• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 21/01/2026 08:13
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Basarnas Pastikan Sinyal Langkah Kaki di Smartwatch Kopilot Hanyalah Rekaman Lama

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/01/26 - 23:03
in Nasional
A A
Ilustrasi (ANT)

Ilustrasi (ANT)

Jakarta (lampost.co)–Harapan publik mengenai tanda-tanda kehidupan Kopilot pesawat ATR 42-500, Muhammad Farhan Gunawan, akhirnya terjawab. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menegaskan bahwa data aktivitas langkah kaki yang terdeteksi pada jam tangan pintar (smartwatch) milik korban bukanlah sinyal pergerakan terbaru dari lokasi jatuhnya pesawat.

Setelah melalui penelusuran mendalam, data tersebut ternyata merupakan jejak aktivitas Farhan yang terekam beberapa bulan lalu. Oleh karena itu, sinyal yang sempat memicu spekulasi di media sosial tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan kondisi terkini sang kopilot di medan pegunungan Bulusaraung.

“Kami menggandeng Polda Sulsel dan Tim Siber untuk melakukan konfirmasi teknis. Hasilnya menunjukkan bahwa itu adalah rekaman lama saat yang bersangkutan sedang berwisata di Yogyakarta,” ujar Syafii dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Pihak Basarnas juga telah menyampaikan fakta tersebut secara langsung kepada keluarga besar Muhammad Farhan Gunawan. Meskipun kabar ini mematahkan harapan awal, keluarga korban menyatakan telah memahami situasi tersebut setelah mendapatkan penjelasan medis dan teknis yang transparan dari petugas.

Sementara itu, operasi pencarian di lapangan kini memasuki fase yang sangat krusial atau dikenal dengan istilah golden time. Tim SAR gabungan sedang berupaya keras memaksimalkan waktu yang tersisa untuk mengevakuasi seluruh korban dari dasar jurang sedalam 500 meter.

Medan Sangat Ekstrem

Namun, Syafii mengakui bahwa tantangan di Pegunungan Bulusaraung jauh lebih berat dari perkiraan semula karena medan yang sangat ekstrem. Selain berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), lokasi puing pesawat terletak di tebing curam. Kondisi itu sulit terjangkau oleh manusia tanpa peralatan khusus.

“Tantangan terbesar kami adalah perubahan cuaca yang terjadi sangat cepat dan kabut tebal yang menyelimuti puncak gunung. Oleh sebab itu, kami harus menggunakan teknik evakuasi udara yang melibatkan helikopter dan pesawat Caracal. Untuk menjangkau titik tersulit,” tambahnya.

Selanjutnya, Syafii mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi keselamatan tim petugas. Basarnas berkomitmen untuk tidak menghentikan operasi hingga seluruh penumpang dan kru pesawat Indonesia Air Transport (IAT) ditemukan.

“Medan terjal dan cuaca ekstrem adalah faktor penghambat utama. amun tim SAR tetap bekerja penuh harapan di titik koordinat Pangkep-Maros tersebut,” tutupnya dengan nada optimis. (ANT)

Tags: basarnasGunung BulusaraungMuhammad Farhan Gunawanpesawat ATR 42-500Sulawesi Selatantim SAR
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam. ANTARA/

Dua Jenazah Korban ATR Berhasil Dievakuasi dari Bulusaraung

byDelima Napitupulu
20/01/2026

Pangkep (lampost.co)--Upaya heroik tim SAR gabungan menembus medan ekstrem Pegunungan Bulusaraung membuahkan. Sebanyak dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500...

Pesawat ATR 42-500. Foto: Indonesia Ai

BMKG Ungkap Temuan Awan Cumulonimbus di Jalur Pendaratan

byDelima Napitupulu
20/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Tabir penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan mulai terkuak dari sisi meteorologis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Kendaraan memasuki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dok Hutama Karya

HKA Bakter Perkuat Peran Sosial ke Masyarakat

byMustaan
20/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – PT Hutama Karya Akses (HKA) selaku operator Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Bakauheni–Terbanggi Besar terus memperkuat...

Berita Terbaru

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Rabu, 21 Januari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
21/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Rabu, 21 Januari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
klasemen liga spanyol

Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Dekati Barcelona

21/01/2026
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu

Klasemen Liga Italia, Inter Memimpin, Milan dan Napoli Membuntuti

21/01/2026
Asprov PSSI Lampung gelar liga 4

Asprov PSSI Lampung segera Gelar Liga IV

21/01/2026
Suasana pedagang di Pasar Bambukuning, Bandar Lampung, Selasa, 20 Januari 2026. Lampost.co/Restu Amalia

Keluhan Pedagang Akibat Gempuran Marketplace

21/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.