Bandar Lampung (Lampost.co)- Pegadaian Syariah terus memperluas perannya dalam mendukung kebutuhan keuangan masyarakat, khususnya untuk perjalanan ibadah dan aktivitas rohani. Melalui produk berbasis syariah, Pegadaian Syariah memperkenalkan dua layanan unggulan, yakni Arrum Haji dan Arrum Safar.
Assistant Vice President (AVP) Pegadaian Area Lampung, Daniel Tamara, menjelaskan bahwa Arrum Haji merupakan solusi pembiayaan syariah yang ditujukan bagi masyarakat muslim yang ingin memperoleh porsi ibadah haji meskipun belum memiliki dana tunai yang mencukupi.
Baca juga: Pegadaian Gandeng Media untuk Dorong Literasi Investasi Emas di Lampung
“Melalui Arrum Haji, Pegadaian memberikan pembiayaan kepada masyarakat muslim agar bisa mendapatkan porsi haji lebih awal,” ujar Daniel saat media gathering di Bandar Lampung, Selasa (23/12/2025).
Ia menerangkan, dalam skema Arrum Haji, calon jamaah cukup menggadaikan emas perhiasan dengan berat minimal sekitar 3,5 gram. Emas tersebut ditaksir untuk memperoleh pembiayaan sekitar Rp25 juta yang digunakan sebagai setoran awal pendaftaran haji ke Kementerian Agama. Selanjutnya, nasabah dapat mencicil pembiayaan tersebut sesuai jangka waktu yang disepakati.
Produk Arrum Haji menggunakan prinsip rahn atau gadai syariah, di mana emas yang dijaminkan akan disimpan secara aman oleh Pegadaian. Sementara itu, dana pembiayaan dapat langsung dimanfaatkan untuk memperoleh nomor porsi haji. Skema ini dinilai praktis, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah Islam.
Selain Arrum Haji, Pegadaian Syariah juga menawarkan Arrum Safar, yakni pembiayaan berbasis gadai yang diperuntukkan bagi kebutuhan perjalanan ibadah umrah maupun wisata halal lainnya.
“Arrum Safar merupakan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin berangkat umrah,” jelas Daniel.
Dalam produk ini, nasabah dapat mengajukan pembiayaan dengan jaminan emas, berlian, atau barang berharga lain yang memenuhi ketentuan syariah. Arrum Safar diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan rohani tanpa harus menyediakan seluruh biaya secara tunai di awal.
Dengan hadirnya Arrum Haji dan Arrum Safar, Pegadaian Syariah berharap dapat memberikan solusi keuangan yang inklusif bagi masyarakat dalam mewujudkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci maupun perjalanan bernilai religius lainnya.
Daniel menambahkan, Pegadaian secara aktif melakukan sosialisasi produk melalui seminar, media gathering, serta kegiatan edukatif lainnya guna meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi secara akurat dan mudah dipahami. “Dukungan media sangat dibutuhkan agar edukasi keuangan syariah bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








