Bandar Lampung (Lampost.co): SMKN 1 Abung Selatan menampilkan beragam produk kreatif dalam ajang unjuk karya kewirausahaan yang melibatkan tiga program keahlian pada kegiatan Ujuk Karya di SMKN 9 Bandar Lampung.
Kepala SMKN 1 Abung Selatan, Nanang Setiawan, mengatakan kegiatan ini membentuk karakter wirausaha peserta didik. Hal itu agar mereka mampu mandiri dan menciptakan peluang kerja setelah lulus. Kegiatan tersebut sekaligus menjalankan program Pengembangan Projek Kreatif Kewirausahaan 2025 Kemendikdasmen.
“Tiga kelompok kewirausahaan tersebut masing-masing menghadirkan produk makanan olahan sesuai kompetensi jurusan,” ujar Nanang, Selasa, 9 Desember 2025.
Siswa program keahlian Perhotelan mengembangkan tahu kotel, camilan berbahan dasar tahu yang mereka olah menjadi kudapan ringan dengan kemasan menarik.
Sementara itu, siswa program keahlian Kuliner melalui kelompok “Si Snack” menghadirkan berbagai varian produk. Mulai dari basreng ikan, baksolele, hingga dimsum. Mereka mengembangkan seluruh produk berdasarkan riset rasa serta teknik pengolahan yang mereka pelajari di kelas.
“Kelompok terakhir berasal dari program keahlian Akuntansi yang merilis produk keripik pisang sebagai unggulan,” kata Nanang.
Meski tidak berkegiatan di dapur setiap hari, siswa Akuntansi memanfaatkan program ini untuk menerapkan manajemen usaha, perencanaan biaya, hingga strategi pemasaran.
Nanang menjelaskan bahwa setiap kelompok memperoleh pendampingan intensif dari guru kewirausahaan sesuai jurusan, mulai dari tahap perencanaan, proses produksi, hingga strategi marketing.
“Semuanya kami dampingi sejak awal. Dari perencanaan, pembuatan hingga pemasaran. Harapannya, ke depan mereka bisa mandiri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sekolah menjalankan program kewirausahaan ini untuk menanamkan jiwa usaha bagi siswa. Hal itu agar mereka mampu membangun bisnis sendiri dan membuka lapangan kerja di lingkungan masing-masing.
Dengan berbagai produk unggulan yang mereka tampilkan, SMKN 1 Abung Selatan mendorong siswa terus mengembangkan inovasi serta menyiapkan diri untuk bersaing di dunia usaha maupun industri setelah menyelesaikan pendidikan.








