• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 10/02/2026 21:17
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

14 Modus Penipuan WhatsApp yang Harus Diwaspadai, Pernah Alami Salah Satunya?

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Denny ZYbyDenny ZY
30/10/25 - 19:16
in Teknologi
A A
penipuan WhatsApp

Pixabay

Bandar Lampung (Lampost.co) — Platform keamanan digital LifeLock by Norton merilis laporan terbaru tentang beragam modus penipuan di WhatsApp yang kini makin marak terjadi. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, aplikasi pesan ini menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi, uang, hingga mengambil alih akun pengguna.

LifeLock menjelaskan, para penipu biasanya memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk menipu korban lewat pesan yang tampak meyakinkan.

Berikut 14 modus penipuan di WhatsApp yang paling banyak ditemukan dan cara menghindarinya.

1. Menyamar sebagai Teman atau Keluarga

Pelaku berpura-pura jadi anggota keluarga atau teman dekat dengan alasan ganti nomor. Mereka menciptakan situasi darurat agar korban segera mentransfer uang tanpa sempat memverifikasi identitas.

2. Penipuan Cinta atau Romance Scam

Modus ini dimulai lewat aplikasi kencan atau media sosial. Setelah akrab, pelaku memindahkan percakapan ke WhatsApp dan mulai meminta uang atau data pribadi.

3. Undian dan Hadiah Palsu

Pesan menyebut penerima memenangkan hadiah besar, namun diminta membayar biaya administrasi atau mengirim data pribadi. Ini cara klasik mengumpulkan informasi sensitif.

4. Dukungan Teknis Palsu

Pelaku mengaku sebagai staf resmi WhatsApp dan meminta kode verifikasi atau data login. LifeLock menegaskan, pihak WhatsApp tidak pernah meminta informasi pribadi pengguna.

5. Promosi dan Kartu Hadiah Palsu

Pesan berisi tawaran voucher gratis dari merek ternama sering kali mengarahkan korban ke situs berisi malware atau survei palsu untuk mencuri data.

6. Penipuan Properti dan Sewa

Pelaku menawarkan sewa rumah murah, meminta uang muka, lalu menghilang. Korban kehilangan uang tanpa melihat bukti kepemilikan properti.

7. Aplikasi WhatsApp Tiruan

Beberapa aplikasi palsu meniru tampilan WhatsApp asli dan berisi malware. Unduh hanya dari Google Play Store atau App Store untuk keamanan.

8. Pesan dari Nomor Asing

Pesan dari nomor tidak dikenal yang meminta data pribadi atau mengirim tautan promosi harus diabaikan. Segera blokir dan laporkan nomornya.

9. Permintaan Kode Verifikasi

Jika ada yang meminta kode enam digit dari WhatsApp, itu hampir pasti upaya pembajakan akun. Kode tersebut hanya untuk pemilik akun.

10. Tautan dan Lampiran Mencurigakan

Hindari membuka tautan atau file yang tidak dikenal, bahkan dari kontak yang dipercaya. Akun teman bisa saja sudah diretas dan digunakan untuk menyebar malware.

11. Tawaran Kerja Palsu

Korban mendapat janji pekerjaan mudah dengan gaji besar, namun harus membayar biaya pendaftaran atau menyerahkan data pribadi.

12. Donasi Amal Fiktif

Pelaku mengatasnamakan lembaga kemanusiaan untuk mengumpulkan donasi palsu, terutama saat terjadi bencana. Verifikasi selalu nama lembaga resmi.

13. Investasi dan Kripto Bodong

Penipu menawarkan investasi atau trading kripto dengan janji keuntungan tinggi. Setelah dana dikirim, mereka lenyap tanpa jejak.

14. Penipuan Tiket dan Paket Wisata

Tawaran tiket murah atau promo liburan sering kali palsu. Setelah pembayaran, akun pengirim menghilang. Beli tiket hanya di situs resmi.

Tags: keamanan digitalLifeLockNortonpenipuan onlineScamWhatsapp
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra: Jadwal Rilis, Spesifikasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan Harga Indonesia 2026

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar mengenai kehadiran generasi terbaru flagship Samsung, Galaxy S26 Ultra, semakin memanas di awal tahun 2026...

iPad 12 2026

Bocoran iPad 12 dan iPad Air 2026: Spesifikasi, Chip M4, dan Daftar Harga Terbaru

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar tablet global kembali memanas dengan kabar peluncuran generasi terbaru dari lini iPad. Apple dilaporkan tengah...

Vivo X Fold 6

Bocoran Vivo X Fold 6: Akankah Sensor 200MP Hapus Kutukan Kamera HP Lipat?

byDenny ZY
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Selama bertahun-tahun, pengguna ponsel layar lipat (foldable) harus menerima satu kenyataan pahit: kompromi pada sektor kamera....

Berita Terbaru

gading marten dan meidina dina
Hiburan

Gading Marten Angkat Bicara Soal Kabar Pernikahan dengan Medina Dina

byNana Hasan
10/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Gading Marten akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai rumor pernikahannya dengan Medina Dina. Saat ini, pasangan tersebut tengah...

Read moreDetails
Enzy Storia

Debut Enzy Storia Jadi Co-Host Indonesian Idol 2026 Tuai Pro Kontra

10/02/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-11FEB

Ujian Berat Persib di Leg Pertama ACL 2

10/02/2026
Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

10/02/2026
Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Lampung Periode 11-14 Februari 2026

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.