• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 12/01/2026 23:31
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung Bandar Lampung

Melawan Stigma TBC Lewat Pemberdayaan Ekonomi di Lampung dan Sumsel

Indonesia masih memiliki lebih dari 1 juta kasus TBC, dengan rata-rata kematian per-tahun sebanyak 125.000 jiwa.

NurbyNur
17/12/25 - 15:10
in Bandar Lampung, Humaniora
A A
Campus Leaders Program (CLP) batch 11, Bakrie Center Foundation (BCF).Dok

Campus Leaders Program (CLP) batch 11, Bakrie Center Foundation (BCF).Dok

Jakarta(Lampost.co)–– Sebagai bagian dari diseminasi hasil magang Campus Leaders Program (CLP) batch 11, Bakrie Center Foundation (BCF) menyelenggarakan presentasi akhir yang melibatkan seluruh mahasiswa magang.

Mentor, serta dosen pembimbing program. CLP Batch 11 yang mengikuti sebanyak 48 mahasiswa dengan pendamping 15 mentor. Serta 3 dosen pembimbing program.

Pada batch ini, Campus Leaders Program berlangsung di 3 provinsi, yaitu Lampung bersama mitra Inisiatif Lampung Sehat. Lalu Sumatra Selatan bersama mitra Masyarakat Sehat Sriwijaya. Dan Jakarta yang bertempat di kantor BCF.

Baca juga: Lima Fokus Strategis Penanganan TBC di Lampung

Pelaksanaan CLP sepanjang tahun 2025 mendapat dukungan dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Sebagai mitra korporasi yang turut mengedukasi SDGs Heroes (sebutan bagi mahasiswa magang CLP).

Serta para mentor untuk mengimplementasikan pilot program pemberdayaan ekonomi. CLP batch 11 memfokuskan pada program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat rentan Tuberkulosis (TBC). Mengapa demikian?

Masalah Kesehatan

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, Indonesia masih memiliki lebih dari 1 juta kasus TBC, dengan rata-rata kematian per-tahun sebanyak 125.000 jiwa.

TBC tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan pada pasiennya, namun juga mempengaruhi permasalahan sosial hingga ekonomi.

Minimnya edukasi terkait TBC menyebabkan masih tingginya stigma dan diskriminasi yang dialami oleh pengidapnya salah satunya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Selain itu, efek samping obat-obatan TBC yang terkonsumsi juga menyebabkan melemahnya fisik pengidapnya, sehingga sulit untuk melakukan pekerjaan.

Berangkat dari latar belakang tersebut, BCF bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong Inisiatif Lampung Sehat (ILS).

Dan Masyarakat Sehat Sriwijaya (MSS) untuk menginisiasi dan mewujudkan program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan untuk pasien, penyintas, maupun kader TBC.

Program Daur Ulang Plastik

Dalam presentasi akhir CLP batch 11, para peserta magang memaparkan hasil dari kegiatan magang yang dilakukan di masing-masing organisasi.

Inisiatif Lampung Sehat (ILS) mempresentasikan laporan pelaksanaan program Resaku (Recycle Sakai Sambayan).

Resaku merupakan program daur ulang minyak jelantah dan sampah plastik, yang melibatkan masyarakat di wilayah RT 09 dan Lingkungan III Kelurahan Gunung Sulah.

Wilayah tersebut menghadapi masalah serius dalam menangani sampah rumah tangga khususnya minyak jelantah, sampah plastik. Juga popok anak sekali pakai.

SDGs Hero yang di tempatkan pada 3 divisi yaitu program, partnership, serta media dan komunikasi bersama para mentor di ILS.

Memberikan edukasi serta pendampingan kepada warga RT 09 dan lingkungan III dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah tersebut menyulapnya menjadi lilin, sabun, dan aksesoris yang memiliki nilai ekonomi.

“Ada 3 dampak yang menghasilkan dari program Resaku. Pertama dampak pengetahuan dan keterampilan. Warga jadi tahu bagaimana mengelola limbah dan mengubahnya menjadi lilin dan sabun yang dapat menjual kembali. Kedua, dampak ekonomi yang membuka peluang penghasilan tambahan dari pengelolaan sampah. Ketiga, dampak sosial yaitu meningkatkan kepercayaan diri. Memperkuat hubungan dengan perangkat desa, serta tumbuhnya rasa kepemilikan atas program ini untuk di kembangkan,” jelas Putra Andagayaka, SDGs Hero penempatan ILS Divisi Program.

Pendampingan Program

Selama berjalan, program Resaku telah menghasilkan 120 sabun dan lilin dari hasil 13 liter minyak jelantah.

Dalam pelaksanaannya tentu tak terlepas dari tantangan yang di hadapi. Mulai dari konsistensi warga dalam mengikuti pendampingan program hingga bahan baku.

“Beberapa tantangan yang di hadapi antara lain keterbatasan bahan baku untuk mendukung produksi rutin serta konsistensi warga dalam menjalankan program. Untuk menghadapi tantangan tersebut, kami memfasilitasi pengadaan bahan dan pelatihan serta berkoordinasi dengan perangkat desa setempat agar kedepannya program ini dapat terus dilanjutkan,” ungkap Dwi Setyorini, mentor Inisiatif Lampung Sehat.

