Bandar Lampung (Lampost.co) — Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan layanan dasar masyarakat berjalan merata di desa dan kelurahan. Penguatan program ini dinilai menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas sumber daya manusia di Lampung.
Poin Penting
- Posyandu berperan sebagai garda terdepan layanan dasar di desa dan kelurahan.
- Gubernur Lampung menegaskan kader Posyandu sebagai jejaring pelayanan paling efektif.
- Kader berperan dalam kesehatan ibu-anak, gizi, tumbuh kembang, dan dukungan sosial.
- Penguatan Posyandu mendukung pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan negara menempatkan masyarakat, khususnya kader Posyandu, sebagai jejaring paling efektif dalam memastikan layanan dasar berjalan optimal.
“Negara menempatkan kader Posyandu sebagai jaringan pelayanan paling efektif untuk memastikan layanan dasar menjangkau seluruh keluarga hingga ke tingkat RT,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kader selama ini memegang peran penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi, hingga dukungan sosial. Kontribusi tersebut dinilai menjadi tulang punggung penguatan pelayanan publik di tingkat desa dan kelurahan.
Mirza menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak hanya memberi manfaat bagi keluarga, tetapi juga berdampak pada percepatan pembangunan daerah. Peningkatan kualitas layanan dasar diyakini mampu mendorong kemajuan ekonomi Lampung.
Ia menuturkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas merupakan syarat utama untuk meningkatkan daya saing daerah. Karena itu, penguatannya dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi unggul.
“Kita ingin Lampung bukan hanya tumbuh, tetapi melompat lebih jauh. Dan semua itu mu;ai dari pelayanan dasar yang merata. Anak-anak yang hari ini kita jaga melalui Posyandu adalah tenaga kerja, pengusaha, dan pemimpin Lampung di masa depan,” kata dia.
Jaringan Posyandu Lampung Kekuatan Utama Layanan Dasar
Saat ini Lampung memiliki 8.456 Posyandu dengan lebih dari 31 ribu kader yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Jaringan besar tersebut menjadi kekuatan utama dalam memperluas akses layanan dasar bagi seluruh warga.
“Pemerintah berterima kasih kepada seluruh kader Posyandu yang membentuk pelayanan sampai ke desa-desa. Peran mereka sangat strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan dukungan APBD untuk penguatan program pada 2024–2026. Enam organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu SPM juga diminta memperkuat sinergi untuk memastikan layanan berjalan lebih holistik.
“Hanya dengan kolaborasi lintas sektor, Posyandu dapat menjalankan pelayanan yang holistik dan berkualitas,” pungkasnya.








