatan medis. Dokter dapat memberikan obat untuk melindungi jantung dan mengurangi efek hormon stres. Pengawasan medis penting untuk mencegah komplikasi.

Kemudian, latihan relaksasi. Teknik pernapasan, meditasi, dan yoga dapat menurunkan tingkat stres dan membantu menenangkan pikiran.

Jaga pola hidup sehat. Makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur cukup sangat membantu proses pemulihan fisik dan mental.

Sindrom patah hati mengingatkan kita bahwa emosi yang mendalam bisa berdampak besar pada tubuh dan pikiran. Jangan anggap remeh rasa sakit hati; jika dirasakan sangat berat, segera cari bantuan profesional. Merawat kesehatan mental sama pentingnya dengan merawat kesehatan fisik.

 

Tags: berita keehatandepresiinfo kesehatanKESEHATANkesehatan jantungkesehatan mentalSindrom Patah HatiStres Emosional
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Wamendagri dan Wamenkes Tinjau Penanganan TB di Bandar Lampung

Wamendagri dan Wamenkes Tinjau Penanganan TB di Bandar Lampung

byMuharram Candra Luginaand1 others
14/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Pusat memperkuat pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) di daerah. Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Wakil...

Ketua IDI Bandar Lampung Ingatkan Ancaman ISPA Mengintai

Ketua IDI Bandar Lampung Ingatkan Ancaman ISPA Mengintai

byWandi Barboyand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Memburuknya kualitas udara terutama di perkotaan menandakan ancaman penyakit saluran pernapasan yang semakin nyata.   Ketua Ikatan...

Dinkes Lampung Perkuat Peran Puskesmas Waspadai Kasus ISPA dan Influenza

Dinkes Lampung Perkuat Peran Puskesmas Waspadai Kasus ISPA dan Influenza

byWandi Barboyand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung terus memperkuat peran puskesmas di berbagai wilayah sebagai langkah strategis untuk mengendalikan...

Berita Terbaru

Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. (Dok. Adpim Lampung)
Ekonomi dan Bisnis

Percepat Investasi, Pemprov Lampung Kembangkan Empat Kawasan Industri Baru

byRicky Marlyand1 others
16/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana mengembangkan empat kawasan industri untuk mendukung pelaksanaan program hilirisasi komoditas di...

Read moreDetails
Lima RUU Baru Masuk Prolegnas Prioritas 2026, DPR Siapkan Pembahasan Lanjutan

Lima RUU Baru Masuk Prolegnas Prioritas 2026, DPR Siapkan Pembahasan Lanjutan

15/04/2026
Pemkot Bandar Lampung Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

15/04/2026
Pemain Liverpool FC Hugo Ekitike dibawa dengan tandu

Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026 akibat Cedera Achilles

15/04/2026
Suasana pengunjung sidang perkara korupsi SPAM Pesawaran di Ruang Bagir Manan/Garuda Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa, 14 April 2026. (Foto: Lampost.co/Wandi Barboy Silaban)

Akademisi FH Unila Soroti Banyaknya Pengunjung dalam Persidangan SPAM

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.