Kemudian, Masyarakat Sehat Sriwijaya mempresentasikan program Sirkulife Empowerment sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat rentan TBC.

Sirkulife Empowerment merupakan program aquaponik yang membudidayakan lele dengan sayuran pakcoy agar dapat mengkonsumsi sehari-hari oleh warga maupun untuk dijual kembali.

Program ini menyasar penyintas TBC, kader, dan keluarga yang memiliki lahan terbatas. Melalui pemanfaatan limbah ikan sebagai nutrisi tanaman dan pemanfaatan maggot untuk menangani sampah organik,

Sirkulife Empowerment mendorong terciptanya usaha rumahan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pendapatan warga.

“Program ini dapat memberikan dampak positif bagi warga. Di antaranya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menerapkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.  Dan sebagai bagian dari ketahanan pangan untuk pemenuhan gizi sehari-hari,” jelas Muhammad Khadafi, SDGs Hero CLP 11 penempatan MSS Divisi Program.

Selama 1 semester berjalan, warga yang menjalankan program Sirkulife telah berhasil memanen pakcoy di 5 rumah. Hasil dari ternak lele sudah mengonsumsi sebanyak 1 kali.

Meski terasa positif, namun tantangan juga di hadapi oleh MSS dalam mensosialisasikan dan mengajak warga untuk menerapkan program ini

“Tantangan awalnya antara lain sulit untuk menumbuhkan rasa kepemilikan program ini pada warga. Kita harus benar-benar membimbing dan meyakinkan bahwa ini dapat berhasil kita lakukan. Biasanya kalau sudah ada hasilnya baru percaya. Alhamdulillah selama 1 semester ini berjalan sudah ada yang panen,” tambah Oki Putra Satria, mentor Masyarakat Sehat Sriwjaya.

Pemberdayaan Ekonomi

BCF juga mempresentasikan terkait relasi jejaring kemitraan dalam program pemberdayaan ekonomi.

Paparan tersebut yang membawakan oleh SDGs Hero penempatan BCF Pusat. Lu’lu Septyan Azzahra dan mentor Muhammad Daffa Zahran Widodo. Dalam paparannya, BCF menekankan pada berjalannya program pemberdayaan ekonomi tidak terlepas dari jejaring lintas sektor.

Perlu banyak kolaborasi melakukan untuk menghasilkan program pemberdayaan ekonomi yang berdampak dan berkelanjutan.

“Kami akan terus berkomitmen untuk mendukung inovasi dan kepemimpinan muda serta menjalin sinergi hexa helix yang lebih erat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Kami harap proyek ini dapat menjadi landasan program-program BCF selanjutnya yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat dan ekonomi,” jelas Jimmy Gani, CEO BCF.

Presentasi akhir magang Campus Leaders program batch 11 yang membuka oleh VP Pengelolaan TJSL PT Pupuk Indonesia (Persero), Heny Eka Mardiyanti dan Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional SDGs.

Bappenas, Arifin Rudiyanto. Arifin menyambut baik inisiatif BCF untuk menjadi wadah bagi pemuda dalam berkontribusi untuk mencapai target-target SDGs.

“Kami mengapresiasi apa yang melakukan BCF untuk mendukung pemuda menciptakan inovasi-inovasi dan mengusulkan solusi untuk beberapa permasalahan sosial dalam hal ini kesehatan dan ekonomi. Semoga dapat berkelanjutan dan menciptakan dampak yang lebih luas,” ucap Arifin dalam sambutannya.

Tags: MAHASISWApemberdayaan ekonomiTBC
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

byRicky Marly
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kondisi di Jalan Ridwan Rais, Bandar Lampung terlihat masih banyak jalan yang berlubang dan bergelombang. Pantauan...

Pengasapan

Bandar Lampung Klaim Kasus DBD Nol Kematian Pasien

byDelima Napitupulu
12/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung merilis data kumulatif kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang 2025 dengan total mencapai...

Nyamuk aedes aegypti pembawa penyakit demam berdarah

Warga Bandar Lampung Diminta Waspada DBD di Musim Hujan

byDelima Napitupulu
12/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah...

Berita Terbaru

Pembangunan Tiga Sekolah Rakyat di Lampung Telan APBN Rp670 M
Pendidikan

Pembangunan Tiga Sekolah Rakyat di Lampung Telan APBN Rp670 M

byWandi Barboyand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah memulai proyek pembangunan tiga Sekolah Rakyat di Provinsi Lampung secara serentak bersama pelaksanaan nasional. Pemerintah mengalokasikan...

Read moreDetails
Tiga Gedung Sekolah Rakyat di Lampung Mulai Dibangun

Tiga Gedung Sekolah Rakyat di Lampung Mulai Dibangun

12/01/2026
Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Ridwan Rais Masih Banyak Lubang dan Bergelombang

12/01/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-13JAN

Barcelona Juarai Piala Super Spanyol Usai Tekuk Real Madrid 3-2

12/01/2026
Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham, yang membacakan rekomendasi Rakernas I PDIP di Jakarta, Senin (12/1/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

Rakernas I PDIP Ungkap Delapan Tantangan Utama Indonesia

12/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.