Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam membantu penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini melalui penggalangan donasi yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Lampung.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang terhimpun mereka salurkan dalam bentuk uang tunai. Langkah ini agar dapat langsung berguna sesuai kebutuhan mendesak bagi para korban bencana.
“Kami menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai agar bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan yang paling diperlukan di lokasi bencana. Jika memberikan barang seperti pakaian bekas, biasanya sudah banyak yang mengirim. Karena itu kami alihkan dalam bentuk dana agar lebih tepat guna,” ujar Marindo.
Ia memastikan bahwa penyaluran donasi ini mereka lakukan secara transparan. Perkembangan jumlah dana mereka umumkan kepada publik setiap hari pada pukul 15.00 WIB.
Baca Juga:
Lampung Siap Kirim 50 Relawan untuk Bencana Sumatera
Secara Merata
Menurut Marindo, pembagian donasi mereka lakukan secara merata kepada tiga provinsi terdampak. Ia menyampaikan contoh bantuan terakhir yang diterima dari ASN Lampung.
“Donasi terakhir dari rekan-rekan ASN mencapai Rp260 juta. Dana tersebut kami bagi rata untuk tiga daerah, sehingga masing-masing provinsi menerima Rp80 juta,” jelasnya.
Sementara itu, sisa dana yang belum mereka salurkan masih tersimpan di kas Pemprov Lampung karena proses penggalangan donasi masih terus berlangsung.
“Pengumpulan donasi masih berlangsung. Nantinya seluruh dana yang terkumpul akan kembali kami salurkan untuk masyarakat di Sumatera yang terdampak bencana,” tambah Marindo.
Pemprov Lampung berharap dukungan masyarakat terus mengalir. Sehingga bantuan yang mereka berikan dapat membantu mempercepat pemulihan di daerah-daerah terdampak.








