• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 10:01
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

OJK Bersih-Bersih Pinjol Ilegal: 2.263 Aplikasi Ditutup Sepanjang 2025

OJK menghentikan 2.263 entitas pinjaman online ilegal selama periode Januari hingga Desember 2025.

EffranbyEffran
12/01/26 - 09:45
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto: MI/ Ramdani

Jakarta (Lampost.co) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggencarkan perang melawan pinjaman online (pinjol) ilegal. OJK menghentikan ribuan entitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat sepanjang 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, melaporkan capaian tersebut dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan. OJK menghentikan 2.263 entitas pinjol ilegal selama periode Januari hingga Desember 2025.

Friderica menjelaskan OJK menerima 26.220 pengaduan terkait aktivitas keuangan ilegal sepanjang 2025. Mayoritas laporan berasal dari korban pinjaman online ilegal.

Dia mencatat ada 21.249 pengaduan berkaitan dengan pinjol ilegal. Sementara itu, 4.971 laporan lainnya menyangkut investasi ilegal.

“OJK menindaklanjuti seluruh laporan tersebut melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal atau Satgas PASTI,” kata Friderica.

Satgas PASTI Tutup Ribuan Situs dan Aplikasi Berbahaya

Satgas PASTI menghentikan ribuan platform ilegal yang beroperasi melalui situs dan aplikasi digital. OJK menilai platform tersebut berpotensi merugikan masyarakat luas.

Selain pinjol ilegal, Satgas PASTI juga menghentikan 354 penawaran investasi ilegal. Langkah itu bertujuan melindungi konsumen dari praktik penipuan berkedok investasi. OJK menegaskan pengawasan akan terus diperketat sepanjang 2026.

Ribuan Nomor Debt Collector Ilegal Diblokir

OJK juga menindak praktik penagihan ilegal yang meresahkan masyarakat. Satgas PASTI menemukan ribuan nomor penagih pinjol ilegal.

Ada 2.422 nomor kontak debt collector ilegal diajukan untuk pemblokiran. OJK berkoordinasi langsung dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah itu dapat menekan intimidasi terhadap korban pinjaman online ilegal.

Puluhan Ribu Nomor Penipu Terpantau IASC

Satgas PASTI turut memantau laporan penipuan melalui Indonesia Anti Scam Center. Tercatat 61.341 nomor telepon yang korban laporkan hingga 30 November 2025.

OJK segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memblokir nomor tersebut. Pemblokiran bertujuan memutus rantai kejahatan digital. OJK meminta masyarakat tetap waspada terhadap modus penipuan baru.

Ratusan Ribu Layanan Konsumen Masuk ke OJK

OJK menerima 536.267 permintaan layanan konsumen sepanjang 2025. Layanan tersebut masuk melalui Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen OJK.

Dari jumlah tersebut, OJK mencatat 56.620 pengaduan resmi. Aduan terbanyak berasal dari sektor keuangan digital. Sektor perbankan menyumbang 20.972 pengaduan. Industri fintech mencatat 21.886 pengaduan.

Fintech Jadi Sektor Paling Banyak Diadukan

Selain perbankan, perusahaan pembiayaan juga mencatat 11.309 pengaduan. Sektor asuransi menyumbang 1.619 laporan.

Pasar modal dan industri keuangan non-bank mencatat 834 pengaduan. OJK memastikan seluruh aduan tertangani sesuai ketentuan. OJK mendorong masyarakat memanfaatkan kanal resmi pengaduan untuk perlindungan maksimal.

Dia menegaskan komitmen memperkuat perlindungan konsumen keuangan nasional. Penindakan pinjol ilegal menjadi prioritas utama.

OJK mengimbau masyarakat hanya menggunakan layanan keuangan berizin resmi. “Informasi legalitas dapat cek melalui situs dan kanal resmi OJK,” kata dia.

Tags: debt collector ilegalinvestasi ilegalOJK pinjaman onlinepenipuan keuangan digitalperlindungan konsumen OJKpinjaman online ilegalpinjol ilegal 2025Satgas PASTI)
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

byAtikaand1 others
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menegaskan pentingnya upaya pencegahan dan deteksi...

Waspadai Produk Belum Memiliki Izin Edar

Waspadai Produk Belum Memiliki Izin Edar

byRicky Marlyand1 others
04/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung melakukan inspeksi mendadak...

General Manager (GM) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu, Edy Sudarmadi,

Proyek Gunung Tiga Perkuat Ketahanan Energi Lampung

byDelima Napitupulu
04/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Peluang pengembangan panas bumi di Provinsi Lampung masih terbuka lebar. Langkah strategis itu krusial mengingat sistem kelistrikan Lampung...

Berita Terbaru

Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak
Kesehatan

Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak

byAtikaand1 others
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) sekolah mendapat sambutan positif dari para orang tua. Mereka berharap vaksin...

Read moreDetails
Dinkes Lampung Gencarkan Imunisasi HPV di Sekolah

Dinkes Lampung Gencarkan Imunisasi HPV di Sekolah

05/03/2026
BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

05/03/2026
Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

04/03/2026
IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

IDI Lampung Nilai Cakupan Imunisasi Kunci Redam Penularan Virus Campak

04/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.