Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperkuat sektor koperasi melalui pelatihan dan temu bisnis bagi para pengurus Koperasi Merah Putih (KMP). Kegiatan itu untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) agar KMP semakin berdaya saing.
Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Ia menilai KMP yang berada di setiap kelurahan memiliki fungsi penting sebagai penyedia layanan bagi anggota dan masyarakat.
Kualitas SDM menentukan keberhasilan koperasi. “Koperasi kuat karena SDM yang profesional dan memahami pengelolaan usaha,” ujarnya.
Pelatihan itu mencakup peningkatan kemampuan manajemen, tata kelola, keuangan, serta pemasaran digital. Peserta juga mendapat materi mengenai strategi investasi agar koperasi mampu berkembang berkelanjutan.
Iwan menyampaikan pentingnya membangun jaringan bisnis yang solid. Ia menilai temu bisnis memberi peluang kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar koperasi. Kegiatan tersebut juga mendorong kerja sama dengan sektor swasta dan instansi pemerintah.
Ia berharap pelatihan itu mampu meningkatkan kapasitas koperasi agar menghasilkan nilai tambah bagi anggotanya. Pemerintah menargetkan KMP menjadi lembaga keuangan mikro yang sehat dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Bandar Lampung.
Dia meminta perangkat daerah terkait terus mendampingi pengurus koperasi agar proses pengembangan berjalan maksimal. Ia yakin dukungan berkelanjutan akan mempercepat penguatan koperasi di tingkat kelurahan.
Pemerintah Kota Bandar Lampung telah membentuk 126 KMP di 126 kelurahan. Seluruh koperasi terbentuk melalui musyawarah dan mengantongi akta notaris sebagai dasar legalitas usaha.








