Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

Memasuki H-8 Lebaran, sejumlah pedagang santan kelapa dan bumbu siap pakai di pasar tradisional melaporkan kenaikan permintaan yang signifikan.

Editor Ricky Marly
Kamis, 12 Maret 2026 17.43 WIB
Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat
Menjelang Lebaran, permintaan santan dan bumbu siap pakai meningkat. Permintaan ini mempengaruhi harga pasar yang ikut mengalami kenaikan. (Fauzan Al Djabar/Magang)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 H masih beberapa hari lagi, persiapan di dapur masyarakat sudah mulai terasa.

Memasuki H-8 Lebaran, sejumlah pedagang santan kelapa dan bumbu siap pakai di pasar tradisional melaporkan kenaikan permintaan yang signifikan.

Hal ini dipicu oleh tradisi masyarakat Indonesia yang mulai mencicil persiapan hidangan khas seperti rendang, opor ayam, hingga gulai untuk santapan keluarga maupun hantaran saat Lebaran nanti.

Para pedagang mengaku mulai adanya peningkatan permintaan dari pembeli. Kemudian banyak pembeli yang datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang yang biasanya terjadi pada H-2 atau H-1 Lebaran.

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Harga Ayam di Lamsel Dibanderol Rp40 Ribu per Ekor

“Sejak Selasa permintaan santan dan bumbu sudah mulai meningkat. Biasanya sehari habis 20 kg santan dan bumbu, kalau sekarang bisa 30-40 kg per harinya. Mungkin orang pada malas antre kalau sudah mepet Lebaran,” ujar Budi, salah satu pedagang bumbu di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung.

Seiring dengan tingginya permintaan, harga bahan baku pun mulai mengalami kenaikan 10% hingga 20% dari harga normal. Santan yang biasanya dengan harga Rp19.000 per kg, kini mulai menyentuh angka Rp25.000 per kg.

“Harga sudah mulai naik mengikuti permintaan. Kalau sebelumnya sekilo hanya Rp19.000, sekarang sudah menjadi Rp25.000 dan bakal naik hingga Lebaran nanti,” tambahnya.

Kenaikan harga ini prediksinya akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada H-3 hingga H-1 Lebaran mendatang, seiring dengan mudiknya sebagian warga ke kampung halaman.

(Fauzan Al Djabar/Magang)

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI